Share

Chapter 51

Penulis: Air in Angkasa
last update Tanggal publikasi: 2026-03-13 09:57:05

Damian memejamkan matanya, wajahnya begitu tenang ditelinganya terpasang air pod sesekali senyuman terbit di wajah tenangnya.

Suara desahan Rosemary memenuhi indra pendengarannya, terdengar gila karena dia merekam suara saat mereka bercinta dan dia memang gila jika menyangkut Rosemary.

Satu jam tujuh belas menit tiga puluh delapan detik berlalu, dia segera menyimpan kembali air pod miliknya. Wajahnya terlihat tenang dan cerah saat sekretarisnya datang untuk menjemputnya me
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Cinta Bersalut Dusta   Chapter 125

    "Bagaimana hari ini?"Rosemary tersenyum lebar hingga menampakkan deretan gigi putihnya saat menjawab pertanyaan Damian."Aku ingin bercinta?" ucap Rosemary sambil memeluk tubuh Damian."Hmm-" tatapan Damian menelisik wajah Rosemary yang masih saja menampilkan senyum lebarnya. "Apa kamu melakukan kesalahan?"Rosemary menggelengkan kepalanya. "Aku sedang bahagia, sangat bahagia, karena itu aku ingin bercinta denganmu agar kamu juga ikut merasakan kebahagiaanku.""Baiklah, tetapi aku harus mandi dulu. Hari ini aku dan Adam mengunjungi lokasi proyek.""Aku ikut mandi juga."Damian mengerutkan keningnya, Rosemary memang selalu bersikap nakal padanya dan tentu saja dia menyukainya, tetapi kali ini tingkah Rosemary membuatnya bertanya-tanya.Bagaikan anak itik yang mengikuti induknya, seperti itulah Rosemary saat ini bahkan saat dia ikut masuk ke dalam bak mandi yang sudah berisi dengan air hangat. Jemari

  • Cinta Bersalut Dusta   Chapter 124

    Damian duduk diam, jari-jarinya saling bertaut menopang dagu. Matanya tajam menatap desain beberapa villa yang berada di atas meja kerjanya.Suara pintu yang terbuka membuatnya segera menoleh. Adam yang baru saja datang terlihat berjalan dengan santai dengan wajah yang berseri-seri."Wajahmu cerah sekali." nada mengejek terdengar jelas dari suara Damian. "Aku tebak, Gaby masih di sini?""Sialan!" umpat Adam sambil menarik kursi untuknya duduk. "Apa kalian benar-benar serius?""Aku menyukainya, dia gadis yang baik dan tidak merepotkan.""Merepotkan?"Adam menganggukkan kepala saat mendengar pertanyaan Damian dengan nada heran."Dia mandiri, dia juga mengerti jika aku akan mengabaikannya saat bekerja dan dia tidak memintaku selalu ada untuknya."Damian menghela nafasnya saat mendengar jawaban Adam.Mereka duduk saling berhadapan, terhalang oleh meja kerja dan kembali membahas tentang pembangunan properti yang akan berlangsung pada pertengahan musim semi. Enam unit villa harus sudah sel

  • Cinta Bersalut Dusta   Chapter 123

    Rosemary duduk bersandar di dada bidang Damian, kulit mereka yang saling menyentuh selalu memberikan getaran-getaran geli di dalam dada bahkan di dalam perut Rosemary. Jari-jari lentik Rosemary bermain-main tanpa sadar di atas jari-jari Damian yang besar dan kokoh, dia kembali merasakan setiap lekukan dan garis yang begitu dia hafal.Jemarinya mengkait di antara jemari Damian, senyumnya mengembang saat Damian mengggenggamnya dan membawa tangan mereka ke bibir pria itu. Bibir lembut Damian menciumi punggung tangannya, hingga akhirnya kaitan jemari mereka terlepas dan jemari Damian berpindah menuju area sensitifnya."Aku lelah, Damian." protes Rosemary.Mereka baru saja selesai bercinta di atas sofa apartemen mereka, tubuh mereka bahkan masih lengket oleh keringat. Kini, bola mata Rosemary membulat sempurna saat matanya tertuju pada kejantanan Damian yang terlihat kembali mengeras.Bibirnya bisa berkata lelah, tubuhnya juga merasa lelah, tetapi getaran-getaran di dalam tubuhnya membuat

  • Cinta Bersalut Dusta   Chapter 122

    "Pilek?"Rosemary menggelengkan kepalanya, dia bersin-bersin sepanjang sore ini saat menyambut Damian pulang kerja."Pakailah baju yang lebih hangat, Sayang."Tatapannya menyapu penampilan Rosemary yang selalu membangkitkan gairahnya. Rosemary mengenakan gaun pendek bermotif bunga seakan-akan mereka sedang berada di musim panas, gaun tanpa lengan dengan ikatan di leher dan Damian tahu sekali saja dia menarik pita pada tengkuk Rosemary maka gaun itu akan luruh di lantai."Aku mau kamu yang membuatku hangat." goda Rosemary saat membalas ucapan Damian, sebelah matanya berkedip menggoda."Gadis nakal."Damian segera menangkap tubuh Rosemary dan membenamkan tubuh kekasihnya itu di dalam pelukannya. Dia merasa heran pada dirinya yang sanggup menunggu Rosemary memasuki usia dewasanya, bahkan dia berusaha menahan pikiran liarnya saat Rosemary merelakan tubuhnya untuk dia jamah. Dia mencintai Rosemary melebihi apapun, tetapi yang paling utama dari rasa cintanya adalah Rosemary dapat hidup aman

  • Cinta Bersalut Dusta   Chapter 121

    Steven membaca kembali surat milik Mattiash untuk kekasihnya.Dear Rose,Aku mencintaimu..Kamu adalah sinar cerah di dalam kegelapan hidupku, aku mencintaimu.Aku akan tetap mencintaimu, aku tidak akan menyalahkan dirimu.Aku akan menunggu hingga kamu siap menjadi pendamping hidupku, aku akan menunggu hingga kamu siap menjadi seorang ibu.Aku mencintaimu, Rose.Matanya terpejam, helaan nafasnya berlangsung lembut."Jadi perempuan itu menggugurkan kandungannya dan pergi meninggalkan Mattiash?""Benar Steve."Steven menghela nafasnya, dia tidak tahu apa yang sudah dia lakukan di masa lalu. Apakah dia berusaha mencari tahu penyebab kematian Mattiash? Apakah dia berusaha membalas dendam atas kematian Mattiash? atau dia mengabaikan begitu saja hal-hal yang menyebabkan kematian Mattiash."Menurutmu, apa yang harus aku lakukan, Ella?""Anda masih muda, lebih baik memikirkan bagaimana hidup anda berjalan dengan baik. Membalas dendam atau mencari tahu kebenaran hanya akan membuang-buang waktu

  • Cinta Bersalut Dusta   Chapter 120

    Kabut dingin terilhat berarak melalui kaca jendela yang seketika berembun terkena hembusan kabut pada mansion mewah di Pinehill. Steven kembali mencari-cari kepingan ingatannya yang menghilang. Salah satu hal yang membuatnya menjauh dari Giselle dan Max.Dia merasa Giselle dan Max telah menyembunyikan sesuatu darinya, begitu juga Rosalia. Mereka semua seakan-akan menyimpan kepingan yang hilang, entah nama atau peristiwa dan Steven menduga jika semuanya berkaitan dengan masuknya dia ke penjara Kota Waterbay.Steven mulai membakar rokoknya, menghirup aroma kopi yang disajikan oleh pelayan yang rambutnya hampirt memutih seluruhnya. Pelayan setia ayahnya, wanita itu bahkan sudah ada sebelum dia lahir dan sekarang ada di saat dia kehilangan sebagian ingatannya."Seperti apa kekasih Mattiash?"Pertanyaan Steven membuat Ella bertanya-tanya, mengapa tuan mudanya bertanya kembali tentang kekasih kakaknya."Lupakan! Aku hanya merasa beruntung karena aku tidak kehilangan kenanganku bersama Matti

  • Cinta Bersalut Dusta   Chapter 41

    Tubuh Rosalia menjadi tegang dan kaku, dia sedang bersama Adam, memerankan dirinya sebagai sepupu yang lugu, tetapi saat ini di club yang dia datangi matanya segera mengangkap sosok Steven yang sedang bersama Max. Keduanya duduk di meja bar, dengan segelas bir yang telah berkurang setengah gelas. M

  • Cinta Bersalut Dusta   Chapter 39

    "Racun?"Anggukkan kepala Damian menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh Rosemary.Tubuh Rosemary menegang, pikirannya menjadi kalut. Seseorang sedang berusaha menyakitinya dan tidak menutup kemungkinan akan menyakiti Damian."Kenapa?"Kali ini Damian tidak dapat mem

  • Cinta Bersalut Dusta   Chapter 38

    "Damian."Panggil Rosemary pada Damian yang membersihkan dirinya di kamar mandi. Jemarinya segera membuka pintu kamar mandi yang tidak terkunci, kepulan uap panas dari air pancuran membuat kaca pembatas area basah dan kering tertutup embun yang menampilkan siluet tubuh Damian.Rosem

  • Cinta Bersalut Dusta   Chapter 37

    Semua akan kembali pada tempatnya, seperti itulah pikiran Rosalia saat meninggalkan Brighton untuk kembali ke Waterbay.Dia akan menjalani kembali dalam kehidupan kampusnya, bersenang-senang bersama teman-temannya dan mencoba melupakan Damian Reeves."Ponselmu!" tegur Hilda.

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status