Share

Terusir dari rumah

Jenia masih menangis di atas lantai, menatap pilu pada Maheza. Jenia berharap mendapatkan sedikit belas kasih dari sang papa.

Namun, semua harapan Jenia saat ini sia-sia.

“Jika kamu tidak ingin menggugurkan janin itu, sebaiknya kamu kemasi barang-barangmu dan pergilah dari rumah ini!” ucap Maheza dengan suara tercekat.

Mendengarkan ucapan Maheza membuat Jenia seakan tidak memiliki harapan lagi untuk mendapatkan maaf dan ampunan dari orang tuanya itu. Bahkan Maheza telah mengusirnya dari rumah tempat ia bernaung dan dibesarkan selama ini.

“Erliza, bantu gadis ini mengemasi barang-barangnya, jangan biarkan satu barangpun miliknya berada di rumah ini. Mulai saat ini, aku sudah tidak memiliki hubungan lagi dengannya.” Maheza berbalik badan beranjak meninggalkan Jenia.

“Pa!” ucap Jenia dan Erliza bersamaan.

Tiada yang menduga dengan apa yang diucapkan Maheza kali ini. Bahkan, Erlina dan Julia yang mendengarkan

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status