Share

Bab 1453

Author: Russel
Kota Morton, di sebuah pemakaman di pinggiran kota.

Berkat bantuan Fajar, Afkar berhasil membeli sebidang tanah makam di sana. Makam itu masih kosong, jadi untuk sementara hanya bisa didirikan sebuah makam simbolis untuk Vita. Itu semacam "makam kenang-kenangan" tanpa jasad.

Tempat ini sudah cukup jauh dari wilayah Sekte Pemutus Nadi. Afkar yakin bahwa orang seperti Adnan dan Nevan tidak akan berani mengejar dan membunuhnya di wilayah dunia sekuler.

Afkar berdiri di depan gundukan tanah. Raut wa
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku   Bab 2397

    Tujuh hari kemudian, di atas sebuah puncak setinggi puluhan ribu meter.Sebuah Jalan Langit berkilauan dengan cahaya pelangi lima warna, seakan-akan jatuh lurus dari cakrawala.Terlihat sebuah sosok besar dan agung muncul di udara, seperti dewa yang memandang rendah segalanya."Pergilah!" ucap jelmaan Afkar.Rivaldo berdiri di puncak setinggi puluhan ribu meter itu, saat ini memandang dunia ini dari atas.Dia melihat ke segala arah, satu per satu. Di kedua matanya yang diliputi api iblis, kini justru tersirat sedikit rasa enggan berpisah. Dulu dia sangat ingin meninggalkan penjara ini, tetapi sekarang justru sedikit tak rela."Kalau suatu hari aku juga bisa mencapai Tao dan menekan Tiga Ribu Dunia Besar, aku pasti akan kembali! Aku nggak akan membiarkan dunia ini menerima ancaman apa pun!"Akhirnya, dia tetap melesat ke udara dan melangkah ke Jalan Langit. Setelah itu, satu per satu para ahli yang telah berada di puncak tahap akhir tingkat penyeberangan petaka menyusul ....Jalan Langi

  • Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku   Bab 2396

    Sosok itu ternyata ... adalah Emerson. Guru dadakannya yang dulu hanya pernah muncul sekali, lalu tak pernah terlihat lagi?Dalam pertempuran besar dua aliansi sebelumnya, bahkan saat melawan para ahli dari wilayah asing, sosok netral ini pun tidak pernah muncul.Namun sekarang, dia justru menebaskan satu pedang, membantu menahan Samson untuknya?"Kamu sekarang sudah jadi penguasa kehendak alam dunia ini. Panggilan guru itu nggak pantas kuterima lagi." Emerson tampak santai seperti biasanya.Namun detik berikutnya, saat dia menatap Samson, di matanya tampak secercah kesedihan dan ketegasan."Datang satu lagi? Niat pedangmu lumayan! Sayangnya, aku bisa merasakan kekuatanmu masih di bawah dia," kata Samson dengan nada meremehkan setelah sempat terkejut sesaat."Aku tahu! Jadi aku nggak pernah berpikir bisa mengalahkanmu." Setelah berkata begitu, Emerson menoleh ke arah Afkar. Ekspresinya ... sangat kompleks."Hiduplah untukku!" Begitu kata-kata itu terlontarkan, pemandangan yang mengejut

  • Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku   Bab 2395

    Bam! Setelah puluhan kali benturan, Afkar justru terpental oleh serangan Samson.Bahkan dengan kekuatannya sekarang, dia tetap memuntahkan darah dan auranya sempat tersendat! Dia masih bukan tandingan Samson!Dengan kekuatan Afkar saat ini, ternyata saat menghadapi Samson, dia masih berada di posisi terdesak?"Aku sudah bilang, dunia ini hanya memiliki keputusasaan!" ujar Samson dengan angkuh.Pfft! Pfft! Pfft .... Namun, begitu kalimat itu selesai, beberapa bagian tubuhnya tiba-tiba meledak dengan semburan darah. Itu adalah ledakan Kekuatan Kekacauan yang terkandung dalam serangan Afkar.Hanya saja, luka itu justru membuat Samson tersenyum meremehkan."Luka seperti ini cuma membuatku merasa geli," ucapnya dengan nada meremehkan.Hati Afkar mencelos. Kapak Pangu di tangannya diayunkan sepenuh tenaga. Seketika, bayangan kapak berjumlah ribuan muncul dan dia kembali menggertakkan gigi, bertarung mati-matian. Dalam sekejap, berbagai kekuatan supranatural bermunculan.Namun, seiring pertar

  • Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku   Bab 2394

    "Kalau aku menang, semua orang akan hidup! Kalau aku kalah, jangan salahkan aku!" ujar Afkar dengan suara berat."Suamiku!""Papa ...."Felicia dan Shafa berseru bersamaan.Ekspresi Vakappa, Rivaldo, dan yang lainnya berubah berkali-kali."Pergilah! Perbedaan kekuatan kalian dengannya terlalu besar. Kalau tetap di sini, kalian hanya akan membuatku terganggu!" teriak Afkar dengan suara tegas."Shafa, kita pergi!" Felicia menggertakkan gigi, menatap Afkar dengan penuh keengganan, lalu menarik Shafa dan menjadi orang yang pertama pergi.Dia mengerti, Afkar benar. Jika mereka tetap di sini, meskipun Afkar tidak peduli pada hidup dan mati orang lain, perhatiannya pasti akan teralihkan untuk melindungi dirinya dan Shafa.Vakappa, Rivaldo, Prana, Langkadra, dan yang lainnya juga tidak lagi ragu. Pertarungan barusan dengan Samson sudah cukup membuat mereka sadar, tetap tinggal di sini memang tidak ada artinya.Para ahli dunia bumi pun akhirnya satu per satu pergi. Setelah keluar dari dunia pus

  • Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku   Bab 2393

    Terlihat di atas istana kuno, gelombang energi yang mengerikan membuat seluruh dunia pusat bumi seakan-akan hampir runtuh.Vakappa, Rivaldo, dan para ahli puncak dunia ini, semuanya bertarung tanpa menahan diri sedikit pun. Begitu menyerang, mereka langsung mengerahkan kekuatan supranatural dan jurus pemungkas terkuat masing-masing.Duar! Dalam serangan ini, istana kuno milik Samson langsung hancur berkeping-keping.Namun detik berikutnya, terlihat Rivaldo justru terpental. Energi iblis yang menyelimuti tubuhnya seakan-akan hampir runtuh. Tanduk iblis di kepalanya bahkan patah dan terempas. Darah iblis berceceran di mana-mana!Vakappa, Sakya, dan yang lainnya juga sama-sama terluka parah dan terpental. Begitu banyak ahli puncak bergabung menyerang, tetapi di hadapan Samson, mereka tetap tidak memiliki daya untuk melawan.Putus asa! Benar-benar putus asa!"Semut dari dunia kecil berani ingin menggoyahkanku? Aku baru memulihkan 1% kekuatanku saja, kalian sudah hanya bisa menatap dari baw

  • Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku   Bab 2392

    Pada saat itu juga, seorang ahli wilayah asing yang menyerupai kera raksasa mengayunkan sebuah perisai besar dan menghantamkannya ke arah Shafa.Memanfaatkan momen ketika Shafa kehilangan fokus sesaat, dia langsung menggunakan jurus pemungkasnya.Kekuatan ahli itu sangat mengerikan, sudah mencapai keberadaan setingkat dewa langit. Jika serangan ini mengenai sasaran, Shafa pasti dalam bahaya besar!Whoosh! Tepat saat itu, sebuah sosok tiba-tiba merobek ruang dan muncul di depan Shafa.Bam! Perisai raksasa itu menghantam tubuh sosok tersebut, membuatnya terpental jauh. Seluruh kekuatannya seakan-akan hampir runtuh seketika.Sosok itu adalah Vakappa. Serangan ini membuat Vakappa memuntahkan darah, bahkan tubuh fisiknya nyaris hancur seketika.Sebagai Utusan Kehendak, kekuatan kehendak alam yang sebelumnya dia miliki sudah menghilang. Hal itu membuat kekuatannya langsung turun sekitar 30%.Dia mengingat janjinya kepada Afkar. Itu sebabnya, dia mempertaruhkan nyawa dan menahan serangan ini

  • Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku   Bab 414

    Afkar mengerucutkan bibir, lalu bertanya, "Kamu yakin?""Ayo, sini!" seru Adam dengan emosi. Tubuhnya memelesat maju seperti peluru.Seluruh tubuhnya memancarkan aura yang sangat kuat saat melancarkan gerakan khas dari Tinju Delapan Penjuru, yaitu Teknik Benturan Bahu. Tinju Delapan Penjuru terkenal

  • Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku   Bab 415

    Melihat tatapan tajam penuh kebencian dari Adam, Afkar mengangkat alis sambil bertanya, "Kenapa? Masih nggak terima?"Adam mendengus dingin, lalu membalas, "Kamu cuma seorang petarung biasa! Aku akui dalam hal kekuatan fisik, kamu memang lebih unggul dariku. Tapi kalau ini pertarungan hidup dan mati

  • Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku   Bab 370

    Apalagi, ibunya masih sakit dan dia masih harus membayar utang kepada Afkar. Di mana lagi dia bisa mencari pekerjaan dengan penghasilan lebih dari 20 juta sebulan?"Nggak apa-apa, Wulan! Kalau nggak kerja di sini, kamu bisa ke Hotel Royal. Aku akan memberimu posisi manajer! Gaji 40 juta sebulan!" Af

  • Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku   Bab 419

    Meara bisa melihat perubahan drastis pada Afkar. Dari yang sebelumnya terlihat mesum menjadi sosok yang penuh dengan amarah dan bahaya.Dengan alis berkerut, Meara bertanya dengan dingin, "Kenapa kamu menggila? Aku nggak punya kewajiban untuk memberitahumu."Saat berikutnya, Afkar melangkah maju den

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status