共有

"DIA BAPAK, BU!"

last update 公開日: 2023-11-10 08:03:01

Sapto ini meringis sebentar, merasakan sensasi nikmat yang baru pertama kali dirasakannya. Beberapa saat berhenti lalu dia berbisik,”Sabar, Sayang. Bimbing aku, ya.” Ambar pun segera mengecup lembut leher prianya hingga meninggalkan kesan di sana. “Kau milikku,” ucap Ambar sembari menggoyangkan pinggul mengikuti gerakan Sapto.

Sang pria yang sudah berada di puncak gairah segera mempercepat gerakan dan akhirnya lemas. “Terima kasih, Sayang,” ucapnya terengah-engah lalu tersenyum. “Aku belum, Hon
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • ANAKKU DIMANGSA PAEDOFIL   AKHIR SEBUAH PENDERITAAN

    "Bar, buruan!"seru Sabrina yang telah ambil alih kursi roda. Ia telah berjalan mengikuti Tuan Farel dan Ambar masih berdiri melamun.Ambar seketika tersadar dari lamunan. "Oh, ya, ya. Yuk."Kedua wanita berjalan buru-buru menuju ruang perawatan. Gerak-gerik keempat orang di taman tadi telah diawasi oleh salah seorang bodyguard Tuan Gerry. Pria ini segera mengambil ponsel dari dalam saku celana lalu menelepon seseorang. Beberapa saat, ia mendengarkan ucapan dari ujung telepon."Mereka berencana shopping," ucap pria kekar tersebut kepada lawan bicaranya. Sementara itu, Tuan Farel yang sedang merebahkan tubuh Brian di pembaringan mendengar ponselnya berdering. Ia mengusap rambut Brian lembut sambil berbisik ke telinga si bocah. "Om akan jaga kamu, Superboy. Harus semangat untuk sehat."Pria ini lalu mengecup kening Brian. Saat ia menyelimuti tubuh si bocah, kedua wanita baru saja masuk ruangan. Pemandangan di depan mata, membuat kedua wanita semakin terharu. Tuan Farel segera menyadari k

  • ANAKKU DIMANGSA PAEDOFIL   BRIAN TIDAK MAU PULANG

    "Coba kamu tanya ke Tuan Farel," saran Ambar kepada si bocah."Tuan Farel owner-nya?"tanya Sabrina dengan antusias."Bukan. Ia yang dipercaya oleh owner untuk mengelola tempat ini. Dan, kita telah diizinkan untuk tinggal di sini sampai Brian sembuh," jelas Ambar sengaja berbohong demi kebaikan bersama."Wah, sangat menyenangkan sekali. Liat, tuh, anak lu kerasan di sini," balas Sabrina. Ambar tersenyum lebar melihat Brian yang kembali ceria. Padahal sebelumnya, si bocah dalam keadaan kacau. Bahkan ia sempat berpikir untuk bunuh diri ke Hutan Aokigahara segala."Bagus, dong. Kalo Jagoan kerasan di sini. Mama tadi sudah bilang ke Tuan Farel dan lebih keren lagi, kamu bilang langsung,"ucap Ambar kepada Brian."Ya, Brian mau,"kata si bocah bersemangat. Ambar bahagia sekali mendapati anaknya yang penuh semangat. Ia bangkit lalu memeluk jagoan lalu mencium kedua pipinya. Tidak ada kebahagiaan yang ingin dirasakan selain kesembuhan bagi Brian."Cepat sembuh, Jagoan!" Ambar bertambah besar ha

  • ANAKKU DIMANGSA PAEDOFIL   KISAH ASMARA NEGERI TIRAI BAMBU

    "Kamu suka, Sayang?"tanya Tuan Farel sambil membuka blus Ambar. Kini tampak dua gundukan berbalut bra berenda. Ambar yang mulai mengikuti permainam sang pria.Jemari lentiknya mengusap lembut milik Tuan Farel yang telah membuat penasaran. Pasangan ini bergantian memberi usapan, jilatan bahkan remasan di beberapa bagian sensitif."Farel, Sayang!"panggil Ambar di antara desah dan jerit tertahan."Iya, Sayang. Nikmati, ya,"ucap Tuan Farel sambil mengusap lembut bibir Ambar.Mereka yang telah memanas akhirnya berpacu saling memuaskan. Keduanya bersamaan telah lunglai di atas pembaringan. Ambar pun baru sadar bahwa dirinya belum belanja pakaian."Oh my God!"jerit Ambar sambil membebat tubuhnya dengan selimut."Ada apa, Sayang?"tanya Farel yang buru-buru memakai hanfu. Kemudian ia duduk di pembaringan lalu membenahi anak rambut di wajah Ambar."Honey, aku belum belanja baju. Kamu tahu sendiri, kan. Kami berangkat tanpa persiapan. Gimana, dong?" Ambar menatap Farel dengan wajah sedih.Farel t

  • ANAKKU DIMANGSA PAEDOFIL   MEREKA MELAYANG BERSAMA

    Benar saja, dugaannya memang tepat. Petugas informasi memberikan sebuah denah untuk menuju ruang staf khusus. Ambar sedikit curiga dengan dua petugas tersebut yang saling berbisik lalu tertawa kecil.Ambar tidak ambil pusing tentang hal tersebut. Ia langsung mencari keberadaan tempat Tuan Farel dengan berbekal selembar denah. Wanita berkaki jenjang ini kembali menyusuri koridor lalu mengikuti arah pada denah.Tak butuh waktu lama untuk mencari tempat Tuan Farel. Letak ruangannya terdapat di lantai dua dan lebih mengherankan, di sini tidak ada lift. Seluruh bangunan dan fasilitas yang terdapat di dalamnya bernuansa klasik.Kini, kedua kaki Ambar telah berdiri tepat depan sebuah ruangan yang ditunjuk oleh petugas informasi sebagai tempat Tuan Farel. Sebuah plang bertuliskan aksara Hanzi. Ambar mengetuk daun pintu kayu berukir. Ia mengetuk sampai ketiga kali pun tidak ada yang membuka pintu.Ambar pun merasa konyol setelah melihat ada sebuah lonceng kecil di sisi kanan pintu. Wanita ini

  • ANAKKU DIMANGSA PAEDOFIL   TUAN FAREL STAF KHUSUS

    Tempat rehabilitasi ini dibangun di atas bukit. Sebagian besar bangunan disusun dari papan kayu dan beratap rumbia. Beberapa pohon cemara berdiri mengelilingi bangunan ini. Samar-samar terdengar gemericik air terjun dan suara aliran sungai."Pasti sedang jatuh cinta dengan tempat ini,"ucap Tuan Farel mengagetkan Ambar yang sedang fokus melihat sekeliling.Ambar seketika menoleh dan langsung terpana dengan penampilan pria di sebelahnya. Ambar pun jadi salah tingkah. "Tuan Farel. Iya."Pria gagah dengan rambut cepak layaknya anggota militer tersenyum manis. Dua ceruk menghias pipi. Ambar baru sekarang benar-benar mengagumi sosok pria. Pesona pria di depannya berhasil memporak-porandakan otak dan hatinya."Pusat rehabilitasi ini sengaja dibangun di daerah sini karena faktor lingkungan yang masih alami. Hal tersebut dipercaya bisa menunjang kesembuhan para pasien." Tuan Farel menjelaskan dengan pandangan lepas ke bukit. Ambar hanya mengangguk-angguk mendengar penjelasan dari pria di sampi

  • ANAKKU DIMANGSA PAEDOFIL   TUAN GERRY MENEBUS DOSA

    "Terima kasih kembali, Nak. Anggap ini sebagai penebus dosa-dosa Bapak."Begitu mendengar ucapan Tuan Gerry, Ambar tidak bisa berkata-kata lagi. Air mata membasahi sudut mata lalu ke arah pipi. Ada rasa sesak karena harus merelakan nasib Rafael ke tangan pihak interpol. Ia harus kehilangan Rafael untuk kedua kalinya dan ini benar-benar menyakitkan.Pria yang diharapkan akan menjadi pendamping hidup untuk rangkaian perjalan hidup dia dan Brian. Ternyata telah menjadi seorang penjahat internasional. Ambar menangis sesenggukan."Ambar, relakan semua,"ucap Sabrina sambil menggenggam jemari sang sahabat. Sementara air mata tidak berhenti mengalir dari pelupuk mata Ambar. Sabrina membiarkan saja agar rasa sesak di dada Ambar segera lenyap.Mobil telah memasuki area bandara udara dan Ambar masih sesenggukan. Tiba-tiba Sabrina menyadari sesuatu. "Ambar, kita kaga bawa baju ganti.""Gak perlu khawatir soal baju dan lain-lain. Di sana banyak pilihan,"sahut Geo dari balik kemudi. Pria ini mengar

  • ANAKKU DIMANGSA PAEDOFIL   SENYUMMU ADA MAHARNYA

    “Ambar gak pernah menyangka, selama ini Ibu merasakan sakit seperti itu. Maafin Ambar, telah menanyakan hal yang membuat Ibu harus mengingat kembali luka lama,” ucap Ambar sembari memeluk sang ibu. Keduanya berpelukan dengan berurai air mata untuk beberapa saat.Tak lama kemudian, Bu Retno mengurai p

    last update最終更新日 : 2026-03-25
  • ANAKKU DIMANGSA PAEDOFIL   SERPIHAN MASA LALU

    “Bisa jadi, hanya mirip nama aja,” ucap Bu Retno sembari mengelus bahu sang putri. “Bukan mirip nama doang. Memang itu Bapak, Bu,” tegas Ambar menatap penuh tanya ke arah sang ibu.“Sebentar, jangan keburu kalut dulu. Bukannya nama ibu Mita itu Darti?” tanya Bu Retno masih dengan perasaan tak percaya

    last update最終更新日 : 2026-03-25
  • ANAKKU DIMANGSA PAEDOFIL   PRIA MISTERIUS

    Tiba-tiba ponsel Ambar berdering dari dalam tas. Wanita berkaki jenjang ini lalu merogohnya. Tampak di layar terdapat sebuah pesan masuk dari nomor yang meneleponnya tadi. Ambar segera membacanya.[Benar ini Brian?] disertai sebuah foto sang bocah yang berdiri di depan gerbang sekolah. Seketika hati

    last update最終更新日 : 2026-03-25
  • ANAKKU DIMANGSA PAEDOFIL   SURPRISE DAN MISTERI

    Bu Retno dan Sabrina tampak bahagia melihat perkembangan luar biasa dari Brian tersebut. Baru kali ini, bocah bertubuh bongsor tersebut mau tersenyum sejak peristiwa pelecehan yang dialaminya. Akhirnya, Ambar dengan yang lain sepakat bahwa hari ini akan full untuk memberi kebahagiaan bagi Brian. Dim

    last update最終更新日 : 2026-03-25
続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status