Share

AKU TIDAK MAU

“Halo cucu nenek, ayo jalan-jalannya.”

Baru saja Alinta dan Arga ke teras, nenek angkatnya datang memakai baju kebaya yang rapi dan anting-anting emas. Alinta meneteskan air mata, dari mana nenek angkatnya mendapat uang sebanyak itu. Padahal dia tidak memberi gaji yang banyak.

“Nenek ke sini dengan siapa? Oh, iya. Nenek beli pakai uang siapa?” tanya Alinta. Wanita yang duduk di kursi roda itu memakai baju biasa, namun dia merasa malu di depan Arga karena nenek angkatnya datang dengan pakaian mahal dan barang mahal. Apa kata tetangga, kalau lihat nenek angkatnya berdandan menor dan menunjukkan gelang emas yang mahal.

“Oh, tentu ini dari akta rumah punyamu. Aku menyuruh abangmu menandatangani ini. Mau lihat vidionya.”

Saat diputar, Alinta tidak menyangka bahwa abangya sedang di rumah sakit di ruang ICU. Namun, nenek angkat memaksa abang kandung Alinta menandatangani kontrak rumah dan membuat menjadi kritis kembali. Alinta duduk di kursi roda dan kemudian berkata dengan suara yang lant
Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status