Share

13.

Fathia melirik meja makan yang masih penuh hidangan makanan, terlihat seperti belum ada yang menyentuhnya sama sekali. Padahal hari sudah siang, apa orang-orang di rumah ini tidak lapar. Ia bahkan sudah kelaparan, perutnya bunyi minta diisi.

"Bi, kok ini masih pada utuh sih? Kenapa belum pada makan?" Tanya Fathia sesaat setelah mendudukan tubuhnya di salah satu kursi meja makan. Kebetulan salah satu art nya yang bernama Tati sedang berdiri di pantry, tak jauh dari posisi meja makan.

"Ia non silahkan saja makan terlebih dahulu. Masih banyak pekerjaan yang bibi lakukan."

Fathia hanya menganggukan kepalanya untuk menanggapi jawaban dari Tati. Ia kemudian mulai mengambil nasi dan beberapa lauk yang disukainya.

"Bi, Adnan di mana? Dia juga belum makan ya?" Tanya Fathia disela kegiatannya melahap makanannya.

"Di ruang lukisnya non. Iya Tuan belum makan, mau tawarin takut ganggu, soalnya kalau ud

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status