แชร์

season 2

ผู้เขียน: KolongLangit_15
last update ปรับปรุงล่าสุด: 2026-01-12 14:55:59

Kedatangan Harun menarik perhatian hampir semua orang yang ada disana. Bahkan Bian yang sedang mengucapkan ikrar kabul, menghentikan kalimatnya saat mendengar orang berkata, Pak Harun datang. Saat dia mengangkat wajah, ternyata benar, Papa kandung Aqilah tersebut datang.

Darren menghembuskan nafas lega, begitupun dengan Rangga, yang langsung melepas jabatan tangannya dengan Bian.

Aleya, wanita itu langsung menghampiri suaminya. Mengucapkan syukur tak henti-hentinya. Meski Harun tampak sedang tidak baik-baik saja, tapi bisa melihatnya ada disini, adalah sesuatu yang patut di syukuri.

"Mas." Aleya tidak berani memeluk Harun meski ingin. Dia melihat perban di kening Harun. Selain itu, kaki suaminya tersebut juga dibalut perban. Jalan menggunakan tongkat, seperti orang patah tulang. Dia dipapah oleh Pak Sholeh, supir yang menjemputnya.

"Aku tidak apa-apa." Dengan salah satu telapak tangannya, dia menyeka air mata Aleya.

Darren dan Rangga juga mendekati Harun.

"Apa yang terjadi ?" tanya Da
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Aku Di Antara Pernikahan Pertama   season 2

    Bian tak bisa menahan diri untuk tidak berdecak kagum melihat kamar Aqilah. Pergi ke manapun, ke rumah teman, saudara, bahkan rumah Dave pun, tidak semewah ini kamarnya. Luas, interiornya mewah, dan barang-barang di dalamnya, semua tidak ada yang murahan.Namun yang lebih menarik perhatiannya dibanding semua itu, adalah ranjang dengan sprei putih yang dihias dengan sangat indah menggunakan taburan kelopak mawar merah. Di bagian tengah ranjang, kelopak mawar tersebut dibentuk menjadi gambar love. Di bagian dinding kepala ranjang, juga ada balon dengan tulisan love.Tak ingin merusak dekorasi khas kamar pengantin yang cantik itu, Bian memilih duduk di sofa. Empuk, itu kesan pertama yang dia rasakan. Sangat berbeda dengan sofa di rumahnya. Ah... kenapa pula dia jadi membanding-bandingkan seperti ini.Netranya menatap ke arah Aqilah yang duduk di kursi rias. Menghadap cermin, melepas sanggul dan segala hiasannya."Butuh bantuan?" tawar Bian."Gak perlu," tolak Aqilah. Melepas satu per sat

  • Aku Di Antara Pernikahan Pertama   season 2

    Setelah acara inti selesai, dilanjutkan dengan acara lainnya termasuk ramah tamah. Bagitu semua tamu pulang, Harun baru menceritakan apa yang menimpa dirinya dan Pak Sholeh. Demi menghindari jalur rawan macet, Harun meminta Pak Sholeh mencari jalan alternatif lain agar cepat sampai. Dia sudah tak sabar, ingin melihat kedua putrinya yang hari ini menjadi pengantin.Namun naas, bukannya cepat sampai, mobil yang mereka tumpangi malah tertimpa pohon ditepi jalan yang roboh. Musim hujan seperti ini, memang rawan pohon tumbang. Untung bagian depan mobil yang tertimpa, tak tepat diatas mereka. Tapi tetap saja, Harun mengalami patah tulang kaki. Kakinya terjepit badan mobil. Sedang Pak Sholeh, untung dia hanya luka ringan saja."Kenapa gak ngasih kabar sih kalau emang kayak gitu," Darren terlihat kesal. Bukannya dia tak kasihan pada Harun, tapi gara-gara pria itu, hari ini dia pontang panting tak karuan karena harus mengurus banyak hal."Gimana mau ngasih kabar, ponselku hilang, begitupun d

  • Aku Di Antara Pernikahan Pertama   season 2

    Kedatangan Harun menarik perhatian hampir semua orang yang ada disana. Bahkan Bian yang sedang mengucapkan ikrar kabul, menghentikan kalimatnya saat mendengar orang berkata, Pak Harun datang. Saat dia mengangkat wajah, ternyata benar, Papa kandung Aqilah tersebut datang.Darren menghembuskan nafas lega, begitupun dengan Rangga, yang langsung melepas jabatan tangannya dengan Bian.Aleya, wanita itu langsung menghampiri suaminya. Mengucapkan syukur tak henti-hentinya. Meski Harun tampak sedang tidak baik-baik saja, tapi bisa melihatnya ada disini, adalah sesuatu yang patut di syukuri."Mas." Aleya tidak berani memeluk Harun meski ingin. Dia melihat perban di kening Harun. Selain itu, kaki suaminya tersebut juga dibalut perban. Jalan menggunakan tongkat, seperti orang patah tulang. Dia dipapah oleh Pak Sholeh, supir yang menjemputnya."Aku tidak apa-apa." Dengan salah satu telapak tangannya, dia menyeka air mata Aleya.Darren dan Rangga juga mendekati Harun."Apa yang terjadi ?" tanya Da

  • Aku Di Antara Pernikahan Pertama   season 2

    Yang akan dinikahkan pertama kali, adalah Aqilah dan Bian. Melihat mahar yang akan diberikan Bian pada Aqilah, penghulu sedikit memberi masukan. Tentang mahar yang lebih baik adalah sesuatu yang memiliki nilai.Hafalan surat memang bisa dijadikan mahar, namun itu tidak disarankan. Karena sudah ada mahar berupa emas, penghulu menyarankan, agar Bian melantunkan hafalan surat Ar Rahman menggantikan Qari, tidak menjadikannya sebagai mahar.Karena mahar tersebut adalah permintaan langsung dari Aqilah, Bian tidak bisa memutuskan. Dia ingin Aqilah yang memutuskannya. Dan ternyata, Aqilah tidak keberatan. Alasan dia memilih surat Ar Rahman sebagai mahar, semata-mata hanya karena tak ingin memberatkan Bian. Serta alasan lain yaitu tak ingin membuat Bian merasa malu jika hanya mampu memberikan mahar yang sedikit. Dia ingin pria itu tetap terlihat istimewa meski dengan mahar emas yang tidak seberapa apalagi jika dibandingkan dengan Dave. Dia yakin, pasti akan banyak yang membandingkan antara Bi

  • Aku Di Antara Pernikahan Pertama   season 2

    Kedua mempelai laki-laki, sudah berada di tempatnya, begitu pula dengan petugas KUA. Yang akan menjadi saksi, adalah Darren dan salah satu pemuka agama di daerah tempat tinggal Aisyah. Selain kursi wali yang masih kosong, Darren juga belum menduduki tempatnya. Pria itu masih dibuat kelimpungan dengan belum datangnya Harun.Setelah tadi ramai komentar tentang seserahan dari kedua mempelai pria yang dibanding-bandingkan, sekarang mereka mulai berbisik-bisik tentang wali nikah yang tidak kunjung datang. Sebenarnya sejak awal datang tadi, sudah banyak yang berkomentar tentang tak terlihatnya Harun diantara para penerima tamu."Pak Darren, kapan acaranya mau dimulai?" tanya salah seorang petugas KUA."Kami tidak punya banyak waktu, harus segera pindah ke tempat lain yang juga mengadakan pernikahan hari ini."Darren menunjukkan senyum meski hatinya kalut luar biasa. "Tunggu sebentar lagi ya, Pak. Wali nikahnya belum datang."Pria tersebut melihat jam tangannya, lalu mengangguk. "Baiklah, ka

  • Aku Di Antara Pernikahan Pertama   season 2

    "Hadiah apaan ini?" Aqilah mengambil roll rambut tersebut dari dalam kotak. Menatap benda murahan itu nanar."Kayaknya, Kak Aqilah bakalan lebih cantik kalau rambutnya di curly," ujar Rangga."Tampang garangnya pasti berkurang." Dia mengedipkan sebelah mata. Awalnya dia bingung mau ngasih hadiah apa, secara Aqilah sudah punya segalanya. Tapi saat jalan di mall dengan pacarnya, dia malah nemu benda tak berguna itu dan membayangkan jika rambut Aqilah di curly, pasti akan lebih cantik."Kamu ngatain aku garang?" Aqilah mendelik kesal."Bu-bukan aku," Rangga menggeleng cepat."Evelyn yang milihin hadiah." Evelyn adalah kekasihnya. Dan hari ini lagi sial, karena dijadikan kambing hitam."Halah, pasti bohong," Aqilah mencebikkan bibir."Udah jangan berantem. Foto bertiga yuk." Keyla mengarahkan kamera ponselnya di arah mereka."Kak Aqilah senyum dong. Kalau enggak, nanti bibirnya aku roll, mumpung udah ada rollnya. Aduh.... " Gadis itu memekik saat mendapatkan hadiah jentikan yang lumayan k

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status