Forbidden Desire

Forbidden Desire

last updateTerakhir Diperbarui : 2026-06-20
Oleh:  Yuyun BataliaBaru saja diperbarui
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
10
10 Peringkat. 10 Ulasan-ulasan
36Bab
1.7KDibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi

Dicampakan oleh mantan kekasihnya, Luvella memilih untuk menikahi saudara mantan kekasihnya. Luvella selalu menganggap DIello sebagai pria bajingan, karena saat ia menjalin hubungan dengan Lexion, Diello sering merayunya. Namun, yang tidak Luvella sangka adalah pria bajingan itu akhirnya menjadi suaminya. Diello telah menyukai Luvella sejak masih kecil, tapi ketika ia mengetahui Luvella sangat mencintai Lexion -saudara berbeda ibu dengannya. Diello memilih untuk menyimpan perasaannya rapat-rapat. Sampai akhirnya ia memiliki kesempatan untuk mendapatkan Luvella, ia tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Saudaranya mencampakan Luvella dan menikahi wanita lain demi keuntungan, sementara dirinya menikahi Luvella karena Luvella adalah cinta pertamanya.

Lihat lebih banyak

Bab 1

Prolog

Di sebuah ruang makan, terdapat enam orang di meja makan.

"Ayah, Ibu, Kakek, ini adalah Luvella, kekasihku." Lexion memperkenalkan Luvella pada orangtua dan juga kakeknya.

Seorang pria yang seumuran dengan Lexion tersenyum mengejek. "Calon ipar, kau benar-benar tidak bisa memilih pria."

"Diello, jaga sikapmu!" Henry – Kakek Lexion dan Diello menegur Diello.

Diello yang memiliki penampilan pemberontak hanya tersenyum tidak peduli.

"Aku dengar, dia adalah seorang anak yang dibesarkan oleh neneknya. Orangtuanya sudah meninggal. Lexion, kau sepertinya berpikir keluarga Alterion bisa dimasuki oleh siapa saja." Gael menatap putranya dengan tatapan tidak senang.

Wajah Luvella tampak kaku setelah mendengar ucapan dari ayah kekasihnya. Ia tahu bahwa ia memiliki perbedaan status yang sangat jauh dengan Lexion. Sebelum berangkat ke tempat ini ia sudah sangat gugup, takut jika keluarga Lexion akan menolaknya. Dan benar saja, belum sampai lima belas menit ia ada di sini, penolakan itu sangat terasa.

Lexion meraih tangan Luvella, mencoba untuk menenangkan Luvella.

"Ayah, Luvella adalah gadis yang berbakat. Dia akan segera mnejadi pengacara hebat dalam beberapa tahun ke depan." Lexion membela Luvella.

Gael mendengkus. "Wanita seperti ini tidak akan bisa membantumu dalam hal apapun kecuali di ranjang."

Kalimat yang diucapkan oleh Gael sama persis seperti yang dikatakan oleh ayahnya dulu ketika ia menjalin hubungan dengan ibu Diello.

Luvella merasa tidak nyaman. Ia berdiri dari tempat duduknya. "Saya permisi ke toilet sebentar." Wanita itu kemudian melangkah pergi meninggalkan ruang makan dengan hati yang sakit.

Lexion ingin mengejar Luvella, tapi ditahan oleh ibunya.

"Lexion, apa yang Ayahmu katakan benar. Wanita seperti itu tidak akan bisa membantumu mencapai apapun." Jena -ibu Lexion setuju dengan suaminya.

Gael melirik Jena dari ekor matanya dengan sinis. Seperti inilah cara Jena memandang orang dari kalangan rendah.

"Makan malam ini benar-benar membosankan." Diello bangkit dari tempat duduknya lalu kemudian meninggalkan ruang makan.

Pria itu tidak kembali ke kamarnya, melainkan pergi ke toilet yang didatangi oleh Luvella. Ia menunggu di luar.

Saat Luvella keluar dari toilet itu, ia terkejut melihat Diello ada di sana.

"Habis menangis, Calon Ipar?" Diello bersandar dengan santai di dinding.

Luvella tidak menangis tadi, sebenarnya dia memang hampir menangis, tapi ia menahan air matanya dan mencoba untuk menenangkan dirinya di toilet.

Ini adalah pertemuan pertama Luvella dengan Diello, tapi ia sudah mendengar dari Lexion mengenai saudara berbeda ibu kekasihnya itu. Diello adalah seorang pemberontak, ia suka menghabiskan waktunya dengan berpesta bersama wanita-wanita cantik. Diello adalah pemboros sejati. Benar-benar contok pewaris keluarga kaya yang arogan dan tidak berguna.

Ia juga tahu bahwa hubungan Lexion dan Diello tidak terlalu baik, itulah sebabnya Lexion telah memperingatinya untuk tidak terlalu banyak berkomunikasi dengan Diello.

Luvella memilih untuk melewati Diello, tapi Diello menghalangi Luvella, tidak membiarkan wanita itu melewatinya.

"Calon Ipar, mau bertaruh denganku?" Diello menatap Luvella nakal.

"Menyingkir dari jalanku."

"Calon Ipar, antara kau dan keuntungan, aku yakin Lexion akan lebih memilih keuntungan. Cepat atau lambat kau akan dicampakan olehnya."

Luvella menatap Diello seksama. "Lexion bukan orang seperti itu."

"Baiklah, kalau begitu ayo kita taruhan. Jika aku menang kau bisa meminta apapun dariku, tapi jika kau kalah kau harus menjadi milikku."

"Aku tidak akan bertaruh dengan pria bajingan sepertimu!" Luvella kemudian mencoba melewati Diello, tapi Diello meraih tangan Luvella.

"Lepaskan tanganku!"

Diello menarik tangan Luvella lalu kemudian mencium aroma tangan wanita itu. "Calon Ipar aku sangat menyukai aromamu."

Dilecehkan seperti ini, Luvella tentu saja marah. Wanita itu menarik tangannya dengan kuat lalu kemudian menampar wajah Diello dengan keras.

"Kau benar-benar menjijikan!" Setelah itu Luvella melangkah pergi.

Diello menyentuh wajahnya, pria itu tersenyum sinis. "Calon ipar, kau pasti akan dicampakan oleh Lexion. Bersiaplah!"

Luvella mendengar kata itu, tapi dia tidak akan terprovokasi oleh Diello. Ia tahu Diello pasti sedang mencoba untuk merusak hubungannya dengan Lexion.

Diello membenci Lexion, jadi pria itu pasti tidak ingin Lexion hidup dengan bahagia.

Luvella kembali ke ruang makan. Meski saat ini ia merasa benar-benar buruk, tapi ia tidak mundur dan tetap bertahan meski berhadapan dengan penolakan yang sangat kuat.

"Ayo mulai makan malamnya." Henry selaku yang paling tua di keluarga Alterion segera bicara setelah Luvella datang.

Gael bangkit dari tempat duduknya. "Kalian lanjutkan saja, sekertarisku menelpon."

Wajah Jena berubah menjadi suram. Wanita itu meremas sendok dan garpu yang ada di kedua tangannya. Sampai kapan Gael akan mempermalukannya dengan terus berhubungan dengan banyak wanita tepat di depan wajahnya.

Tanpa menunggu jawaban dari siapapun, Gael meninggalkan tempat itu. Sisi pemberontak yang dimiliki oleh Diello ia dapatkan dari ayahnya.

Suasana hati Jena dan Henry juga sudah tidak bagus karena sikap Gael.

"Aku merasa tidak enak badan, aku akan pergi untuk istirahat." Henry bangkit dari tempat duduknya lalu pergi.

"Ibu akan mengantar Kakek." Jena juga pergi.

Kini yang tersisa di ruangan itu hanya Lexion dan Luvella.

Lexion merasa sangat tidak enak dengan Luvella. Ia tidak menyangka bahwa keluarganya akan memperlakukan Luvella seperti ini.

"Luvella, tolong maafkan sikap Ayah, Ibu dan Kakekku."

Luvella tersenyum lembut pada Lexion. "Tidak apa-apa, Lexion. Aku akan meyakinkan orangtua dan kakekmu agar mereka bisa menerimaku."

Lexion menggenggam tangan Luvella dengan hangat. "Aku yakin kau pasti bisa melakukannya."

tbc

Tampilkan Lebih Banyak
Bab Selanjutnya
Unduh

Bab terbaru

Bab Lainnya

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Ulasan-ulasanLebih banyak

Michellyn
Michellyn
up jg akhir nya
2026-06-19 16:41:58
0
0
Michellyn
Michellyn
gantung cerita nya
2026-06-09 23:51:16
0
1
Apriana Putri
Apriana Putri
up lagi ya thor, jangan terlalu lama. saya sangat menyukai karya"mu, semua judul novel sudah saya baca
2026-06-02 21:20:10
1
0
Anthy An
Anthy An
semoga kaka sehat sudah satu bulan kaka tidak up
2026-05-28 11:56:23
0
0
asna hayisa
asna hayisa
kapan up lanjutannya kak? selalu ditunggu ya...
2026-05-26 16:10:04
0
0
36 Bab
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status