Share

Bab 508

Author: Rexa Pariaman
Bagian Pengobatan Tradisional.

Ruang praktik dokter.

Hari ini akhir pekan, Eko dan Mini sedang libur, hanya Betandi yang berjaga di ruang praktik.

Ewan baru saja sampai di pintu, dia langsung melihat seorang ibu-ibu berusia sekitar 50-an sedang memohon dengan suara bergetar, "Dokter, kumohon, tolong periksa penyakit saya."

"Aku tadi sudah bilang, 'kan? Kalau mau berobat ke aku, harus daftar nomor antrean dulu. Kamu bahkan belum daftar, gimana aku bisa periksa?"

Betandi memegang ponselnya dengan
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 3063

    Bagaimanapun, seseorang yang mampu menjadi Gadis Suci dari salah satu sekte terkuat di Hutan Belantara Timur jelas bukan orang sembarangan.Tentu saja, jika Airani mengetahui bahwa Ananta, Widodo, Krisna, dan yang lainnya telah tewas di tangan Ewan, dia pasti tidak akan berpikir seperti itu.Sayangnya, Airani tidak mengetahui apa yang telah terjadi di Makam Mahasuci."Kamu pikir bisa membunuhku hanya dengan kemampuanmu itu?"Ewan mencibir. "Keluarkan saja semua kemampuanmu. Aku ingin melihat seberapa hebat Gadis Suci Aliran Hitam Putih sepertimu."Airani melangkah ke udara dan menatap Ewan dari ketinggian."Berani menentangku? Mati saja kamu!"Begitu selesai berbicara, semangat tempur yang luar biasa meledak dari tubuhnya. Telapak tangannya menyerupai awan hitam yang turun dari langit, menghantam ke arah Ewan dengan maksud menghancurkan kepalanya.Airani sangat percaya diri dengan kekuatannya. Jangankan Ewan yang baru berada di tingkat inti emas, bahkan jika mereka bertarung pada tingk

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 3062

    Ewan menghancurkan kepala Ibob dengan satu cambukan. Setelah itu, dia menjentikkan jarinya dan melepaskan energi pedang yang langsung menembus roh primordial Ibob.Seketika, seorang ahli puncak tingkat gua surgawi pun tewas.Joni terbelalak sampai kehilangan kata-kata. Dia berseru dengan penuh kekaguman, "Tuan benar-benar hebat!"Nazar memasang wajah bangga dan berkata, "Dia itu saudaraku."Sementara itu, di sisi lain, wajah Airani berubah drastis."Ibob mati?"Dia sama sekali tidak menyangka bahwa Ewan, yang baru berada di puncak tingkat inti emas, mampu melampaui satu tingkat kultivasi dan membunuh Ibob dalam sekejap."Jangan-jangan orang ini menyembunyikan tingkat kultivasinya?"Setelah Ibob tewas, formasi yang dipasangnya otomatis hancur.Anak kirin yang terbebas dari belenggu langsung meraung keras dan menerjang masuk ke dalam hutan, berusaha melarikan diri dari tempat itu.Airani segera mengejarnya. Pada saat bersamaan, dia memerintahkan belasan pelayannya, "Hentikan mereka berti

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 3061

    "Jerat dia!" teriak Ibob dengan keras. Jaring raksasa itu segera menyusut dan membungkus tubuh anak kirin dengan sangat rapat dalam sekejap.Kegelisahan mulai terlihat di mata anak kirin. Dia mendongakkan kepala dan meraung ke langit, memperlihatkan taring-taring tajamnya sambil berusaha merobek jaring tersebut sekuat tenaga.Airani bergerak secepat kilat dan meraih Bambu Spiritual Pelangi Darah. Kemudian, dia menatap anak kirin dan berkata, "Asalkan kamu bersedia mengikutiku, aku akan memberikan Bambu Spiritual Pelangi Darah ini padamu."Anak kirin meraung marah dan menyemburkan api ke arah Airani.Ngung!Lapisan cahaya misterius tiba-tiba muncul di sekeliling tubuh Airani, menghalangi kobaran api tersebut. Gaun panjangnya berkibar, membuatnya tampak seperti seorang dewi."Sebaiknya kamu patuh padaku. Dengan begitu, kamu bukan cuma akan dapat Bambu Spiritual Pelangi Darah, tetapi juga lebih banyak benda berharga di masa depan. Kalau nggak, kamu harus bersiap menanggung penderitaan."W

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 3060

    Dalam persembunyian, tak terhitung pasang mata tertuju ke kedalaman pegunungan. Suara raungan itu semakin lama semakin dekat.Sekitar dua menit kemudian.Bum!Seekor hewan spiritual menerjang keluar dari hutan, memancarkan aura liar yang tidak bisa ditundukkan."Itu ... kirin?"Wajah Nazar dipenuhi keterkejutan.Hewan spiritual itu memiliki tinggi sekitar setengah meter dan panjang sekitar dua meter. Kepalanya menyerupai naga, tubuhnya seperti kuda, bentuknya mirip rusa, dan ekornya seperti ekor sapi. Di punggungnya terdapat corak hijau berwarna-warni, sementara perutnya ditumbuhi bulu kuning. Suaranya menggelegar seperti guntur!"Benar, itu anak kirin," kata Joni dengan yakin.Joni berasal dari keluarga yang turun-temurun berprofesi sebagai tabib hewan. Sejak kecil, dia sudah melihat banyak sekali hewan spiritual. Selain itu, keluarganya memiliki banyak koleksi buku kuno yang memuat penjelasan tentang hewan spiritual. Karena itu, dia langsung mengenali makhluk tersebut.Setelah muncul

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 3059

    "Apa yang ingin dia lakukan?" tanya Nazar.Ewan balik bertanya, "Tua Bangka, apa kamu tahu kegunaan Bambu Spiritual Pelangi Darah?"Nazar menjawab, "Damar pernah mengatakan bahwa Bambu Spiritual Pelangi Darah bukan cuma bisa digunakan untuk meramu pil, tetapi juga untuk membuat senjata. Selain itu, bambu ini merupakan salah satu makanan kesukaan hewan spiritual ...."Sampai di sini, mata Nazar tiba-tiba membelalak. Dia berseru dengan terkejut, "Ada hewan spiritual di sini?"Ewan mengangguk."Mana mungkin? Apa benar ada hewan spiritual yang berkeliaran di tempat terpencil seperti ini?" Nazar sulit memercayainya.Ewan berkata, "Tadi di kediaman Penguasa Kota, Airani bilang ke Ibob bahwa kalau mereka berhasil menyelesaikan urusan ini, Ketua Aliran akan memberikan hadiah besar kepada mereka setelah kembali.""Coba perhatikan jebakan yang mereka siapkan. Jelas sekali mereka ingin menangkap sesuatu.""Menurutku, kemungkinan besar yang mereka incar adalah hewan spiritual."Joni berkata, "Hewa

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 3058

    Ewan bersembunyi di luar jendela, mengamati Airani dan Ibob yang keluar dari kamar. Setelah itu, mereka mengeluarkan sebuah Perahu Angin dan membawa belasan pelayan terbang menembus angkasa."Mereka mau pergi ke mana?"Ewan merasa penasaran. Setelah itu, dia diam-diam meninggalkan kediaman Penguasa Kota.Sesampainya di luar, begitu Ewan menampakkan diri dari keadaan tak terlihat, Joni langsung berkata, "Tuan, tadi aku melihat sebuah Perahu Angin meninggalkan kediaman Penguasa Kota. Airani dan lelaki tua itu berdiri di atasnya. Apa mereka mau kembali ke markas Aliran Hitam Putih?""Bukan. Mereka mau pergi ke Hutan Angin Hitam." Ewan kemudian menceritakan semua yang didengarnya tadi.Setelah mendengarnya, Nazar mengelus dagu dan berkata, "Sepertinya ada sesuatu yang berharga di Hutan Angin Hitam sampai menarik perhatian Airani."Joni berkata, "Aku tahu Hutan Angin Hitam. Jaraknya sekitar 50 kilometer dari sini. Tempat itu merupakan kawasan pegunungan yang nggak berpenghuni."Pegunungan y

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status