Share

81. Ardiandra Rama Adiputra

“Apa kabar Fi?” tanya Rangga kepada sosok mungil di hadapannya.

Fiolina menyempatkan menyeruput minumannya sebelum menjawab pertanyaan basa – basi Rangga. Hari ini, tiga hari setelah sidang pertama kasus penikaman Almara, Rangga dan Fiolina berjanji untuk bertemu di sebuah cafe.

“Aku dalam keadaan yang super baik,” jawab Fiolina, “Almara tahu kamu ketemu sama aku?”

Rangga mengangguk, “Tahu dong.”

“Dia gak masalah kita ketemu berdua? Gak cemburu?”

“Aku sempat berpikir kalau dia mungkin bakal ngelarang aku ketemu berdua aja sama kamu, tapi waktu aku minta ijin ternyata dia gak keberatan. Dia bilang, dia yakin kamu orang baik jadi dia gfak khawatir.”

Fiolina tertawa ringan, “Itu karena dia gak tahu aja dulu aku cinta banget sama kamu. Kalau dia tahu, dia pasti cemburu dan berpikir kalau aku mungkin berniat merebut kamu dari dia.”

“Gak kok. Dia tahu.”

“Kamu yang cerita?”

“Sedikit detailnya iya. Tapi dia udah tahu sebelum aku cerita?”

“Tahu dari mana?”

“Hm... itu agak panjang dan kompleks
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status