Share

Pecat

Pagi harinya, suhu tubuh Raka sudah sedikit menurun padahal anaknya itu semalam tidak makan juga tidak minum obat. Savira yang baru saja selesai memasak bubur untuk Raka pun langsung menghela napasnya lega. Savira benar-benar khawatir saat tahu anaknya demam. Sudah sangat lama Raka tidak merasakan sakit yang namanya demam dan semalam baru pertama kalinya setelah sekian lama, bersyukur Raka tidak dibawa ke rumah sakit.

Janda satu anak itu langsung duduk di sisi ranjang, dengan pelan dan lembut, dia membangunkan Raka untuk makan.

"Bangun dulu, Sayang."

Raka mengerjap berkali-kali, menyesuaikan cahaya yang masuk ke dalam retina matanya. Ketika dirasa matanya telah menyesuaikan cahaya yang masuk di matanya, Raka pun bangun dibantu oleh Savira.

"Makan dulu, baru minum obat," ucap Savira membuat Raka menganggukkan kepalanya.

Savira mulai menyuapi Raka. Savira sangat bersyukur karena an

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status