Share

Bab 573

Penulis: Erlina
Naomi berusaha menenangkan dirinya dan menjelaskan, "Aku nggak menyangka mereka berempat begitu kekanak-kanakan. Keempat anak itu melihat belakangan ini kita cukup akur. Jadi, mereka mengira kamu menyukaiku."

Naomi melanjutkan, "Anak-anak nggak paham masalah orang dewasa. Kamu nggak usah khawatir dan jangan buat perhitungan dengan mereka. Aku sudah jelaskan pada anak-anak. Mereka ...."

Caden menyela, "Bagaimana kamu menjelaskan pada mereka?"

Naomi menyahut, "Aku bilang kita berdua nggak punya hubungan apa-apa."

"Nggak punya hubungan apa-apa?" timpal Caden.

Naomi tanpa sadar menelan ludah. Mereka berdua pernah berhubungan intim dan punya anak. Sepertinya memang kurang cocok jika mengatakan mereka tidak punya hubungan apa-apa. Bahkan, mereka berciuman di ruang kerja beberapa jam yang lalu ....

Wajah Naomi memerah. Dia berucap, "Maksudku, kamu nggak menyukaiku. Bukannya kamu nggak menyukaiku?"

Selesai bicara, Naomi diam-diam mengamati Caden. Dia ingin mendengar jawabannya. Caden menyipitk
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (3)
goodnovel comment avatar
Arimba Musik
lama lama malas baca kisah ini....sdh bab 5ratusan tp msh lom jelas arah nya...caaapeeeekkkkkkkk baca nya....
goodnovel comment avatar
Inda Yati
cerita nya bikin bete muter muter di t4
goodnovel comment avatar
Inda Yati
iya gak di bikin finis trus bikin cerita baru Thor
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2441

    Hayden menggeleng. “Nggak mirip!”Caden tidak merasa syok. Dia memperlihatkan foto Liman yang sedang mengenakan masker. “Apa mirip sama dia?”Hayden menggeleng lagi. “Nggak mirip juga!”Caden bertanya, “Apa kamu nggak kepikiran siapa dia? Di mana kamu pernah melihatnya?”Hayden berpikir sejenak, lalu membalas dengan kening berkerut, “Aku nggak kepikiran.”Kali ini, ekspresi Caden berubah serius. Tiba-tiba muncul seorang master di Kota Jawhar, bahkan bersembunyi di Gunung Giana. Hayden juga merasa familier dengannya … siapa orang itu?Beberapa saat kemudian, Putih pun telah kembali.Hayden langsung bertanya, “Gimana Putih? Apa kamu menemukannya?”Putih menjulurkan lidahnya kepada Hayden. Hayden sungguh merasa putus asa.Caden bertanya, “Apa kata Putih?”Hayden menjawab, “Putih menepati janjinya, hanya masuk sampai ke pintu batu pertama. Ia nggak masuk ke dalam, jadi dia nggak menemukan jejak kaki orang itu! Seharusnya dia masuk ke dalam.”Caden berkata, “Nanti kita lihat apa kata orang-

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2440

    “Papa, kamu utus anggotamu ke Gunung Giana. Aku menyadari ada orang yang sangat aneh di sini.”Caden baru saja membawa Baby dan Jayden ke taman bermain. Usai mendengar, dia pun merasa bingung. “Siapa?”Hayden membalas, “Nggak tahu. Dia pakai masker, jadi aku nggak bisa melihat wajahnya dengan jelas, tapi aku merasa agak familier sama dia, tapi sepertinya juga nggak terlalu familier. Hanya saja, aku bisa memastikan dia cukup hebat dalam seni bela diri. Seharusnya selevel dengan Paman Andrew.”Caden mengernyitkan keningnya. “Kalian sempat bertarung?”Hayden mengangguk. “Emm! Aku dipantau dia sejak memasuki gunung. Dia terus mengamatiku, mewaspadaiku, dan bersikap nggak bersahabat! Tadinya aku ingin menyuruh Putih untuk melihat kondisi. Alhasil, baru saja aku selesai berbicara dengan Putih, dia malah melarikan diri.”“Setelah aku mengejarnya dan bertanya sama dia, dia malah nggak menjawab, melainkan langsung turun tangan. Kami pun bertarung sebentar. Setelah dia menyadari dia nggak sanggu

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2439

    Putih juga menyadari ada mara bahaya. Ia menengadah kepalanya, lalu menjulurkan lidahnya. Ia menatap ke depan dengan penuh waspada.Hayden berlagak tidak terjadi apa-apa, melanjutkan langkahnya ke atas gunung. Dia berjalan sembari berbisik ringan dengan Putih.Putih menjulurkan lidahnya. Baru saja ia hendak melompat dari tubuh Hayden, sepasang mata itu tiba-tiba mulai bergerak dengan cepat. Sepertinya pria itu menyadari sesuatu. Dia pun mempercepat langkahnya untuk berlari ke dalam pegunungan.Hayden terbengong sejenak. Dia segera mengejar ke sana! Orang itu berlari dengan sangat kencang. Dapat diketahui bahwa dia menguasai seni bela diri.“Malah bertemu dengan ahli!” gumam Hayden, lalu mempercepat gerakannya.Hayden segera memanjat ke atas pohon besar. Sama seperti saat bermain dengan Kakek Kedua, dia melompat dari satu pohon ke pohon lainnya. Gerakannya sangat lincah bak monyet saja.Beberapa saat kemudian, Hayden melompat menuruni pohon untuk menghalangi langkah orang tersebut. Oran

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2438

    Naomi menghubungi wali kelas. Kemudian, dia baru tahu masalah Caden diam-diam meminta izin untuk anak-anak.Naomi mendapat kabar bahwa Caden sedang membawa anak-anak ke toko ayam goreng. Anak-anak sangat menyukai ayam goreng, itulah sebabnya mereka masih belum berpisah saat ini.Naomi sungguh kehabisan kata-kata. Minta izin sekolah hanya demi makan ayam goreng!“Caden!” Naomi menatap ponsel dengan menggertakkan giginya.Camila yang duduk di seberang Naomi bertanya, “Ada apa?”Naomi berkata, “Dia diam-diam minta izin buat anak-anak, lalu bawa mereka makan ayam goreng.”Camila langsung memuncratkan air lemon yang baru diminumnya. Dia segera mengambil tisu untuk menyeka mulutnya, lalu berkata dengan tersenyum, “Apa yang lagi dia pikirkan?”Raut wajah Naomi berubah muram. “Apa lagi, minta diberi pelajaran kali.”Camila berkata, “Setelah berubah menjadi status ayah, tetap saja nggak bisa diandalkan. Aku kira hanya Dylan saja yang nggak bisa diandalkan, ternyata Pak Caden juga sama saja.”Na

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2437

    Caden menatap mereka berdua dengan tatapan penuh kasih sayang, kemudian dia melihat Braden dan Rayden. “Kenapa kalian berdua mau minta izin juga?”Braden menjawab, “Aku tertarik dengan sebuah proyek. Aku berencana untuk menginvestasikannya. Selagi ada waktu hari ini, aku ingin memahaminya.”Rayden berkata, “Belakangan ini muncul orang baru dalam dunia peretas. Aku dan Kakek Buyut Keempat sangat tertarik. Aku ingin membongkar identitasnya.”Caden merasa heran. “Orang baru? Apa dari Negara Carika?”Caden tidak penasaran dengan proyek baru yang dikatakan Rayden, sebab memang banyak proyek baru di dalam dunia bisnis. Lagi pula, yang Rayden mainkan adalah “uang”, hasil dari investasinya ada dua, kalau tidak rugi, ya berarti untung. Pengaruhnya terhadap Rayden tidak terlalu besar. Hanya saja, tidaklah biasa jika ada orang baru di dunia peretas.Di dunia ini ada begitu banyak peretas, tetapi yang mampu menarik perhatian sekaligus Kakek Keempat dan Rayden jelas adalah orang yang benar-benar be

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2436

    Baby merasa kaget. “Kenapa nggak pergi sekolah? Apa Kak Hayden sakit?”Jayden juga kelihatan khawatir. “Kak Hayden, apa kamu merasa nggak enak badan?”Mereka semua tahu Naomi tidak akan mengizinkan mereka mengambil izin dengan gampangnya, kecuali sedang sakit atau ada urusan yang sangat mendadak. Namun, belakangan ini tidak ada masalah yang sangat penting di sekitar mereka! Itu berarti Hayden sedang sakit!Hayden mengusap kepala mungil Baby, lalu berkata pada Jayden dengan tersenyum, “Jangan khawatir. Kak Hayden nggak sakit. Kondisi tubuh Hayden baik-baik saja.”Baby merasa heran. “Kalau nggak sakit, kenapa malah ambil izin? Apa kamu nggak takut bokongmu dipukul Mama?”Hayden berkata, “Mama nggak akan tahu.”Jayden berkata, “Guru punya nomor telepon Mama. Kalau kamu nggak masuk kelas, guru akan telepon Mama. Nanti semuanya akan terbongkar.”Hayden memalingkan kepalanya untuk menatap Caden. “Papa akan atur semuanya dengan baik. Benar, ‘kan, Papa?”Caden menjawab, “Emm ….”Anak-anak lang

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status