FAZER LOGINCinta telah membunuh Anora Draven sekali. Sekarang dia hidup kembali—untuk mencegah kematiannya sendiri. Tapi dunia yang dia kenal telah berubah: penuh darah, dusta, dan misteri. Hingga pertemuannya dengan sosok misterius membuat keyakinannya goyah. "Aku tidak mau. Jangan pergi, Nora..." Siapa yang bisa dia percayai... ketika cinta adalah kutukan yang mematikan? Tapi apakah dia penyelamat, atau justru penghancur akhir hidupnya? Satu kesempatan kedua. Satu misteri besar.
Ver maisAnora berdiri di balkon, menikmati angin malam yang berembus pelan. Rambutnya berkibar tertiup angin, menyentuh pipinya lalu terlepas kembali, sementara tatapannya terarah ke langit gelap yang dipenuhi kilau bintang, membawa keheningan yang menenangkan."Kau terbangun?" tanya Alaric di belakang Anora. Dia menghampiri Anora, lalu memeluknya dari belakang."Vampir memang makhluk malam, bukan?" Anora menyenderkan kepalanya pada tubuh Alaric.Alaric tertawa pelan. "Hampir lupa kalau kita vampir."Hening.Mereka berdua sama-sama terdiam, menikmati hembusan angin malam yang menyejukkan.Tidak lama, Anora mendengar lolongan serigala yang berasal dari hutan–tidak jauh dari tempat hutan Ashlyn."Kau mendengarnya?" tanya Anora.Alaric diam mencoba mendengar apa yang Anora bilang. "Tidak, sepertinya pendengaranmu semakin tajam...""Sungguh? Aku mendengar lolongan Serigala," jawab Anora. Anora terdiam, melihat lurus ke arah hutan. "Kau tahu, mate Selvara?""Suara yang aku dengar tadi, itu dia.
Malam turun dengan lembut.Anora bersandar di bahu Alaric, menatap bintang-bintang yang berkilau tenang. Kepalanya tidak lagi sakit. Yang tersisa hanya rasa lelah yang manis."Alaric?" bisiknya."Hm?""Kalau suatu hari aku lupa… atau berubah…""Aku akan mengingatmu," jawab Alaric tanpa ragu. "Dalam bentuk apa pun."Anora tersenyum, memejamkan mata.Di kejauhan, Sebastian berdiri sendiri di bawah langit yang sama. Angin malam menyapu mantel putihnya. Dia menatap bintang paling terang, Senyumnya tipis, hampir tak terlihat—namun tulus."Jika ini sudah takdirku di kehidupan ini…" gumamnya nyaris tak terdengar, "…maka biarlah aku bahagia melihatmu bahagia."Langit tetap diam. Tapi bintang-bintang bersinar lebih terang dari biasanya.Dan untuk malam itu, dunia membiarkan mereka semua berbahagia.---Malam semakin dalam. Udara dingin mengalir pelan, tapi kehangatan di antara mereka tak berkurang sedikit pun.Alaric menyesuaikan posisinya, satu lengannya melingkari Anora dengan hati-hati, seo
Rasa sakit itu tidak berlangsung lama.Anora terhuyung, jemarinya masih mencengkeram sisi kepalanya ketika denyutan tajam itu perlahan mereda, menyisakan rasa lelah yang dalam. Napasnya terengah sejenak sebelum akhirnya kembali stabil. Ruangan kerja itu sunyi, hanya cahaya lampu kecil yang temaram menemani.Udara terasa dingin di kulitnya. Detik-detik berlalu dengan lambat, seolah dunia sengaja memberinya waktu untuk kembali berpijak pada kenyataan. Detak jantungnya masih sedikit lebih cepat dari biasanya, namun tidak lagi kacau."Aneh…" gumamnya pelan.Suara itu hampir tenggelam dalam keheningan. Tidak ada jawaban. Tidak ada gema sihir yang biasanya menyusul setiap gangguan seperti ini.Dia berdiri lebih tegak, mengusap pelipisnya perlahan. Tidak ada darah. Tidak ada sisa sihir liar yang terasa. Hanya sensasi seperti ingatan yang nyaris muncul—lalu menguap begitu saja.Perasaan itu membuat dadanya sesak sesaat, seperti kehilangan sesuatu yang bahkan belum sempat ia genggam. Tapi Anor
Setelah kesadaran Kael benar-benar pulih, Anora akhirnya bisa bernapas sedikit lebih lega.Dia sempat kembali ke ruang perawatan, sekadar memastikan Kael stabil. Sebastian sudah menangani lukanya dengan tenang dan teliti, sihir penyembuhnya bekerja perlahan namun pasti. Tidak ada lagi kepanikan. Tidak ada lagi napas yang tersendat atau detak jantung yang nyaris menghilang.Dan untuk pertama kalinya sejak kekacauan itu berakhir, Anora mengizinkan dirinya sendiri untuk beristirahat.Malam telah turun sepenuhnya ketika ia berdiri di depan jendela kamarnya. Kota membentang luas di bawah sana, berkilauan dalam cahaya lampu-lampu yang menyala seperti bintang jatuh yang tak pernah padam. Dari ketinggian itu, semuanya tampak tenang—terlalu tenang, bahkan."Banyak sekali yang berubah," gumam Anora lirih.Kata-kata itu meluncur begitu saja, seolah keluar bersama embusan napas yang dia lepaskan perlahan. Bahunya turun sedikit, tubuhnya terasa lebih ringan namun pikirannya justru semakin penuh."
Hari-hari berlalu tanpa benar-benar meninggalkan jejak.Apartemen Anora tetap berada dalam keadaan yang sama—perlindungan sihir berdenyut stabil, cahaya tipis mengalir di dinding seperti nadi yang tidak pernah tidur. Di dalamnya, waktu bukan lagi garis lurus, melainkan lingkaran kecil yang terus be
Apartemen Anora tidak pernah terasa setenang ini. Perlindungan sihir aktif di setiap sudut—lapisan cahaya tipis berdenyut lembut di dinding, jendela, dan lantai. Dunia di luar boleh saja runtuh, tapi di dalam sini, segalanya terkunci. Aman. Sangat aman. Kael dibaringkan di tengah lingkaran perlind
Setelah kemusnahan sang Ghoul, medan perang tidak langsung menjadi sunyi.Dia hanya… perlahan kehilangan suaranya.Api naga masih menyisakan panas di udara, cahaya keemasan Anora berpendar redup di antara asap tipis yang menggantung rendah. Tanah yang tadinya berdenyut oleh sihir kini retak-retak,
Setelah kedatangan Naga, Anora kembali memusatkan diri pada peperangan di hadapannya. Tidak ada jeda. Tidak ada keraguan. Semua yang telah direncanakan—semua kesepakatan sunyi yang dia dan Siluman Naga bicarakan sebelumnya—kini bergerak serempak, seolah satu kehendak yang terbelah dalam dua wujud.












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.