Share

Bab 1432

Author: Erlina
Namun setelah Braden menyelidiki beberapa saat, dia masih tidak menemukan petunjuk apa pun. Kedua kakek buyut itu bagai telah menghilang dari peredaran saja ….

Sesuai logika, Kakek Buyut Keempat adalah peretas. Wajar kalau kesulitan untuk menyelidikinya. Namun, Braden tahu dengan identitas Kakek Buyut Pertama. Kenapa dia tidak berhasil menemukan informasi apa pun mengenainya?

Nenek Buyut berkata, Kakek Buyut Pertama ada sedikit urusan keluarga. Dia butuh bantuan Kakek Buyut Keempat. Itulah sebabnya dia mengajak Kakek Buyut Keempat untuk menuruni gunung bersama. Hanya saja, setelah menyelidiki keluarganya Kakek Buyut Pertama, tidak ditemukan telah terjadi sesuatu, juga tidak ditemukan jejak Kakek Buyut Pertama pernah pulang ke rumah.

Braden mengerutkan keningnya. Dia duduk di depan laptop dengan terdiam dalam waktu lama. Saat kedengaran suara dari luar pintu, Braden baru menghela napas panjang, menutup laptop, lalu pergi membasuh tubuhnya.

Pada pukul 8 pagi, Joseph dan Maria membawa a
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (1)
goodnovel comment avatar
last name
kok sering angoing jd mls baca
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2449

    Caden berkata, “Aku sudah menduganya. Kamu jangan emosional dulu. Kamu dan Tiara nikmati liburan kalian sana. Aku akan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mengatasi masalah ini. Aku telepon cuma ingin tanya kamu, siapa yang seharusnya aku hubungi?”Andrew sangat akrab dengan polisi yang memburu pengedar obat terlarang dan juga sangat memahami mereka. Dia pasti tahu jelas mana yang baik dan mana yang jahat.Setelah identitas Andrew terbongkar, petinggi dari departemen pemberantas obat terlarang sering menghubunginya untuk menunjukkan rasa kepedulian dan juga menjalin hubungan baik dengannya.Keluarga Juanda adalah keluarga pahlawan yang seluruh anggotanya gugur demi negara. Andrew berasal dari garis keturunan yang bersih dan terhormat. Di dalam darahnya mengalir kejujuran dan keberanian yang dimiliki Tristan. Dia benar-benar bibit yang sangat unggul.Mereka selalu ingin mengaktifkan kembali nomor lencana polisi Tristan dan mewariskannya kepada Andrew. Namun sikap Andrew sangat te

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2448

    Braden menelusuri sekilas informasi tentangnya, lalu menoleh ke arah Caden untuk berkata, “Dia itu pengawal andalan Anjas. Kalau dia berada di sini, berarti Anjas juga ada di sini. Selama ada Anjas, pasti akan ada transaksi jual beli obat terlarang.”Iblis itu tidak mungkin meluangkan waktunya untuk berliburan ke Kota Jawhar!Caden yang berwajah dingin itu terdiam beberapa detik. “Kalian nggak usah ikut campur dalam masalah ini. Aku akan menanganinya.”Hayden segera bertanya, “Papa, apa rencanamu untuk mengatasinya?”Caden berkata, “Serahkan kepada pihak polisi.”Seandainya Andrew sedang berada di sini, Caden pasti akan menyuruh Andrew untuk mengatasi masalah ini. Sebab, Andrew pintar dalam memberi pelajaran kepada orang-orang seperti itu. Hanya saja, sekarang Andrew sedang tidak berada di tempat, menyerahkan masalah ini untuk ditangani pihak kepolisian adalah keputusan yang paling tepat.Rayden malah mengerutkan keningnya. Dia kelihatan tidak tenang. “Papa, mereka itu komplotan krimin

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2447

    Di ruang baca lantai atas.Anak-anak masih sedang meneliti orang aneh di Gunung Giana. Jayden duduk di depan rangka lukisan sembari memegang pensil. Hayden yang berdiri di samping mendeskripsikannya. Braden dan Rayden pun menunggu hasil dengan tenang.“Bukan, ada yang salah dengan bagian ini. Alisnya sepertinya lebih tebal, matanya ….”Berhubung orang itu menutup wajahnya dengan masker, Hayden juga tidak bisa mendeskripsikan kelima indra dengan sempurna. Dia hanya bisa mendeskripsikan alis dan matanya saja.Hayden dan Jayden telah sibuk selama beberapa saat. Setelah merevisi berkali-kali, akhirnya terjadi hasil akhirnya!“Iya, dia orangnya! Penampilannya seperti ini!”Braden dan Rayden menatap lukisan itu.Hayden bertanya dengan girang, “Kak, apa kalian kenal siapa orang itu?”Braden dan Rayden menatap beberapa saat, lalu menggeleng secara serempak. “Nggak kenal dan nggak pernah bertemu.”Hayden merasa syok. “Apa kalian berdua nggak merasa familier dengannya?”“Nggak.”Hayden bertanya

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2446

    Braden, Hayden, Jayden, dan Rayden berlari kemari. “Mama, kita mainnya di lantai atas saja.”Naomi tidak tahu bahwa mereka sedang buru-buru ingin melukis gambar portrait. Dia pun mengangguk. “Pergi sana. Aku akan panggil kalian setelah makan malam selesai dimasak.”“Emm.” Anak-anak serempak meninggalkan halaman belakang, meninggalkan Baby bermain dengan Angel.Angel sedang melompat di atas rerumputan. Baby juga mengejar langkahnya. Caden dan Naomi sedang duduk di ayunan untuk melihat mereka.Caden bertanya dengan suara kecil, “Apa malam ini kamu benar-benar nggak pulang bersamaku?”Naomi membalas dengan pasti, “Emm.”Caden menarik tangan Naomi, lalu memainkannya. “Jadi, apa aku boleh tinggal di sini?”Naomi menggigit bibirnya. “Apa kamu merasa kamu bisa tinggal di sini?”“Bisa saja. Kamu dan anak-anak saja tinggal di sini. Bukannya akan sangat kasihan kalau aku pulang sendiri? Aku bisa tinggal di kamar tamu juga.”“Kalau begitu, kamu ngomong sama Papa saja.”“Aku … nggak berani. Kamu

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2445

    Rayden bertanya, “Apa Hayden nggak bawa kamera mini ketika pergi ke pegunungan?”Hayden mengangkat pundaknya tanda tidak berdaya. “Aku lupa, tapi cara yang diusulkan Kak Braden tadi itu boleh juga. Suruh Jayden lukiskan sosok orang itu, nanti kita teliti bersama.”Raut wajah Jayden menjadi berkerut. “Tapi, aku nggak bawa pensil untuk melukis. Gimana dong?”Hayden berkata, “Kalau begitu, lukisnya di rumah saja. Kita juga nggak buru-buru.”Jayden mengangguk. “Emm.”…Saat ayah dan anak-anak kembali ke rumah, Joseph dan Maria sedang mempersiapkan makan malam di dapur.Begitu memasuki rumah, anak-anak menyapa mereka, “Kakek, Nenek!”Joseph yang mengenakan celemek itu berjalan keluar dapur sembari mengambil centongan di tangan. “Eh, kalian sudah pulang.”Jayden dan Baby berlari untuk memeluk pahanya. “Kakek masak apa?”“Semuanya makanan kesukaan kalian. Ada sayap ayam kesukaan Baby dan juga tumis daging kesukaan Jayden. Ada juga tumis cumi-cumi kesukaan Hayden, telur tomat kesukaan Braden,

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2444

    Braden berkata dengan serius, “Boleh-boleh saja meminjammu, tapi kamu mesti mengembalikannya! Kalau kamu nggak sanggup mengembalikannya di kemudian hari, kamu mesti menjamin dengan sesuatu.”Hayden segera mengangguk. “Nggak masalah!”Braden bertanya, “Kamu mau berapa?”Hayden berpikir sejenak. “Dua juta, deh!”Braden bertanya, “Dua … juta?”“Emm!”“Apa kamu yakin cuma dua juta?”“Yakin! Kenapa? Terlalu banyak atau sedikit?”Braden tidak berpikir kebanyakan. “Ya sudah dua juta saja. Aku akan pinjamkan kepadamu.”Hayden merasa sangat gembira. Dia terus mengangguk. “Kamu investasikan semuanya ke proyek barumu itu! Kak, berapa keuntungan yang bisa aku dapatkan dari uang dua juta?”Braden berterus terang, “Sekarang masih belum bisa disimpulkan.”Jayden berkata, “Kak, aku juga mau investasi.”Baby juga ikut meramaikan. “Kak Braden, aku juga mau investasi.”Braden mengangguk. “Boleh, kalian sebutkan saja angkanya. Aku akan mencatatnya. Nanti aku akan bagi dividen sesuai dengan nilai investasi

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status