MasukTante Yuna mencubit hidung Ares. "Tentu ada! tapi rata-rata sudah punya suami! apa kamu mau melakukan hubungan gelap seperti sama Tante?" ujar Tante Yuna. "Tidak masalah! terpenting main rapi aja hehe..." Ares terkekeh, lalu melanjutkan. "Dan jangan lupa, harus wanita baik, tidak memiliki keburukan yang dia lakukan!" tegas Ares. "Kita lihat nanti!" ucap Tante Yuna tampak tidak serius. Ares menatap Tante Yuna dengan tatapan lekat. "Tante...kamu serius kan...gak bohong kan?" "Tentu tidak! aku gak akan bohong sama menantu tampanku," ucap Tante Yuna dengan menggoda. "Bagus! Tante emang yang terbaik!" Ares bangkit duduk lalu memeluk erat calon mertuanya itu. "Lihat...lihat, kamu sangat senang jika masalah apem! dasar nakal!" ucap Tante Yuna."Tentu saja, itu hal yang sangat nikmat!" ucap Ares tanpa malu."Dasar nakal!" Tante Yuna menggelengkan kepalanya. "Dari pada mikirin apem terus, mending kita ke
Keesokan harinya. Di pagi hari, tampak Ares sedang bersantai di sisi kolam berenang di temani Tante Yuna. Sementara Anne sedang sibuk mengerjakan laporan perusahaan."Ares, kita mau pulang kapan ke Kota Moon?" tanya Tante Yuna."Terserah tante, kapan juga ayo!" balas Ares dengan santai."Kalo gitu nanti malam saja! tante ada kerjaan yang harus segera di selesaikan," ucap Tante Yuna.Ares mengangguk setuju. Ares menoleh ke arah Tante Yuna yang berbaring di sampingnya, seringai nakal tersungging di bibirnya, Ares dengan berani memegang payudara Tante Yuna yang hanya di tutupi bikini tipis.Tante Yuna menatap balik Ares dengan tatapan genit lalu berkata. "Mulai lagi deh!" ucapnya "Apa kamu semalam belum puas!" Ares tertawa nakal, dia menarik tubuh calon mertuanya itu agar berdekatan dengannya."Tubuh Tante sangat seksi, jika ada di dekat tante selalu terangsang," ucap Ares berterus terang.Tante Yuna mutar bola ma
Goyangan Tante Yuna semakin lama semakin cepat dan liar, di bawah goyangan itu Ares merasakan kenikmatan yang begitu kentara."Ahh...enak Tante terus ahh! goyangan tante sangat joss!" Ares memuji goyangan calon mertuanya itu."Ahh...ahh...nikmati menantuku, mertuamu ini akan berusaha memberikan yang terbaik!" ucap Tante Yuna.Tangan Ares meremas payudara ranum itu dengan keras untuk meluapkan sensasi yang dia rasa.Sambil terus bergoyang dengan liar, Tante Yuna mengajak Ares berciuman.Suhu di dalam semakin panas, mengikuti peningkatan intensitas permainan keduanya. Keduanya semakin liar, terjerat dalam hasrat yang membara."Ahh...ahh..tante keluar!" teriak Tante Yuna. Beberapa menit dia bergoyang, akhirnya dia mendapatkan puncaknya."Keluarkan Tante!" ucap Ares. Ares memegang pinggang wanita itu membantunya bergerak dari bawah.Tubuh Tante Tuna membusung tajam, kepala mendongak ke atas, dengan mulut terbuka, meluapkan sensasi yang akan segera tiba.Tidak lama, semburan cairan hangat
Ares menyeringai nakal dia kembali menyesap anggur itu kemudian memberi minum Tante Yuna lagi. Tapi kali ini Ares tidak melepaskan bibirnya setelah anggur itu habis, dia melanjutkannya dengan memasukkan lidahnya ke dalam mulut Tante Yuna. Tante Yuna langsung melilitkan lidahnya di lidah Ares saat merasakan lidah Ares masuk. Mereka pun akhirnya berciuman dengan panas. Sambil berciuman, Tante Yuna naik ke pangkuan Ares dengan posisi kaki yang di lebarkan, kemudian dia melepaskan pakaian tidurnya dengan cepat. Dalam sekejap tubuh menggoda yang matang itu terpampang di hadapan Ares. Tante Yuna membantu melepaskan pakaian tidur Ares, setelah keduanya sama-sama tanpa pakaian mereka kembali berciuman dengan panas.Tante Yuna menekan tubuh Ares di bawahnya, dia ingin mendominasi Ares kali ini. Ares membiarkan calon mertuanya itu mendominasinya, tidak berniat melawan.Tangan Tangan Ares bermain di payudara besar Tante Yuna meremasnya sampai berubah bentuk. Tante Yuna tidak tinggal diam, tan
Di pikiran Anne tersirat sebuah pertanyaan yang selalu ingin dia tanyakan, setelah dia tahu tentang dirinya yang memiliki tubuh spesial. "Sayang, apa pemilik tubuh spesial... banyak?" tanya Anne. mendengar pertanyaan Anne Ekspresi Ares menjadi serius. "Aku juga tidak tahu pasti! tapi aku baru menemukan 3 wanita termasuk kamu!" balas Ares. "Siapa saja itu?" tanya Anne penasaran. "Stevani, dia pacarku yang tinggal bersamaku di Vila di Kota Moon, dan Keysha putri Tante Yuna," jawab Ares. Anne terkejut, ternyata putri sahabatnya pemilik tubuh spesial juga. "Apa Keysha sudah tahu masalah ini?" tanya Anne. Ares menggelengkan kepalanya. "Belum. Aku akan melakukan seperti aku melakukannya kepadamu! aku akan memberitahunya saat di tempat tidur," ucap Ares seringan nakal tersungging di bibirnya. Anne mencubit pipi Ares dengan gemas. "Dasar kamu nakal!" Ares terkekeh lucu. Anne melepaskan cubitnya, lalu dia berkata. "Oh iya, kan kamu udah menemukan 3 wanita yang punya tubuh spesia
Setelah bercinta Ares dan Anne tidak tertidur, mereka lanjut ber kultivasi. Ares membantu Anne mengenali pemilik cincinnya penyimpanan yang dia berikan tadi dan mengajarkan cara menggunakannya. Setelah itu Ares membantu Anne menerima semua warisan bela diri bawaan dari tubuhnya. Saat Anne sedang menyerap semua ingatan dari tubuh spesialnya itu, Ares pun memutuskan untuk bermeditasi untuk menyerap semua yang dia dapatkan dari hasil penyatuannya dengan Anne.Ares bersila di atas kasur, lalu menutup matanya. Energi spiritual memadat di sekitar tubuh Ares, energi warna warni mencar dari tubuh Ares sangatlah menyilaukan, energi itu adalah energi spesial yang berasal dari tubuhnya.Energi spesial tercipta secara alami dan tidak perlu di serap seperti energi spiritual. Tapi Energi spesial pun bisa meningkatkan dengan cara melatih teknik beladiri bawaan dari tubuh spesial ke tingkat yang lebih tinggi.Dalam jarak beberapa detik, muncul bercak-bercak bintang dari tubuh Ares. Bercak bintan







