Share

Bab 1405

Penulis: Erlina
Nada bicara Kevin sangat serius. “Alkohol di dalam gudang itu adalah koleksi dari para leluhur Keluarga Hermanto. Hanya orang yang sudah berkeluarga baru diperbolehkan untuk mendapatkan kunci. Sekarang Papa duluan menyerahkan kunci kepadamu supaya kamu bisa mengejar Camila. Kamu mesti berusaha. Jangan sia-siakan jerih payah ayahku!”

Dylan merasa agak bersalah. Demi mengejar Camila, Kevin malah mengeluarkan barang berharga seperti ini!

Iya, Dylan merasa agak bersalah, tapi tidak tergolong banyak juga. Dia lebih merasa gembira! Hanya dengan berbohong, dia bahkan mendapatkan kunci gudang koleksi alkohol!

Saat ini, Dylan masih tidak tahu apa yang akan dia korbankan akibat kebohongan ini. Dia tidak berhenti mengangguk. “Kamu tenang saja. Dengan adanya dukungan kamu dan Mama, aku pasti akan mendapatkan Camila, menjadikan Camila sebagai bagian dari keluargaku!”

Kevin langsung menepuk pahanya. Dia merasa lebih gembira daripada menandatangani kontrak triliunan.

“Bagus! Papa yakin kamu bisa!”

D
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2451

    Pada saat yang sama, di rumah seorang petani di dekat Gunung Giana.Anjas menggebrak meja dengan telapak tangannya. Dia sungguh merasa murka saat ini.“Sialan, si Caden itu benar-benar nggak tahu diri. Dia pikir setelah membunuh Winston, dia bisa berkuasa penuh sendirian? Kalau bukan karena didukung oleh polisi Negara Carika, sebesar apa juga kemampuannya sampai berani bertingkah di Segitiga Emas?”“Bos Eza kita bukan buronan seperti Winston. Kalau dia berani menghalangi jalan rezeki kita, Bos Eza bisa membunuhnya kapan saja!”“Bukan cuma dia saja, sisa keturunan Keluarga Juanda itu juga akan mati dengan sangat mengenaskan!”Bawahan berkata dengan kening berkerut, “Masalah terasa agak janggal. Hari ini bukan Pak Caden naik ke gunung, yang naik gunung itu putra keduanya, namanya Hayden, tahun ini dia baru berusia enam tahun saja.”Raut wajah Anjas menjadi murung. “Apa dia naik gunung sendiri?”“Emm.”“Apa … kamu yakin? Anak kecil mana yang akan main di gunung terlantar sendirian? Apa si

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2450

    Tidak masalah jika mengabaikan diri sendiri, intinya tidak boleh mengabaikan anggota keluarga. Andrew tidak ingin membuat Tiara bersedih.Selain itu, ada Caden dan pihak kepolisian di Kota Jawhar. Sepertinya tidak masalah juga kalau Andrew tidak pulang.Andrew mengangkat tangannya mengusap kepala Tiara dengan perlahan. “Aku nggak usah pulang. Aku telepon dulu.”Tiara merasa gembira. “Emm, kamu telepon saja. Aku tunggu kamu.”Ujung bibir Andrew melengkung ke atas. “Oke.”Di Kota Jawhar.Sekarang waktu sudah menunjukkan pukul delapan malam. Caden mengangkat sebuah telepon. “Halo, Pak Caden, aku Rudy, kepala tim pemberantasan obat terlarang. Tadi Andrew sudah telepon aku dan memberi tahu apa yang terjadi. Apa kita bisa bicarakan dengan detail?”“Emm ….”Beberapa saat kemudian, Caden mengakhiri panggilan, lalu kembali ke ruang baca.Hayden segera bertanya, “Apa katanya?”Ekspresi Caden kelihatan serius. “Aku sudah berhubungan dengan pihak kepolisian. Polisi bukan hanya mau menangkap orangn

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2449

    Caden berkata, “Aku sudah menduganya. Kamu jangan emosional dulu. Kamu dan Tiara nikmati liburan kalian sana. Aku akan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mengatasi masalah ini. Aku telepon cuma ingin tanya kamu, siapa yang seharusnya aku hubungi?”Andrew sangat akrab dengan polisi yang memburu pengedar obat terlarang dan juga sangat memahami mereka. Dia pasti tahu jelas mana yang baik dan mana yang jahat.Setelah identitas Andrew terbongkar, petinggi dari departemen pemberantas obat terlarang sering menghubunginya untuk menunjukkan rasa kepedulian dan juga menjalin hubungan baik dengannya.Keluarga Juanda adalah keluarga pahlawan yang seluruh anggotanya gugur demi negara. Andrew berasal dari garis keturunan yang bersih dan terhormat. Di dalam darahnya mengalir kejujuran dan keberanian yang dimiliki Tristan. Dia benar-benar bibit yang sangat unggul.Mereka selalu ingin mengaktifkan kembali nomor lencana polisi Tristan dan mewariskannya kepada Andrew. Namun sikap Andrew sangat te

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2448

    Braden menelusuri sekilas informasi tentangnya, lalu menoleh ke arah Caden untuk berkata, “Dia itu pengawal andalan Anjas. Kalau dia berada di sini, berarti Anjas juga ada di sini. Selama ada Anjas, pasti akan ada transaksi jual beli obat terlarang.”Iblis itu tidak mungkin meluangkan waktunya untuk berliburan ke Kota Jawhar!Caden yang berwajah dingin itu terdiam beberapa detik. “Kalian nggak usah ikut campur dalam masalah ini. Aku akan menanganinya.”Hayden segera bertanya, “Papa, apa rencanamu untuk mengatasinya?”Caden berkata, “Serahkan kepada pihak polisi.”Seandainya Andrew sedang berada di sini, Caden pasti akan menyuruh Andrew untuk mengatasi masalah ini. Sebab, Andrew pintar dalam memberi pelajaran kepada orang-orang seperti itu. Hanya saja, sekarang Andrew sedang tidak berada di tempat, menyerahkan masalah ini untuk ditangani pihak kepolisian adalah keputusan yang paling tepat.Rayden malah mengerutkan keningnya. Dia kelihatan tidak tenang. “Papa, mereka itu komplotan krimin

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2447

    Di ruang baca lantai atas.Anak-anak masih sedang meneliti orang aneh di Gunung Giana. Jayden duduk di depan rangka lukisan sembari memegang pensil. Hayden yang berdiri di samping mendeskripsikannya. Braden dan Rayden pun menunggu hasil dengan tenang.“Bukan, ada yang salah dengan bagian ini. Alisnya sepertinya lebih tebal, matanya ….”Berhubung orang itu menutup wajahnya dengan masker, Hayden juga tidak bisa mendeskripsikan kelima indra dengan sempurna. Dia hanya bisa mendeskripsikan alis dan matanya saja.Hayden dan Jayden telah sibuk selama beberapa saat. Setelah merevisi berkali-kali, akhirnya terjadi hasil akhirnya!“Iya, dia orangnya! Penampilannya seperti ini!”Braden dan Rayden menatap lukisan itu.Hayden bertanya dengan girang, “Kak, apa kalian kenal siapa orang itu?”Braden dan Rayden menatap beberapa saat, lalu menggeleng secara serempak. “Nggak kenal dan nggak pernah bertemu.”Hayden merasa syok. “Apa kalian berdua nggak merasa familier dengannya?”“Nggak.”Hayden bertanya

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2446

    Braden, Hayden, Jayden, dan Rayden berlari kemari. “Mama, kita mainnya di lantai atas saja.”Naomi tidak tahu bahwa mereka sedang buru-buru ingin melukis gambar portrait. Dia pun mengangguk. “Pergi sana. Aku akan panggil kalian setelah makan malam selesai dimasak.”“Emm.” Anak-anak serempak meninggalkan halaman belakang, meninggalkan Baby bermain dengan Angel.Angel sedang melompat di atas rerumputan. Baby juga mengejar langkahnya. Caden dan Naomi sedang duduk di ayunan untuk melihat mereka.Caden bertanya dengan suara kecil, “Apa malam ini kamu benar-benar nggak pulang bersamaku?”Naomi membalas dengan pasti, “Emm.”Caden menarik tangan Naomi, lalu memainkannya. “Jadi, apa aku boleh tinggal di sini?”Naomi menggigit bibirnya. “Apa kamu merasa kamu bisa tinggal di sini?”“Bisa saja. Kamu dan anak-anak saja tinggal di sini. Bukannya akan sangat kasihan kalau aku pulang sendiri? Aku bisa tinggal di kamar tamu juga.”“Kalau begitu, kamu ngomong sama Papa saja.”“Aku … nggak berani. Kamu

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status