Share

Bab 569

Penulis: Ayesha
Setelah Brielle dan Cherlina keluar dari kamar mandi, Faye menggigit bibir merahnya sambil bersandar pada wastafel. Dia mengejek, "Heh! Profesor? Dia sudah jadi profesor sekarang."

Di sampingnya, Xena menghibur, "Faye, jangan khawatir. Kamu juga nggak akan kalah darinya."

Rasa iri dalam hati Faye tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Kehormatan yang diraih Brielle adalah sesuatu yang bahkan dia idam-idamkan dalam mimpi.

Sekarang bukan hanya Brielle yang mendapatkannya, tetapi juga melalui cara
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (3)
goodnovel comment avatar
Surnifa Ifa
takutnya Raka kerjasama lg sama derick... mengeksploitasi brie...
goodnovel comment avatar
Merry Ongko
dah feeling pasti Raka yg kasih buket bunga..ga brani dia tulis nama...takut lgs dibuang ke sampah...tp akhirnya ketahuan..bentar lg bisa ke sampah tu bunga
goodnovel comment avatar
Suryat
Brielle makin bersinar,Raka makin menyesal haha...
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1076

    [ Kalau begitu, nanti setelah kamu balik, aku traktir makan. ]Brielle membalas.[ Oke, tunggu aku pulang. ]Balasan Niro pun langsung masuk.Brielle kembali ke ruang kerja, meletakkan ponsel di samping, lalu membuka email di komputer untuk membacanya. Senin depan, Meira akan mulai datang untuk menerima suntikan obat. Kondisinya cukup serius, sehingga perlu dievaluasi melalui berbagai data.Sekitar pukul 7 malam, Lastri naik dan berkata, "Nyonya, makan malam sudah siap.""Bi Lastri, tolong panggil Anya ya," kata Brielle. Dia sendiri tidak turun.Lastri tersenyum. "Baik."Setelah berkata demikian, dia masih berdiri di depan pintu seolah-olah ingin mengatakan sesuatu.Brielle mengangkat kepala menatapnya. Dia bisa menebak apa yang ingin Lastri katakan. Dia mengerutkan kening dan berujar, "Nggak perlu mengundangnya."Senyuman Lastri sempat membeku, lalu dia mengangguk. "Baik."Lima menit kemudian, suara Anya terdengar dari ruang tamu di bawah. Brielle pun bangkit dan turun untuk menemani

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1075

    "Heh."Devina menatap dirinya di cermin dan mengeluarkan tawa yang penuh ejekan pada diri sendiri, tapi juga terasa konyol. Namun, dia tidak menyesal. Karena dia sudah mendapatkan jauh lebih banyak dari yang dulu dia dambakan.Uang, sumber daya, pamor, semua itu diberikan oleh Raka. Selama sepuluh tahun ini, selain tidak mendapatkan dirinya, Devina sudah memperoleh semua yang dia inginkan.Kalau begitu, dia akan menunggu dan melihat dengan jelas bagaimana Brielle akan menikah dengan pria lain dengan membawa serta putri dari Raka. Akan tetapi, sepertinya kandidatnya bukan Lambert, melainkan perwira yang bernama Niro itu.Membayangkan Brielle mengenakan gaun pengantin dan menikah dengan pria lain, sementara Raka hanya bisa menyaksikannya ... pada saat itu, ekspresi seperti apa yang akan muncul di wajah Raka? Tidak rela atau sakit hati? Penyesalan atau mati rasa?Devina merasa tidak sabar untuk melihatnya."Saat hari itu tiba, aku pasti akan datang memberi ucapan selamat, Brielle. Mendoak

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1074

    Selama sepuluh tahun ini, Devina terus berusaha membuktikan bahwa dia tidak kalah dari Brielle, membuktikan bahwa pilihan Raka dulu adalah salah.Sekarang, dia berhasil.Dia berhasil membuat Brielle dan Raka bercerai, berhasil membuat Raka menjadi orang yang paling dibenci Brielle. Meskipun Devina sendiri tidak benar-benar berhasil duduk di posisi Nyonya Pramudita, tetap saja dia merasa puas saat melihat Brielle menderita dan Raka kehilangan keluarganya.Devina memanfaatkan semua yang bisa diperalatnya, membuat Raka menghancurkan kepercayaan dan cinta Brielle kepadanya sendiri."Brielle, kamu sudah merasakan gimana rasanya sakit?" Devina mencibir sambil bergumam. "Dulu waktu kamu merebut cintaku, aku sudah bersumpah akan membuat kalian sampai ke titik ini."Tentu saja, Devina belum benar-benar menang.Brielle masih punya anak, masih punya karier.Namun setidaknya, Raka sudah benar-benar kehilangan Brielle. Seumur hidup ini, mereka tidak mungkin lagi saling mencintai dan tidak mungkin l

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1073

    Dada Devina bergerak naik turun dengan hebat. Melihat kedua orang di depannya yang berdiri berdampingan dan kompak menghadapinya, rasa malu yang luar biasa langsung membanjiri hati Devina. Selain menatap mereka dengan tajam, Devina sudah tidak punya tenaga lagi untuk mengatakan apa pun. Hatinya seakan mati rasa, langkahnya goyah saat dia berjalan cepat menuju lift.Jay menatap Siria, sudut bibirnya muncul senyum getir. "Kamu sudah dengar semuanya?"Siria mengangguk. "Iya, aku dengar sebagian.""Aku terlihat konyol sekali, ya?" Nada bicara Jay penuh ejekan terhadap dirinya sendiri.Siria menggeleng sambil tersenyum dan menatapnya lembut. "Nggak konyol. Walaupun sebelumnya kamu memang agak bodoh, tapi untungnya kamu sadar tepat waktu. Itu hal yang baik."Kata-katanya menenangkan hati Jay yang gelisah. Tiba-tiba, Jay memeluk Siria dan menghela napas pelan. "Untung aku ketemu kamu."Siria bersandar di pelukannya, lalu tersenyum.....Devina masuk ke dalam mobil van. Freyna melihat wajah De

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1072

    Jay berdiri sambil memandang Devina dari atas, tatapannya tajam seolah bisa menembus segalanya."Kamu kira aku masih orang bodoh seperti dulu yang bisa kamu tipu cuma dengan beberapa tetes air mata? Air matamu sekarang bukan penyesalan, tapi takut kehilangan aku sebagai cadangan. Takut kehilangan sumber daya dan materi yang bisa aku kasih ke kamu."Air mata Devina masih menggenang di sudut matanya, tapi wajahnya sudah menunjukkan kepanikan karena isi hatinya terbongkar."Jay, kenapa kamu bisa bicara seperti itu ...."Jay langsung memotongnya, "Nggak usah akting. Jalani sendiri jalan yang kamu pilih. Soal waktu dan uang yang aku habiskan untuk kamu, aku anggap sudah selesai. Jadi, jangan pernah lagi muncul di depanku seumur hidup ini. Jangan datang lagi membuatku muak."Nada bicara Jay terdengar tenang, tapi setiap katanya seperti pisau yang menusuk hati Devina. Devina akhirnya benar-benar sadar bahwa semua kepura-puraan dan cara liciknya sudah tidak berguna lagi di hadapan Jay yang sud

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1071

    Devina membelalakkan mata. Terutama saat Jay menyebut Lambert, dia langsung panik seolah semua rahasia dan pikirannya sudah dibaca oleh Jay."Jay, kamu ini ngomong apa sih? Aku dan Lambert dari dulu cuma teman!""Sudah sampai sekarang, kamu masih pikir aku ini pantas jadi orang bodoh yang kamu permainkan seenaknya?"Tubuh Devina langsung terasa dingin. Apa sebenarnya yang sudah diketahui Jay? Kenapa dia bisa tiba-tiba melihat semuanya dengan jelas?"Bukan begitu, Jay, kamu dengarkan aku. Aku dan Raka hanya hubungan transaksi, aku dan Lambert juga cuma teman. Tapi kamu tahu perasaanku ke kamu itu sungguhan. Aku nggak pernah menyangkal kalau aku suka kamu."Devina buru-buru melangkah maju dan ingin meraih lengan Jay, ingin menjelaskan semua perasaannya. Namun, Jay menghindari sentuhannya dengan jijik."Jangan sentuh aku."Jay mundur satu langkah untuk menjaga jarak darinya. Rasa jijik di matanya hampir meluap."Devina, mulai sekarang aku nggak sudi lagi disukai kamu. Ke depannya, jangan

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 592

    Brielle menerima telepon dari Lambert karena Vivian tiba-tiba mengalami biduran di seluruh tubuh. Ibu Lambert sangat cemas. Baru saja pulang dari rumah sakit, dia langsung menyuruh Lambert menelepon menanyakan kondisi pada Brielle.Brielle juga menanyakan beberapa data pemeriksaan, pengecekan alerge

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 557

    Brielle tiba di rumah Keluarga Pramudita untuk menjemput putrinya. Pembantu memintanya masuk dan duduk di ruang tamu, tetapi Brielle menolak dengan halus. Tak lama kemudian, Meira keluar sambil menggandeng Anya."Mama!" Anya berlari gembira ke arahnya.Brielle mengangkat putrinya dan berkata kepada

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 564

    "Terima kasih, Vivian." Anya menerima bunga itu dengan senang hati. Dua gadis kecil itu bahkan saling berpelukan dengan gembira."Anya tampil sangat hebat malam ini," puji Lambert. "Paman bangga padamu.""Terima kasih, Paman Lambert," jawab Anya sopan.Brielle juga mengangguk pada Lambert dengan pen

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 596

    "Pak Jared, tolong tambahkan enam ekor babi lagi ke daftar pembelian kalian!" Brielle mengangkat kepala memberi saran.Jared sedikit tertegun. "Babi?""Ya, kita akan menggunakan babi untuk eksperimen. Bisa dipelihara dulu," terang Brielle."Brielle, kamu bercanda ya! Ternak babi di MD?" Faye adalah

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status