Share

Bab 1073

Penulis: Erlina
“Dia pasti bukan orang biasa. Menurutmu, apa dia akan ikut campur dalam masalah Jayden?” tanya Naomi dengan khawatir.

Jika tidak ada campur tangan orang luar, Naomi masih yakin Jayden bisa tetap berada di sisinya. Bagaimanapun juga, dengan keadaan keluarga Loki dan Yuna, mereka sama sekali tidak cocok untuk membesarkan Jayden.

Naomi hanya khawatir ada orang yang akan memanfaatkan Jayden demi menghadapi Caden. Terlebih lagi, hak asuh Jayden berada di tangan Loki. Dia dan Caden berada di posisi yang dirugikan.

Caden menarik napas berat, lalu mengesampingkan sosok familier itu dari benaknya. Dia mengangkat tangannya dan mengelus kepala Naomi dengan penuh kasih sayang, lalu menghiburnya dengan lembut, “Ada suamimu di sini. Kamu nggak usah takut meski ada yang bantu Loki.”

Naomi menatap wajah tampan Caden yang penuh percaya diri dan akhirnya merasa jauh lebih lega.

“Oh iya. Hari ini, Jayden sudah temui Yuna dan berikan uang jajannya kepada Yuna untuk balas budi.”

Caden mengangguk dan memuji
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2443

    Menjelang pukul empat sore hari, Caden duluan menghubungi Naomi. “Istriku, tolong beri tahu Papa dan Mama untuk nggak usah jemput anak-anak di sekolah, biar aku saja yang jemput.”Naomi menyipitkan matanya sembari bertanya, “Memangnya kamu nggak sibuk?”“Emm, sudah selesai.”Naomi sengaja berkata, “Kamu sudah capek bekerja seharian, biar aku saja yang jemput.”Caden segera berkata, “Nggak usah! Aku searah juga! Lagi pula, tadi pagi aku juga sudah janji sama Baby untuk jemput dia pulang sekolah.”Tiba-tiba Naomi terdiam. Alhasil, Caden malah menjadi gugup.Hayden, Jayden, dan Baby juga ikut gugup ketika melihat Caden. Mereka semua menutup mulut kecil mereka lantaran takut akan mengeluarkan sedikit suara.Beberapa saat kemudian, Naomi berkata, “Baguslah kalau begitu, biar kamu pergi sana.”Caden terdiam. Hayden, Jayden, dan Baby juga terdiam. Mereka diam-diam menghela napas panjang.Naomi berkata, “Aku lagi di rumah Papa dan Mama. Kamu bisa bawa anak-anak ke sini untuk makan malam sebelu

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2442

    Kedua bocah mengangguk secara bersamaan. “Emm, emm!”Caden menatap bayangan punggung mereka berdua. Setelah mereka memasuki roller coaster, Caden baru mengirim pesan singkat kepada Rayden. [ Rayden, apa kamu bisa angkat telepon saat ini? ]Caden tahu Rayden sedang menyelidiki master baru di dunia peretas. Caden tidak berani langsung menelepon Rayden, nantinya malah akan mengganggu waktunya.Hanya saja, tidak lama kemudian Rayden menelepon. Begitu panggilan diangkat, Rayden langsung bertanya, “Apa ketahuan sama Mama?”“Heh?” Terdengar nada cemas dari suara Rayden. “Apa Mama sadar kami ambil izin sendiri? Apa Mama marah? Apa Mama merasa nggak senang?”Caden terdiam.Anak-anak sangat mencintai Naomi. Apalagi Rayden adalah anak yang paling sensitif. Dia sangat mencintai ibunya. Memiliki keluarga yang utuh adalah impian terbesarnya. Dia sungguh berharap mereka sekeluarga bisa hidup gembira bersama.Itulah sebabnya Rayden sangat peduli dengan perasaan Naomi. Dia paling takut Naomi akan mara

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2441

    Hayden menggeleng. “Nggak mirip!”Caden tidak merasa syok. Dia memperlihatkan foto Liman yang sedang mengenakan masker. “Apa mirip sama dia?”Hayden menggeleng lagi. “Nggak mirip juga!”Caden bertanya, “Apa kamu nggak kepikiran siapa dia? Di mana kamu pernah melihatnya?”Hayden berpikir sejenak, lalu membalas dengan kening berkerut, “Aku nggak kepikiran.”Kali ini, ekspresi Caden berubah serius. Tiba-tiba muncul seorang master di Kota Jawhar, bahkan bersembunyi di Gunung Giana. Hayden juga merasa familier dengannya … siapa orang itu?Beberapa saat kemudian, Putih pun telah kembali.Hayden langsung bertanya, “Gimana Putih? Apa kamu menemukannya?”Putih menjulurkan lidahnya kepada Hayden. Hayden sungguh merasa putus asa.Caden bertanya, “Apa kata Putih?”Hayden menjawab, “Putih menepati janjinya, hanya masuk sampai ke pintu batu pertama. Ia nggak masuk ke dalam, jadi dia nggak menemukan jejak kaki orang itu! Seharusnya dia masuk ke dalam.”Caden berkata, “Nanti kita lihat apa kata orang-

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2440

    “Papa, kamu utus anggotamu ke Gunung Giana. Aku menyadari ada orang yang sangat aneh di sini.”Caden baru saja membawa Baby dan Jayden ke taman bermain. Usai mendengar, dia pun merasa bingung. “Siapa?”Hayden membalas, “Nggak tahu. Dia pakai masker, jadi aku nggak bisa melihat wajahnya dengan jelas, tapi aku merasa agak familier sama dia, tapi sepertinya juga nggak terlalu familier. Hanya saja, aku bisa memastikan dia cukup hebat dalam seni bela diri. Seharusnya selevel dengan Paman Andrew.”Caden mengernyitkan keningnya. “Kalian sempat bertarung?”Hayden mengangguk. “Emm! Aku dipantau dia sejak memasuki gunung. Dia terus mengamatiku, mewaspadaiku, dan bersikap nggak bersahabat! Tadinya aku ingin menyuruh Putih untuk melihat kondisi. Alhasil, baru saja aku selesai berbicara dengan Putih, dia malah melarikan diri.”“Setelah aku mengejarnya dan bertanya sama dia, dia malah nggak menjawab, melainkan langsung turun tangan. Kami pun bertarung sebentar. Setelah dia menyadari dia nggak sanggu

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2439

    Putih juga menyadari ada mara bahaya. Ia menengadah kepalanya, lalu menjulurkan lidahnya. Ia menatap ke depan dengan penuh waspada.Hayden berlagak tidak terjadi apa-apa, melanjutkan langkahnya ke atas gunung. Dia berjalan sembari berbisik ringan dengan Putih.Putih menjulurkan lidahnya. Baru saja ia hendak melompat dari tubuh Hayden, sepasang mata itu tiba-tiba mulai bergerak dengan cepat. Sepertinya pria itu menyadari sesuatu. Dia pun mempercepat langkahnya untuk berlari ke dalam pegunungan.Hayden terbengong sejenak. Dia segera mengejar ke sana! Orang itu berlari dengan sangat kencang. Dapat diketahui bahwa dia menguasai seni bela diri.“Malah bertemu dengan ahli!” gumam Hayden, lalu mempercepat gerakannya.Hayden segera memanjat ke atas pohon besar. Sama seperti saat bermain dengan Kakek Kedua, dia melompat dari satu pohon ke pohon lainnya. Gerakannya sangat lincah bak monyet saja.Beberapa saat kemudian, Hayden melompat menuruni pohon untuk menghalangi langkah orang tersebut. Oran

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2438

    Naomi menghubungi wali kelas. Kemudian, dia baru tahu masalah Caden diam-diam meminta izin untuk anak-anak.Naomi mendapat kabar bahwa Caden sedang membawa anak-anak ke toko ayam goreng. Anak-anak sangat menyukai ayam goreng, itulah sebabnya mereka masih belum berpisah saat ini.Naomi sungguh kehabisan kata-kata. Minta izin sekolah hanya demi makan ayam goreng!“Caden!” Naomi menatap ponsel dengan menggertakkan giginya.Camila yang duduk di seberang Naomi bertanya, “Ada apa?”Naomi berkata, “Dia diam-diam minta izin buat anak-anak, lalu bawa mereka makan ayam goreng.”Camila langsung memuncratkan air lemon yang baru diminumnya. Dia segera mengambil tisu untuk menyeka mulutnya, lalu berkata dengan tersenyum, “Apa yang lagi dia pikirkan?”Raut wajah Naomi berubah muram. “Apa lagi, minta diberi pelajaran kali.”Camila berkata, “Setelah berubah menjadi status ayah, tetap saja nggak bisa diandalkan. Aku kira hanya Dylan saja yang nggak bisa diandalkan, ternyata Pak Caden juga sama saja.”Na

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status