Share

Bab 2458

Penulis: Erlina
Wali kelas masih menjelaskan, “Bu Naomi nggak izinkan aku untuk beri tahu masalah dia tahu masalah ini, makanya aku nggak hubungi kamu. Mengenai izin hari ini … kalau sampai Bu Naomi telepon lagi, apa yang harus aku katakan?”

Caden berucap, “Nanti, aku akan bahas masalah ini sama dia. Kamu nggak usah masukin masalah semalam ke hati, cuma masalah sepele saja.”

Usai mendengar, akhirnya wali kelas merasa lega. Namanya juga Caden, siapa pun tidak ingin menyinggungnya.

“Oke, oke, aku tahu.”

Setelah mengakhiri panggilan, Caden menyipitkan matanya menatap laman obrolannya dengan Naomi. Dia berpikir sejenak, lalu mengirim pesan kepada Naomi. [ Istriku, kamu lagi ngapain? ]

Beberapa saat kemudian, Naomi langsung menghubunginya. “Tadi aku lagi ikatin rambut Baby. Kamu, Braden, Hayden, dan Rayden kira-kira jam berapa sampai ke sini?”

Dalam kondisi normal, Caden akan membawa ketiga anak-anak untuk singgah rumah dulu, lalu menjemput Baby dan Jayden untuk pergi ke sekolah bersama.

Caden berkata, “Ka
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2459

    Kening Naomi berkerut. “Apanya yang salah?”Caden mengatakan, “Pertama, aku bersalah sama istriku. Kedua, aku sudah mengarahkan anak-anak ke jalan yang salah.”Naomi menyipitkan bola matanya. “Coba kamu jelaskan lagi.”Caden menunjukkan sikap mengakui kesalahannya. Dia tidak menjelaskan, melainkan duluan mengakui kesalahannya. “Aku sudah berbohong dengan istriku. Aku membelakangi istriku diam-diam minta izin bolos buat anak-anak. Aku nggak dengar apa kata istriku, bahkan mengecewakan kepercayaan istriku. Aku bersalah terhadap istriku.”“Anak-anak sedang di usia memupuk kebiasaan. Aku sebagai ayah, bukannya menyemangati mereka untuk giat belajar, malah membawa mereka pergi main-main di jam sekolah. Aku sudah memberikan perasaan ‘sekolah itu bukan hal wajib’. Aku sudah mengarahkan anak-anak ke jalan yang salah.”“Aku bukan seorang suami dan ayah yang baik. Aku sudah bersalah! Aku sudah merenungkan permasalahanku. Aku juga menyadari betapa buruknya perilakuku! Aku benar-benar sudah menyad

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2458

    Wali kelas masih menjelaskan, “Bu Naomi nggak izinkan aku untuk beri tahu masalah dia tahu masalah ini, makanya aku nggak hubungi kamu. Mengenai izin hari ini … kalau sampai Bu Naomi telepon lagi, apa yang harus aku katakan?”Caden berucap, “Nanti, aku akan bahas masalah ini sama dia. Kamu nggak usah masukin masalah semalam ke hati, cuma masalah sepele saja.”Usai mendengar, akhirnya wali kelas merasa lega. Namanya juga Caden, siapa pun tidak ingin menyinggungnya.“Oke, oke, aku tahu.”Setelah mengakhiri panggilan, Caden menyipitkan matanya menatap laman obrolannya dengan Naomi. Dia berpikir sejenak, lalu mengirim pesan kepada Naomi. [ Istriku, kamu lagi ngapain? ]Beberapa saat kemudian, Naomi langsung menghubunginya. “Tadi aku lagi ikatin rambut Baby. Kamu, Braden, Hayden, dan Rayden kira-kira jam berapa sampai ke sini?”Dalam kondisi normal, Caden akan membawa ketiga anak-anak untuk singgah rumah dulu, lalu menjemput Baby dan Jayden untuk pergi ke sekolah bersama.Caden berkata, “Ka

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2457

    Ekspresi Liman terlihat tenang. Dia tidak menjawab pertanyaan pria itu, melainkan hanya berkata, “Aku mau ngomong langsung sama Bos Eza.”Kening pria itu berkerut. Dia menatap Liman sejenak. “Kamu kembali istirahat di kamar dulu. Aku akan kabari kamu begitu ada kabar.”Liman mengangguk, lalu membalikkan tubuhnya berjalan pergi.Setelah asisten pria itu melihat Liman telah berjalan pergi, dia memasuki ruang tamu. “Bos, gimana Liman bisa tahu kamu bukan bos asli?”Kening si pria semakin berkerut saja. “Aku juga nggak tahu dari mana dia menyadarinya!”Asisten bertanya lagi, “Sebenarnya dia benar-benar tahu atau dia lagi menjebak kita?”Pria itu berkata dengan nada dingin, “Apa masih perlu ditanyakan lagi? Ekspresinya sudah sangat jelas! Dia benar-benar tahu rahasia kita!”Asisten berucap dengan kening berkerut, “Aku merasa dia cukup berbahaya, nggak disangka dia akan begitu mengerikan, dia bahkan tahu kamu lagi menyamar. Bos, sebenarnya siapa si Liman itu?”Pria itu menghela napas berat.

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2456

    Caden tidak peduli jika para pengedar obat terlarang dendam terhadapnya. Lagi pula, setelah masalah Winston terekspos, mereka telah mengincar nyawanya. Satu-satunya yang membuat Caden tidak tenang atas masalah malam ini adalah Hayden ….Hayden masih kecil, tetapi telah menjadi incaran orang jahat! Namun setelah dipikir-pikir, semuanya juga bukan masalah. Dengan karakter Hayden yang pemberani dan benci dengan kejahatan itu, cepat atau lambat pasti akan konflik dengan orang-orang jahat itu.Anak-anak sangat berbakat. Mereka ditakdirkan tidak mungkin bisa hidup seperti orang biasa. Ada banyak misi di diri mereka masing-masing!Caden, Andrew, dan Steven akan semakin tua. Anak-anak juga akan tumbuh dewasa. Kelak, anak-anak mesti menanggung semuanya sendiri! Jadi, tidak masalah jika Hayden memiliki konflik dengan mereka.Putih berbaring di samping tubuh Hayden. Dia merasakan Caden terus menatap mereka. Ia mengangkat kepalanya menatap Caden dengan penasaran.Caden pun tersenyum. Dia pergi mel

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2455

    Setelah Hayden mengomel dengan kesalnya, dia mengirim pesan kepada Caden. [ Papa, Putih sudah menemukan tempat persembunyian mereka. Ada lima orang di dalam ruang makam dan ada banyak obat terlarang di dalamnya! ]Caden membalas. [ Aku sudah mengerti. Kamu dan Putih pulang dulu. Sisanya serahkan kepada pihak kepolisian saja. ]Hayden membalas dengan tidak rela. [ Oke. ]Setelah beberapa menit kemudian, Hayden telah kembali ke Vila Maison. Begitu melihat Caden, Braden, dan Rayden, dia pun mulai mengomel, “Kata Putih, mereka telah menumpuk banyak obat terlarang di dalam ruang makam. Kalau sampai obat-obatan itu beredar di Kota Jawhar, bukannya ada banyak orang yang akan celaka! Menjengkelkan sekali!”“Selain itu, mereka semua angkuh sekali. Mereka bahkan kepikiran untuk memberi pelajaran kepadaku dan Papa! Kalau bukan karena takut akan merusak rencana pihak kepolisian, aku pasti nggak akan melepaskan mereka!”Braden berkata, “Kamu memang bukan bermaksud, tapi mereka memang merasa waswas

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2454

    “Bos, gimana kalau kita sekalian habisi si Caden?”“Ada begitu banyak orang di pasar gelap yang ingin membeli nyawanya. Kita habisi dia saja. Kita juga bisa dapat pemasukan tambahan.”Anjas sedang menggantung rokok tebal di dalam mulutnya. Di tangannya pun terlihat sebuah cincin giok besar. Tatapannya kelihatan sangat meremehkan. “Nggak usah hiraukan dia dulu. Bos Eza sangat mementingkan transaksi kali ini. Kita bahas lagi setelah misi kali ini selesai.”Para bawahan segera mengangguk. Salah satu di antaranya berkata, “Ada lagi bocah tengik yang bernama Hayden itu. Dia juga mesti diberi sedikit pelajaran. Dia yang sudah membuatku takut selama ini!”“Bocah itu memang harus diberi pelajaran! Serahkan kepadaku. Aku akan biarkan dia merasakan apa yang dinamakan hidup bagai di neraka!”Anjas mengisap rokok. Tatapannya seketika kelihatan galak. “Kelak kita akan punya kesempatan untuk beri pelajaran kepadanya!”Hayden sedang berdiri di atas pohon sembari menggigit bibirnya. Para berengsek itu

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status