공유

113. Sah 1

last update 게시일: 2026-01-16 21:08:09

NADIA

- 45 Sah

Sebenarnya Bu Septa sangat kasihan pada putranya. Namun ia juga kecewa karena semua nasehat dan omongannya waktu itu sama sekali tidak dipedulikan. Bahkan Davin seolah melawannya.

"Kamu bukan nggak bisa mencintai Nadia, Dav. Tapi karena kamu nggak mau membuka hati. Kamu terlalu egois." Itu yang pernah diucapkan dulu.

Sekarang ia melihat sendiri penyesalan yang dalam pada diri anaknya.

"Bagaimana kabar istrimu? Dah isi belum?" tanya Bu Septa saat melihat anaknya masih diam.

Dav
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터
댓글 (8)
goodnovel comment avatar
Adfazha
Ya iyalahh Dewa serius sm Nadia wong tau seberapa berharganya Nadia dlm hdpnya hm Like mother like daughter ya sama2 gk bahagia dg suami hsl rampasan wkwkkkkk sukurin Sel
goodnovel comment avatar
Layra Romadhona
thor bolehkan selina dibikin mandul
goodnovel comment avatar
~kho~
sekarang Nadia diratukan, sdh tertutup rapat dikunci digembok gak ada lg peluang bwtmu Dav
댓글 더 보기

최신 챕터

  • Adakah Jalan Untuk Kembali   215. Sahabat 3

    Foto wisudanya Nadia menjadi pusat perhatian, karena di sana ada almarhum Pak Lukman. Pria luar biasa yang akhirnya menjadi suami sahabatnya hingga tutup usia.Ketika senja hampir tiba, Bu Terry pamitan. Bu Isti mengantarkan sampai mereka masuk ke taksi online yang dipesan Selina."Hati-hati," ucap Bu Isti."Iya. Makasih banyak, Is. Kapan-kapan kita bisa bersilaturahmi lagi," jawab Bu Terry sembari melambaikan tangan. "Ya." Bu Isti memandang taksi itu hingga berbelok di ujung depan sana. Kemudian menghela napas panjang memandang semburat jingga di langit senja. Persahabatan yang dulu terputus, kini membaik lagi setelah tiga dekade lebih. Kalau dia tidak memaafkan, hanya akan menjadi beban dalam dada. Yang berlalu biarkan berlalu. Toh, dia pernah menjadi istri dan ibu yang sangat bahagia bersama lelaki bernama Lukmanto. Yang meratukannya, menyayangi Nadia layaknya putri sendiri."Tadi itu Terry ya, Mbak?" tanya Bulek Sari yang menghampiri sang kakak di depan teras."Iya. Sama Selina.

  • Adakah Jalan Untuk Kembali   214. Sahabat 2

    Selina pun diam. Serasa permasalahannya tak habis-habis. Dia juga belum menikah. Bahkan punya pacar pun tidak. Usianya semakin bertambah. Sudah 35 tahun sekarang. Setiap ada yang mendekati, hanya lelaki iseng yang tak ada keseriusan dalam perbincangan mereka. Takut juga kalau gagal lagi.Taksi sampai juga di depan pagar rumah Bu Isti. Matahari siang itu cukup terik. Makanya suasana sepi dan rumah itu tertutup rapat. Apa Bu Isti tidak libur mengajar? "Sel, kelihatannya sepi. Apa Isti belum pulang mengajar?" tanya Bu Terry saat mereka berdiri di depan pintu pagar."Aku juga nggak tahu, Ma. Bentar, aku tekan belnya." Selina mengulurkan tangan untuk menekan bel di balik tembok pagar.Beberapa saat setelah bel berbunyi, pintu rumah terbuka. Muncul wanita mengenakan gamis rumahan warna army dan jilbab hitam.Begitu melihat siapa yang berdiri di luar pagar, Bu Isti mematung. Kaget juga melihat siapa yang datang. Padahal dia sudah tidak kepikiran kalau Bu Terry akan menemuinya."Isti," suara

  • Adakah Jalan Untuk Kembali   213. Sahabat 1

    NADIA- 78 Sahabat "Pa, Mama minta di antar ke rumah Bu Isti." Selina memberitahu Pak Haris di bengkel. Saat pulang kerja ia mampir ke sana. Hari Sabtu, Selina kerja setengah hari."Antarkan saja kalau Mama sendiri yang mau, Sel.""Rencananya sepulang dari sini kuantarkan, Pa."Pak Haris manggut-manggut. "Bagaimana kerjaanmu?""Ya, butuh adaptasi lagi di tempat baru, Pa. Tapi Alhamdulillah, aku mendapatkan kerjaan yang lebih baik daripada sebelumnya.""Hati-hati kalau kerja.""Ya. Kalau gitu aku pamit dulu, Pa. Nanti mau langsung nganterin Mama."Selina pulang mengendarai motornya. Sudah sebulan ini dia bekerja sebagai staf di sebuah instansi swasta. Setelah menjadi kasir supermarket selama dua tahun, lalu berhenti karena mengurusi mamanya yang sering jatuh sakit. Sekarang baru mendapatkan pekerjaan lagi atas bantuan dari Dira.Setelah jatuh bangun dan tak ada lagi ada pegangan finansial yang cukup, baru hatinya sadar tentang kesalahan demi kesalahannya di masa lalu. Untung masih ada

  • Adakah Jalan Untuk Kembali   212. I Love You 3

    Beberapa kerabat yang membawa barang hantaran, mulai dari tas mewah hingga perhiasan, nampak menghela napas lega saat mereka akhirnya bisa meletakkan barang bawaan di tempat yang disediakan.Kebahagiaan pecah di halaman rumah Nastiti. Rasa lelah, gamis yang sedikit berdebu, dan napas yang ngos-ngosan seketika terbayar oleh pemandangan lembah hijau di bawah sana. Panorama indah yang sepadan dengan segala peluh yang keluar.Desa di lereng Kelud ini memang sunyi, tapi pagi itu menjadi saksi sebuah penyatuan dua keluarga yang datang dengan penuh perjuangan.Para rombongan duduk di kursi-kursi yang sudah dipersiapkan. Menunggu calon pengantin laki-laki dirias untuk akad nikah.Bu Terry sesekali melirik pada Bu Isti yang ngobrol dengan kerabat Pak Haris. Mereka tampak akrab. Bahkan beberapa saudara Bu Terry sendiri juga menyapa wanita itu. "Setelah resepsinya Arda di Surabaya. Anterin Mama ke rumah Bu Isti, Sel," bisiknya pada Selina. "Mama, serius?""Ya." Bu Terry mengangguk.Sementara D

  • Adakah Jalan Untuk Kembali   211. I Love You 2

    Jalanan terlalu curam dan sempit untuk dilalui kendaraan roda empat hingga ke titik tujuan."Kita jalan kaki dari sini, Mas?” Nadia melongok ke luar jendela, memandang tanjakan di depan yang seolah tak berujung. Arda sudah pernah cerita kalau rumah calon istrinya berada di lereng Gunung Kelud. Bukan di lereng lagi kalau begini, di tengah atau di puncak, batin Nadia. Sewaktu Arda lamaran, Nadia tidak ikut. Yang pergi waktu itu hanya Pak Haris dan beberapa orang kerabat. Karena Bu Terry juga sedang sakit.Dewa tersenyum sambil mematikan mesin. "Udara Kelud segar, Sayang. Ayo, kita turun."Yang semobil dengan Dewa, ada Nadia, tiga anak mereka beserta baby sitter dan Mbak Harti. Juga Bu Isti bersama Bulek Sari. Bu Hana memilih menghadiri acara di Surabaya saja seminggu lagi. Turun dari mobil, rombongan pengiring pengantin dari Surabaya itu segera disambut hawa sejuk yang menusuk pori-pori. Namun kesejukan itu tak mampu menutupi kecemasan para wanita yang sudah berdandan paripurna sejak

  • Adakah Jalan Untuk Kembali   210. I Love You 1

    NADIA- 77 I Love YouTernyata Emir, Naima, dan keluarganya yang datang. Mereka sengaja memberikan kejutan tanpa mengabari lebih dulu. Dewa dan Emir sudah tiga tahun ini menjadi partner bisnis. Jadi mereka memang sering bertemu. Tapi tanpa mengajak keluarga, karena urusan pekerjaan. Terakhir mereka bertemu lengkap ketika Dewa mengajak Nadia ke Tulungagung sewaktu sang istri masih hamil Cantika.Suasana ruang keluarga begitu riuh dengan anak-anak. Zahra dan Aurel sekarang sudah remaja, usia 15 tahun. Cantika menempel terus pada dua remaja itu. Dia suka memiliki kakak perempuan yang sayang dan memperhatikan. Mengajaknya bermain dengan telaten. Kalau dengan dua kakak lelakinya, Cantika yang mengekori mereka. Ngalor ngidul. Di sofa utama ruang tamu, Dewa dan Emir duduk berhadapan dengan kopi yang mengepul. Tiga tahun menjadi mitra bisnis telah melunturkan sekat formalitas di antara mereka."Bulan depan kita bertemu di Blitar, Mas Emir," ujar Dewa."Share loc alamatnya nanti, Mas. Saya su

  • Adakah Jalan Untuk Kembali   205. Staycation 2

    Mobil meluncur menuju rumah Bu Terry di kawasan Surabaya Selatan. Perjalanan hanya memakan waktu sekitar dua puluh menit. Arda turun dengan tergesa-gesa, masuk ke dalam rumah untuk mengambil beberapa potong pakaian dan berpamitan. Selina belum sampai rumah karena mungkin masih di perjalanan menggun

    last update최신 업데이트 : 2026-04-04
  • Adakah Jalan Untuk Kembali   195. Nostalgia 1

    NADIA- 72 Nostalgia Seorang wanita berdiri kaku di ambang pintu bengkel dengan rasa kaget dan tubuh gemetar. Menatap dua sosok yang paling tidak ingin ia temui dalam kondisi hancur seperti ini. Nadia dan Dewa. Dia datang ingin bertemu dengan papa tirinya. Tapi ternyata ada Nadia di sana. Ingin be

    last update최신 업데이트 : 2026-04-03
  • Adakah Jalan Untuk Kembali   148. Osaka 2

    Kilatan mata Bu Terry kian menyala-nyala. Pak Haris yang selama ini lebih banyak diam, sekarang menusuk begitu dalam. Hatinya bergejolak. Egonya tidak terima, tapi di sisi lain ia harus mempertahankan pernikahannya. Apa kata orang-orang di luar sana, kalau bercerai di usia sekarang. Label pasangan

    last update최신 업데이트 : 2026-03-30
  • Adakah Jalan Untuk Kembali   149. Osaka 3

    Nadia mengangguk lalu mengajak anaknya bermain supaya tidak mengganggu papanya menelepon."Halo, apa, Mas?""Mas ngganggu nggak, nih? Kamu di mana sekarang?""Aku sudah di Osaka. Baru mau keluar ngajak Adam ke aquarium. Ada kabar apa, Mas?""Adi Karya kolaps, De. Para vendor pada menarik diri rame

    last update최신 업데이트 : 2026-03-30
더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status