/ Romansa / Ah! Enak Mas Dokter / Lolos dari Maut

공유

Lolos dari Maut

작가: Dita SY
last update 게시일: 2025-11-15 08:15:51

Dor!

Suara tembakan terdengar keras. Orang-orang yang berada di rumah sakit berteriak histeris.

Tubuh Rama tersungkur ke depan, jatuh bersimbah darah.

Cairan Merah itu menggenangi lantai rumah sakit.

Jerit tangis ketakutan terdengar memekakkan telinga. Orang-orang yang melihat aksi bunuh diri itu, menangis histeris.

Beberapa dari mereka me
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터
댓글 (23)
goodnovel comment avatar
Harsa Amerta Nawasena
Detektif Adrian benar-benar cerdik dan cekatan
goodnovel comment avatar
Lydia Virgo
Hukum Mati Marco dan keluarganya.. sesuai dgn perbuatan mereka.. banyak menghilangkan nyawa.. Supaya tidak ada lagi yg kabur kabur untuk balas dendam.. biar tenang hidup febby , Dirga, Barta Dan Siska..
goodnovel comment avatar
Jeon Nul
sumpah dr kemarin aku baca udah takut banget menghela nafas terus ternyata membaca ku hari ini gk sia sia gk takut lagi...kak tolong bikin yang santai alurnya bikin jantung copot nihh sumpah... habis ini mau lanjut baca cerita siksa brata suka bngt sama kisah mereka ...
댓글 더 보기

최신 챕터

  • Ah! Enak Mas Dokter   Bab 638: Kemarahan Dylan

    "Makasih, kamu baik sekali," ucap Biru. "Kamu juga cantik," pujinya kemudian.Farah hanya tersenyum lembut. Sementara Biru terus menatap anak perempuan itu."Aku sering bertemu dengan anak orang kaya yang sombong dan jahat, ternyata kamu nggak," tambah Biru."Apa kamu mau berteman sama aku, Biru?" tanya Farah.Biru langsung mengangguk. "Tentu, Farah."Makasih ya, Bi .... ""Farah!"​Sebuah teriakan lantang yang sangat familier tiba-tiba memecah keheningan di sudut halaman belakang itu.Dylan berjalan cepat dengan langkah lebar, wajahnya tampak sangat tegang dan keningnya berkerut dalam.Ia baru saja ke luar dari gedung kelas tiga dan sengaja mencari adiknya ke area taman bermain kelas satu.​Mendengar suara langkah kaki yang mendekat dengan cepat, Biru yang berada di bal

  • Ah! Enak Mas Dokter   Bab 637: Biru

    Senin pagi yang cerah di sekolah internasional itu terasa begitu menyenangkan.Di jam istirahat Farah terlihat sedang asyik bermain sendirian di halaman belakang sekolah setelah jam istirahat pertama.Ia membawa sebuah boneka kelinci kecil dan sekotak bekal makanan yang disiapkan oleh Mommy Febby.​Halaman belakang taman sekolah itu memang berbatasan langsung dengan pagar kawat besi yang menjulang tinggi, pembatas antara area sekolah yang megah dan perkampungan di baliknya.Saat sedang asyik mendudukkan bonekanya di atas rumput, Farah merasa seperti ada yang memperhatikan sejak tadi. Ia mendongak, lalu menoleh ke arah pagar kawat."Hay!"​Di balik sela-sela besi yang rapat, berdiri seorang anak laki-laki. Anak itu tampak sebaya dengan kakaknya, Dylan.Tubuhnya kurus, rambutnya agak berantakan, dan kaos yang berwarna abu-abu terlihat kusam

  • Ah! Enak Mas Dokter   Bab 636: Sentuhan +

    "Kalau memang tidak ada apa-apa, setelah makan malam, kamu istirahat ya," ucap Dirga sambil mengusap kepala anak laki-lakinya."Iya Daddy.""Jangan macam-macam lagi ya Dylan. Ingat pesan Daddy dan Mommy! Yang kami lakukan hanya untuk kebaikan kamu!" pesan Febby dengan suara lembut, tetapi tegas."Iya Mommy," sahut Dylan sambil tersenyum, menenangkan.Makan malam itu berakhir dengan tenang. Dylan yang sudah menyelesaikan makannya segera pamit untuk masuk ke dalam kamar, sementara Farah sudah lebih dulu tertidur lelap di kamarnya setelah kelelahan bermain seharian.Setelah memastikan kedua anak mereka aman di tempat tidur masing-masing, Dirga dan Febby merapikan sisa meja makan bersama sebelum melangkah menuju kamar tidur utama."Kamu mencurigai sesuatu nggak Mas?" tanya Febby pada Dirga.Sang Dokter menggeleng, "Kita harus percaya sama Dyl

  • Ah! Enak Mas Dokter   Bab 635: Melamun

    Ting! Ting! Ting!Suara lonceng sekolah terdengar. Seluruh anak-anak berhamburan keluar dari kelas.Suara tawa, tangis, teriakan khas anak-anak sekolah dasar terdengar memenuhi seluruh bangunan sekolah.Orang tua, baby sitter dan supir dari anak-anak kaya raya tersebut tampak sudah menunggu di Koridor sekolah.Sementara Dylan dan Farah sudah masuk ke mobil mewah mereka. Dan seperti biasa, mereka hanya dijemput supir pribadi keluarganya.Sore itu, langit Jakarta mulai berubah jingga saat mobil mewah yang menjemput Dylan dan Farah bergerak membelah kemacetan jalanan pulang.Farah, yang duduk di kursi belakang sebelah Dylan, sudah menyandarkan kepalanya ke bantal kecil.Ia tampak sangat lelah setelah seharian belajar dan bermain di sekolah.​Berbeda dengan adiknya yang hampir terlelap, Dylan justru duduk tegak dengan mat

  • Ah! Enak Mas Dokter   Bab 634: Jangan Dylan!

    "Bagaimana Dylan?" tanya Zidan saat kakinya sudah mulai terasa letih."Sstttt!"Dylan menatap jalan setapak kecil yang memanjang di balik pintu belakang sekolah.Rasa penasarannya memuncak. Di ujung jalan itu terdapat sebuah perkampungan padat dengan rumah-rumah semipermanen yang berimpitan ... sebuah kawasan kumuh yang sangat kontras dengan gedung sekolah internasional mereka yang megah.Jiwa petualang Dylan mendesaknya untuk terus melangkah ke luar pagar demi mengejar si pencuri."Aku tahu dia lari ke mana?" gumam Dylan.​Namun, tepat ketika Dylan hendak melangkahkan kaki melewati pintu besi tua itu, Zidan tiba-tiba menarik ujung seragam Dylan dengan kuat.Wajah Zidan tampak sangat pucat, ketakutan setengah mati.​"Jangan, Dylan! Jangan keluar dari sekolah!" bisik Zidan dengan suara bergetar."W

  • Ah! Enak Mas Dokter   Bab 633: Detektif Kecil

    "Dylan ke kantin yukk!"Suara seruan teman sekelas Dylan terdengar dari arah pintu, tetapi bocah laki-laki yang dipanggil tampak diam mematung sambil memperhatikan sesuatu."Udah kita ke kantin berdua aja," ajak Gilang, menggandeng lengan temannya.Sementara Dylan masih diam, duduk di dalam kelas.Hari itu di jam istirahat sekolah, suasana yang biasanya ceria mendadak berubah tegang.Zidan, teman sebangku Dylan, duduk di pojok kelas sambil menangis sesenggukan.Dylan mendekati, "Kamu kenapa?"Zidan menatap Dylan dengan kedua manik mata berkaca-kaca, lalu menjelaskan semuanya.Mainan robot superhero edisi terbatas miliknya yang baru dibelikan sang ayah hilang dari dalam tas.Mainan itu sangat mahal dan langka, membuat seisi kelas heboh mencari di bawah meja dan loker, namun hasilnya nihil.

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status