Share

Bab 825

Author: Yovana
Pada akhir Juli, semua aktor film dokumenter sudah tiba.

Asisten dan manajer yang ditugaskan Grup Angelic untuk Winda juga sudah tiba di lokasi syuting.

Vanesa mengawasi di lokasi syuting selama dua hari untuk memastikan bahwa Winda dan Julia berada dalam kondisi yang baik, baru akhirnya bisa merasa tenang.

Saat ini adalah musim puncak wisata.

Kota Yasar tampak ramai dengan berbagai macam orang, membuat mereka tidak bisa bermain sebebas sebelumnya. Setelah berdiskusi dengan Steven, Vanesa memutuskan membawa anak-anak kembali ke Kota Amari.

Mereka kembali dengan menggunakan jet pribadi.

Kedua anak itu sudah pergi selama hampir setengah bulan, jadi mereka juga merindukan adik perempuan mereka di rumah.

Sesampainya di Vila Sungai Andan, hal pertama yang dilakukan adalah pergi ke kamar bayi untuk melihat Nayla.

Nayla sebentar lagi akan berusia genap seratus hari.

Vanesa dan Steven berdiskusi untuk mengadakan pesta untuk Nayla.

Ketika membicarakan hal ini, seorang pria menjadi cemburu.

"B
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Antono Kastani
Vanessa dan Steven harus nikah resmi sehingga Bella dan afreddo status jelas jgn kumpul kebo tiap hr tidur seatap tp TDK menikah
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Cinta Kita Sudah Sampai Ujung   Bab 943

    "Sekarang kamu sudah nggak mau berakting lagi, hah?" cibir Emran."Pak Emran, tolong jangan begitu kejam padaku," kata Julia sambil terisak dengan sedih. "Kalau bukan karena aku menyukai Pak Emran saat itu, aku nggak akan diintimidasi oleh Alya. Dia menyewa orang untuk memukuliku sampai rahimku harus diangkat dan aku nggak akan pernah bisa lagi jadi seorang ibu ....""Julia, empat triliun sudah lebih dari cukup untuk mengganti rahimmu."Julia sontak menangis dengan lebih pilu lagi."Hanya karena aku putri seorang pembantu, apa itu berarti rahimku pantas dihargai empat triliun?"Julia mencengkeram kain di bagian dadanya. "Kenapa? Kenapa aku harus kehilangan rahimku dan hak untuk menjadi seorang ibu, sementara orang yang memulai semua ini masih bisa hidup tanpa beban! Pak Emran, aku tahu aku berasal dari keluarga sederhana, tapi aku juga manusia! Kenapa aku harus terlahir demi dipermalukan dan diintimidasi oleh Nona Alya!"Emran menyalakan sebatang rokok dan perlahan menghisapnya.Lampu-

  • Cinta Kita Sudah Sampai Ujung   Bab 942

    Alya melirik asistennya. "Sekarang kamu menurut padanya?""Tentu saja aku harus menurut pada nasihat apa pun yang baik untuk Bu Alya!"Alya tersenyum, tetapi tidak mengatakan apa pun.Perubahan Emran akhir-akhir ini tidak hanya disadari oleh dirinya sendiri, tetapi juga oleh orang-orang di sekitarnya.Alya mengelus perutnya.Hatinya terasa hangat dan senang....Di ibu kota Negara Frena.Pukul lima pagi waktu setempat.Sebuah mobil Maybach hitam berhenti di depan sebuah gedung apartemen.Jefri menatap pria di kursi belakang melalui kaca spion."Pak Emran, Nona Julia tinggal di gedung apartemen ini."Di kursi belakang, wajah Emran yang dingin dan keras tersembunyi dalam kegelapan. Ekspresinya tidak terlihat jelas.Namun Jefri dapat merasakan aura mencekam yang terpancar dari atasannya.Seandainya bukan karena Julia terus mengganggu, Emran pasti tidak akan mau ke sini."Telepon dia dan suruh dia turun.""Oke."Jefri segera membuka ponselnya dan menelepon Julia.Tidak lama kemudian, telep

  • Cinta Kita Sudah Sampai Ujung   Bab 941

    Dua hari kemudian, Emran mengatakan bahwa dia ternyata perlu pergi ke proyek luar negeri tersebut.Alya tidak terlalu memikirkannya dan bahkan mengemasi barang bawaan Emran sendiri.Malam sebelum keberangkatannya, Emran memeluk Alya dengan erat. Dia memberi Alya kebahagiaan seperti yang telah dia lakukan sebelumnya, sementara dia sendiri menahan rasa sakit dengan mandi air dingin.Sebenarnya, dokter menjelaskan bahwa hubungan suami istri di trimester kedua diperbolehkan apabila tubuh ibu hamil memang cukup kuat. Tidak akan berbahaya selama beberapa tindakan pencegahan dilakukan.Namun, Emran tidak ingin mengambil risiko. Dia sangat menghargai kehadiran anak ini.Bunyi air di dalam kamar mandi terdengar cukup lama.Alya tidak bisa tidur.Mungkin karena dia tahu bahwa suaminya akan meninggalkan ke luar negeri keesokan harinya. Alya begitu mengkhawatirkan Emran sampai sama sekali tidak bisa tidur saat berbaring di tempat tidur.Ketika Emran keluar setelah mandi, dia sedikit terkejut melih

  • Cinta Kita Sudah Sampai Ujung   Bab 940

    Kehadiran bayi yang tidak terduga ini justru menyelamatkan pernikahan Alya dan Emran yang sedang berada di ambang kehancuran.Pada saat yang sama, kehamilan ini juga menebus jiwa Alya yang layu dan putus asa.Vanesa merasa lega melihat kondisi Alya yang sangat baik saat ini....Steven dan Emran yang dulu merupakan mantan rival dan sama-sama pernah berjuang untuk mendapatkan istri masing-masing, kini bisa duduk bersama saat makan dan mengobrol tentang hal-hal sehari-hari secara tenang dan damai.Percakapan mereka kemudian beralih ke anak-anak.Steven berkata, "Membesarkan anak perempuan memang lebih merepotkan, tapi anak perempuan jauh lebih hangat daripada anak laki-laki. Bella dan Alfredo sekarang sangat dekat denganku. Setiap hari ketika aku pulang kerja, mereka berdua langsung menempel padaku. Nayla sekarang sudah lebih besar dan mulai berat. Akhir-akhir ini, dia hanya memanggilku dengan satu kata.""Jangan kira aku nggak tahu kalau kamu sedang pamer karena memiliki dua orang putri

  • Cinta Kita Sudah Sampai Ujung   Bab 939

    Emran memang sangat berdedikasi, tetapi mulutnya terlalu tajam. Pria itu sering mengatakan hal-hal yang mengejutkan dan keterlaluan.Alya sangat khawatir tentang pendidikan pranatal ini, dia takut melahirkan versi mini dari Emran.Kalau anak ini benar-benar mewarisi temperamen buruk Emran .... Alya merasa dia mungkin tidak akan mampu menjadi ibu yang penyayang.Ini memang kali kedua Emran menjadi ayah, tetapi dia tidak hadir pada saat Alya hamil Ricky. Emran melewatkan pengalaman pertamanya sebagai calon ayah, jadi dia ingin menebusnya dengan kehamilan kedua ini!Terlebih karena Emran memiliki firasat kuat bahwa anak keduanya ini pasti perempuan!Jadi, ketika Emran memilih produk bayi, dia selalu memilih warna merah muda.Alya pun berujar mengingatkannya, "Kamu selalu saja memilih warna merah muda. Bagaimana kalau bayinya laki-laki?""Nggak mungkin, pasti anak perempuan!" kata Emran dengan penuh keyakinan. "Percayalah padaku. Akulah yang menabur benihnya, akulah yang paling tahu!"Alya

  • Cinta Kita Sudah Sampai Ujung   Bab 938

    Lampu tidur di kamar pun dimatikan.Cahaya redup dari jam digital di meja samping tempat tidur menerangi sosok dua orang yang saling berpelukan di ranjang besar itu.Alya memejamkan matanya, bulu matanya sedikit bergetar. "Jangan …. Bayinya ….""Jangan takut, aku hanya membantumu rileks ...."Bibir tipis Emran menyentuh telinga Alya dan tangannya yang besar dengan lembut mengangkat ujung rok wanita itu.Tubuh Alya yang tegang perlahan-lahan rileks di bawah sentuhan Emran.Mungkin karena pengaruh hormon kehamilan, Alya menjadi jauh lebih sensitif daripada sebelumnya.Dalam kegelapan, rintihan rendah yang tak tertahankan pun keluar dari mulut Alya.Jemari ramping nan lentiknya menyusuri rambut Emran yang hitam dan tebal."Emran ...."Alya memejamkan matanya erat-erat, bulu matanya basah oleh air mata.Dia tidak pernah menyangka Emran akan bertindak sejauh itu ....Emran benar-benar mencurahkan seluruh diri untuk melayani dan merawatnya, bahkan dalam hal-hal yang paling tidak Alya sukai .

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status