MasukSemua orang tertegun dan terkejut karena langit bergetar dengan hebat,mata semua orang kini melihat ke arah langit dimana Tian Fan masih terbang melayang disana. Mata semua orang membulat saat mereka melihat adanya retakan di langit tepat dimana Tian Fan berada, Tian Fan membalikan badannya untuk m
Ranah Tian Fan naik dengan cepat, matanya membulat saat ia bisa merasakan dirinya kini telah naik ranah menjadi ranah penciptaan tertinggi, sama dengan Sang Raja Dewa, satu tangannya ia kibaskan dimana kini pedang roh dan pil pil miliknya ia keluarkan seluruhnya,dengan kekuatan jiwanya ia mengarahka
Di sisi lain. “Baiyin…Amok…Su…” “Teknik perubahan tingkat tiga!” Su muncul dari kehampaan. Segera tubuh slimenya itu berubah menjadi tentakel menancap di setiap meridian tubuhnya dengan tubuh utamanya menutupi dada Tian Fan. Setelahnya, Amok dan Baiyin kembali muncul dalam mode cahayanya. Kedu
Ia bisa merasakan saat saat terakhir gelombang serangan mengenai dirinya,Siluet naga Baiyin keluar dari tubuhnya, dan dengan menggunakan tubuh aslinya,Baiyin menjadi tameng dan melindungi Tian Fan dari efek gelombang serangan tersebut. Matanya nanar melihat Baiyin yang dalam mode naganya, terluka B
“ Dian Ning, ini… “ Tian Fan mengeluarkan sebuah kalung dan beberapa kotak dari cincin penyimpanannya. “Ini kalung yang diberikan ibu padaku “ Ujarnya yang langsung memasangkan kalung lambang keluarga Tian yang sedari awal menemaninya. “Ini, hadiah dariku,karena kau adalah wanitaku, “ ujarnya semb
Segera Tian Yuwen, Xiao Ling dan pasukan Longfeng keluar dari array dan menuju medan pertempuran, mereka melesat cepat ke arah Tian Fan dan Raja Dewa berada,dengan komando dari Tian Yuwen, mereka terbagi dua kelompok, Satu kelompok menuju Raja Dewa dan yang lainnya menuju tempat dimana Tian Fan bera
“ Pangeran Cao Pi! “ Ujar Fei Yi spontan. Seruan Fei Yi membuat Chin Wei menatap ke arah luar mengikuti garis pandang Fei Yi, tampak raut wajah Chin Wei berubah tatkala melihat sosok calon putra mahkota kerajaan Huo tersebut. “ Pangeran….” Ujar Chin Wei sambil menundukan kepalanya sesaat lalu mena
Tian Fan tersenyum kecil mendengarnya, ia menunjukan raut wajah acuh tak acuh setelahnya.“ Biarlah orang berkata apa, aku tidak peduli dengan itu semua. Yang penting saat ini adalah aku ingin belajar sebaik mungkin dan mewujudkan keinginanku untuk menjadi alkemis, itu sudah!” Jawab Tian Fan dengan s
Hanya empat orang yang tertinggal di kelas dimana mereka adalah Tian Fan, Li Dian, Fei Yi dan Gan Ning. Tampak mereka berempat memiliki rencana berbeda sebelum kembali ke asrama. “ Kau lihat itu, tadi Chin Yao menatapmu dengan berbeda saat akan meninggalkan kelas, sepertinya ia akan melampiaskan ke
Bab 52. Gerai Chapter - Koin emas. Tian Fan tersenyum lebar saat mendengar poinnya bisa untuk membeli semua bahan dan alat yang ada di lantai dua, hal itu menunjukan jika poinnya sangat lebih dari cukup untuk membeli benda dan hal yang ia inginkan di lantai tiga tersebut. Tanpa banyak berpikir pa







