Share

CHAPTER 13

Author: Deyana
last update publish date: 2026-10-27 12:03:11

Hari yang di nanti pun tiba, hari ini turnamen basket akan di mulai, dan acara akan dibuka oleh tim pemandu sorak yang di ketuai oleh Elara.

Saat ini Elara dan rekan nya sedang berada di ruangan khusus tim pemandu sorak.

"Oke kalian siap-siap, karena kita akan tampil satu jam lagi. " ucap Elara yang di angguki oleh semua nya termasuk Selena dan kedua teman nya.

Elara sendiri segera pergi keluar untuk melapor pada pelatih jika tim nya sudah di persiapkan segala nya.

"Dia udah pergi, ayo. " a
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Bangkit nya Gadis Gemuk   CHAPTER 20

    Sabrina membawa Ethan ke markas nya, karena dia akan melacak Elara dengan ponsel yang di bawa Elara. "Nona Elara mengirim pesan. " ucap seorang pria melihat warna merah pada layar di hadapan nya. "Dimana lokasi nya.? " tanya Sabrina dengan cepat. "Sebentar akan saya lihat lebih jelas. " jawab pria itu yang segera mencari titik lokasi nya. "Bangunan tua terbengkalai di sudut barat kota ini. " ucap pria itu. Sabrina pun mengangguk dan segera menyiapkan pasukan untuk menyelematkan keponakan nya. "Ethan tetap di dekat tante, dan juga bawa ini untuk jaga-jaga. " ucap Sabrina memberikan Ethan belati kecil. "Iya tante. " jawab Ethan yang sangat takjub dengan ketangkasan tante Sabrina dan juga aura kepemimpinan tante Sabrina. Mereka pun pergi dengan banyak mobil, Sabrina tidak akan membiarkan satu tikus pun lolos karena sudah berani mengusik keponakan nya. Di sisi Elara sendiri masih tidak takut dengan Selena, kalaupun hari ini dia mati ditangan Selena setidak nya dia tak pernah tund

  • Bangkit nya Gadis Gemuk   CHAPTER 19

    Elara yang sedang tertidur pulas tiba-tiba terbangun karena mendengar suara orang membuka pintu rumah nya. "Ga mungkin tante Sabrina. " gumam Elara yang segera meraih ponsel yang di berikan tante Sabrina dan menyelipkan di kantong baju nya, Elara juga mengirim pesan kepada Ethan dan tante nya jika rumah nya ada orang masuk. Elara kembali berpura-pura tidur dan ingin melihat apa yang akan di lakukan oleh orang itu. Elara meremas bantal nya saat orang itu berada tepat di belakang nya. "Ma.. " ucap Elara terputus karena orang itu memukul kepala nya hingga pingsan. "Ayo cepat angkat. " ucap orang itu kepada teman nya satu lagi. Mereka membawa Elara pergi dari rumah nya, karena sudah tengah malam jadi orang-orang di luar juga sudah tidak ada, dan memudahkan mereka untuk melancarkan aksi nya. Di sisi lain Ethan tiba-tiba saja tak bisa tidur, dia merasakan perasaan nya tidak nyaman dan terus kepikiran Elara. Ting Ethan meraih ponsel nya dan ternyata itu Elara yang mengirim pesan. J

  • Bangkit nya Gadis Gemuk   CHAPTER 18

    Elara sampai di rumah nya dengan di antar oleh Ethan. "Thanks, lo mau mampir dulu.? " tanya Elara menawarkan Ethan untuk mampir. "Udah larut ga enak sana tetangga lo. " jawab Ethan yang tidak mau nama Elara jelek karena pria bertamu ke rumah nya saat malam hari. "Gue dulua, lo istirahat. " ucap Ethan yang di jawab anggukan oleh Elara. Setelah Ethan pergi Elara pun masuk kedalam rumah nya dan tak lupa mengunci kembali pintu rumah nya. Elara tersenyum sendiri, mangingat bagaimana perhatian Ethan hari kepada nya dan juga melindungi nya. "Apa gue kasih dia kesempatan aja. " batin Elara yang merasa Ethan tidak seburuk itu juga. "Udan ah mending gue tidur. " ucap Elara yang segera menganti pakaian nya dan segera tidur untuk menyambut hari esok yang lebih baik lagi. ... pyarr "Elara sialan. " teriak Selena melempar seluruh barang yang ada di atas meja rias nya. Rania dan Sarah memanggil papa Selena karena seperti nya Selena tak dapat di kendalikan. "Selena." ucap Ricard masuk ked

  • Bangkit nya Gadis Gemuk   CHAPTER 17

    Saat mereka sedang asik menikmati pesta malam ini, tiba-tiba papa Selena dan seorang pria datang masuk dan menghampiri meja Elara. "Papa." ucap Selena tersenyum dengan kehadiran papa nya dan papa Ethan. Ricard meminta agar musik di matikan karena dia ingin menyampaikan sesuatu. "Maaf karena sudah menganggu waktu kalian semua saat bersenang-senang. " ucap Ricard berdiri dengan wajah penuh percaya diri. "Saya datang kesini ingin menyampaikan langsung kepada Elara jika posisi kapten nya di cabut dan juga beasiswa nya juga di cabut. " ucap Ricard membuat Elara terkejut sedangkan Ethan sudah berdiri di sisi Elara. "Anda tidak bisa mencabut posisi saya dengan se enak nya. " balas Elara menatap Ricard. "Saya tidak se enaknya, lihat ini adalah surat langsung yang di keluar kan oleh sekolah. " ucap Ricard menyerah sebuah kertas kepada Elara. "Lihat Elara, kalaupun lo ada bakat tapi uang dan kekuasaan yang menentukan segalanya. " batin Selena tersenyum senang saat melihat wajah panik Ela

  • Bangkit nya Gadis Gemuk   CHAPTER 16

    Elara menatap tangan Ethan yang luka dan berdarah, seperti nya tangan pria itu terkena pecahan kaca. "Lo temen nya Ethan.? " tanya Elara pada Toni. "Iya." jawab Toni setelah menatap Ethan. "Bisa tolong panggilin suster nya.? "tanya Elara. " Masih ada yang sakit.? "tanya Ethan kepada Elara. "Engga, tapi tangan lo. " jawab Elara. Toni pun keluar dan memanggil suster. "Kenapa ga lo obatin dari tadi.?" tanya Elara menatap Ethan. "Lupa." jawab Ethan membuat Elara memutar bola mata nya malas. Tak lama suster masuk dan Elara meminta agar suster itu mengobati luka di tangan Ethan. "Gue cabut duluan Than. " ucap Toni yang tidak mau menganggu waktu bos nya dengan kekasih nya. "Oke." jawab Ethan. Setelah Toni dan suster pergi, keheningan menyelimuti ruangan itu, Ethan sibuk menatap Elara yang tampak pucat. "Kenapa lo bisa terkurung disana.? " tanya Ethan pada akhirnya. "Gue juga ga tau, setelah anak-anak yang lain pergi, gue cuma mau mandi dan siap-siap, tapi tiba-tiba lampu mati d

  • Bangkit nya Gadis Gemuk   CHAPTER 15

    Pertandingan Ethan telah selesai, dan dia ingin segera menemui Elara untuk memberi tau Elara. Langkah Ethan terhenti saat melihat Elara keluar dari ruang kesehatan dengan di rangkul oleh Julian. "Ethan." ucap Elara yang menyadari ada nya Ethan. "Kalau mau nyari Selena dia ga disini, ada di ruang sebelah. " ucap Elara yang sudah yakin jika Ethan ingin menemui Selena. "Gue cuma mau ngasih tau tim sekolah menang dan nanti malam ada pesta perayaan, lo kapten pemandu sorak, jadi harus dateng. " ucap Ethan yang menelan ke kecewaan karena melihat kebersamaan Elara dengan pria bernama Julian itu. "Oke." jawab Elara segera pergi dari hadapan Ethan dan Julian , Elara tak lupa mengatakan terima kasih kepada Julian karena sudah membantu nya. Elara sampai di ruangan tim pemandu sorak, kaki nya sudah baik kan, dan tidak ngilu lagi, Elara hanya ingin berkumpul bersama rekan satu tim nya terlebih dahulu. "Jadi kita semua beneran bakalan menghadiri acara party nanti malam kan.? " tanya salah sa

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status