Accueil / Romansa / Adik Ipar Yang Jadi Suamiku / Bab 15 Perhatian Adamis

Partager

Bab 15 Perhatian Adamis

Auteur: Dhisa Efendi
last update Date de publication: 2025-10-26 17:54:30

Rumah Sakit?

Evara lalu mengusap perutnya yang tadi terasa sangat sakit. Tapi sekarang tidak lagi. Ia merasa baik - baik saja.

"Aku nggak mau ke Rumah Sakit. Aku.."

"Jangan sok baik - baik saja." Potong Adamis mencemooh.

"Jangan banyak tingkah. Dokter harus memeriksamu. Aku harus mengembalikanmu pada Mama setelah memastikan Kamu beneran baik - baik saja." Kata Adamis lagi.

Suara Adamis begitu datar dan dingin. Ia tidak mau dibantah lagi karena ia langsung mengangkat tangan kanannya untuk me
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Dernier chapitre

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 242 Mulai ada rasa

    "Aku?" Tanya Sabrina seraya menunjuk wajahnya sendiri. Ia lupa sudah menelpon kakaknya itu. "Iya! Video call!" Teriak Lukman Hakim kesal. Sabrina tersadar. "Oh, itu kan Kakak yang nyuruh! Aku VC Kakak kalau ada temanku datang. Iya, kan?" Katanya sambil menyuap baksonya. Kini Lukman Hakim yang tersadar. Ia sendiri yang melupakan permintaannya itu. Ia lalu melirik Alea yang terkesima setelah tersedak tadi. Keinginannya terwujud. Ia melihat Lukman Hakim dalam balutan seragamnya. Begitu tampan dan gagah. Sesuai dengan apa yang ia imaginasikan."Ya sudah kalau begitu. Tapi Kalian harus tetap di sini. Jangan ngelantur kemana - mana. Ingat?" Kata Lukman Hakim akhirnya. "Iya, bawel!" Sahut Sabrina tidak peduli. Ia juga tidak mempedulikan Alea yang seperti kehilangan kosa katanya. Ia benar - benar speechless. Lukman Hakim kembali ke mobilnya. Perasaannya sedikit lebih lega meski juga heran melihat sikap Alea. 'Kenapa anak itu? Kayak orang kesambet.' ucap Lukman Hakim dalam hati. Ia m

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 241 Di rumah Sabrina

    Sabrina meledak, "Kak! Aku ini sudah dewasa! Aku sudah bisa memilah dan memilih! Kamu juga nggak punya hak untuk mengatur semuanya dalam hidupku! Papa Mama juga enggak, kenapa Kakak jadi sok kuasa?!" Sengatnya tajam. "Brin, teman - temanmu itu kurang.. dapat dipercaya." Kata Lukman Hakim setengah mengeluh. Sabrina menghela nafas. Ia tahu kakaknya ini sangat protektif karena terlalu menyayanginya. Apalagi Papa dan Mama mereka mempercayakan dirinya pada anak pertamanya itu. Semua ucapan Lukman Hakim seperti sabda yang harus dipatuhi. Semula Sabrina nyaman - nyaman saja mendapat perlakuan seperti itu tapi lama kelamaan ia merasa seperti burung dalam sangkar. "Begini saja, Aku tidak akan mengundang teman - temanku untuk datang ke rumah." Kata Sabrina akhirnya mencoba mengalah. Lukman Hakim sedikit memicingkan matanya. "Beneran? Tapi bagaimana kalau mereka datang sendiri?" Tanyanya memancing. "Itu bukan salahku, kan?" Kata Sabrina seraya mengangkat kedua tangannya. Ia mulai merasa

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 240 Sabrina

    Sabrina lelah serasa berdiri di antara Alea dan kakaknya. Ia ingin membela Alea tapi kenyataannya Alea merasa tidak perlu dibela. Ia tidak merasa salah dengan apa yang ia kenakan selama ini. "Apa maksudmu, Brin? Kenapa Kamu menganggapku begitu? Aku kan nggak mungkin menggoda orang - orang itu? Demi apapun Aku berani!" Kata Alea berapi - api. Sabrina kembali menghela nafasnya. "Kamu nggak sadar, Al? Pakaianmu itu! Cara berpakaianmu itu yang mengundang mata - mata jahat dari orang - orang mesum seperti mereka!"Alea terhenyak untuk sesaat. Ia ingat jika sang mama juga memintanya berganti pakaian pada hari itu. Ia juga ingat saat Adamis lebih sering membuang pandangannya bila ia datang. Padahal ia merasa tampil dengan sempurna. Ia memang tidak berani memakai pakaian seperti itu saat ke kantor karena ia takut kemarahan dan teguran dari sang papa. "Berusalah berpakaian lebih sopan, Al. Nggak ada ruginya buatmu, kan? Cantikmu juga nggak akan tertutupi meski tanpa make up tebal. Kamu can

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 239 Kesadaran Safira

    "Besan! Ternyata Ibu Dewi ini penjahit yang sudah ternama, lho! Bagaimana kalau Kita menjahit baju Kita untuk pernikahan nanti sama beliau saja?" Pertanyaan Ariana membuat perhatian Safira beralih. Ia menatap Ibu Siska yang tersenyum merendah, "Ah, biasa aja, Bu. Nggak usah bilang ternama begitu. Jadi malu." Katanya seraya tertawa kecil. Safira mengeluh dalam hati. 'Lihatlah diriku yang begitu sombong padahal Aku nggak punya kemampuan apa - apa!' tutuk hatinya mengomeli diri sendiri. "Itu.. Itu kalau nggak.. Merepotkan.." Kata Safira sedikit gugup. "Jangan dong, Ma. Nanti Ibu Dewi jadi nggak fokus nyiapain acara pernikahannya. Lain kali aja. Lain kali Kita pesan sama Ibu Dewi." Kata Evara memberi tanggapan. Ariana tertawa dan mengangguk setuju. Tapi ucapan Ibu Dewi berikutnya membuat Safira terperangah. "Tapi Aku akan tetap menjahit buat Siska, diriku sendiri dan tentu saja Ibu Safira." Katanya yang disambut dengan anggukan penuh semangat oleh Siska. Safira menatap besannya it

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 238 Acara lamaran

    Mobil melaju tidak terlalu cepat tapi juga tidak lambat. Adamis memilih berada di belakang mobil Athena. Perjalanan panjang yang menyenangkan apalagi saat mereka sudah menyusuri tepian lembah - lembah dan bukit di sekitar perjalanan. Udara mulai terasa segar saat Athena memilih membuka jendela. Safira tidur dan itu menguntungkan buat yang lain karena tidak ada gerutuan atau omelan Safira. Siska menunjuk jalan yang terus naik ke atas. "Depan situ belok kanan." Katanya. "Masih naik lagi?" Tanya Mariska ngeri. Siska tersenyum. "Sedikit lagi, Kak. Kalau sudah sampai nanti pasti Kakak suka." Kata Siska pasti. Dari jauh rumahnya yang tidak terlalu besar itu sudah terlihat dari atapnya yang tinggi. Menempel di sebelah kanan rumah itu sebuah paviliun yang sangat besar. "Itu, Atha! Itu rumahku!" Teriak Siska bersemangat. Teriakannya membangunkan Safira. "Sudah sampai?" Katanya seraya mengucek matanya. Mobil belum benar - benar berhenti sampai Athena membelokkan mobilnya memasuki pela

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 237 Ke rumah Siska

    Sabrina tidak dapat membantah lagi. Tentu saja tidak. Ia tidak ingin mencemarkan nama baik Alea. Dengan mematuhi keinginan Lukman Hakim untuk diam di rumah, semua akan di handel oleh Lukman Hakim dengan wewenangnya selaku polisi yang membekuk pelaku pelecehan itu. "Semua itu bisa kusamarkan tapi enggak kalau Kalian sekarang ingin muncul di permukaan." Ancam Lukman Hakim lagi. Sabrina menyerah meski ia juga harus menjaga jarak dengan sang kekasih karena ia harus menginap di rumah sang kakak untuk sementara waktu. Tentu saja Kakaknya yang ia nilai kejam itu akan melarang kehadiran Edo di rumahnya. "Kenapa Aku nggak boleh pulang ke rumah?" Tanya Sabrina. "Mama - papa lagi honey moon. Kamu nggak punya alasan untuk tinggal sendirian di sana." Kata Lukman Hakim tenang. Sabrina menjebik, "Honey moon apanya? Mereka cuma mudik, Kak!" Serang Sabrina kesal. "Mudik berdua ke kampung halaman yang masih fresh. Apa namanya kalau bukan honeymoon?" Tanya Lukman Hakim tidak mau kalah. "Dasar ba

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 74 Safira yang arogan

    "Baik, Nyonya." Jawab Robby. Robby menatap sosok Athena yang berdiri kaku karena tidak tahu harus melakukan apa. Robby sendiri sudah mendapat pemberitahuan langsung dari Adamis. "Bimbing Dia ke arah yang benar." Canda Adamis tadi melalui ponselnya"Maksud Tuan Muda?" Tanya Robby tidak mengerti.

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-25
  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 73 Alea di kantor Adamis

    Anthony membelalakkan matanya. Tebakan Adamis benar. Secara naluriah ia takut akan kepintaran Adamis. Ia tidak bisa memecatnya kalau sudah begini. Dan itu akan membuat posisinya terancam. Secara Adamis adalah kerabat Vicky. Bagaimana kalau ia mengalihkan jabatannya pada Adamis kalau ia menganggapny

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-25
  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 62 Test DNA

    Athena tersenyum sinis saat akhirnya perceraiannya dengan Viona diputuskan untuk ditunda hingga Viona melahirkan.Athena berdiri dengan kedua tangan terkepal. Ia berjalan mendekati hakim yang memproses perceraiannya dengan Viona. "Pak Hakim, apa Anda tau kalau anak dalam kandungannya itu benar - b

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-24
  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 20 Si sexy pengejar cinta

    Tiba - tiba pintu terbuka. Seorang perempuan cantik masuk dengan pakaian kurang bahan. Begitu Adamis menyebut rok mini yang dikenakan Alea. "Say.."Ucapan Alea terputus. Matanya membulat melihat kehadiran Ariana di ruang Adamis. "Alea! Angin apa yang membawamu ke sini?" Sapa Ariana. Alea terkeju

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-18
Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status