Share

BAB 14 : Tekanan

Aruna terbatuk.

Ia letakkan gelas di tangannya dan mengelap sedikit mulutnya dengan punggung tangan, ia lalu tersenyum masam dalam hati.

Mengagumi, betapa hebat akting duo ibu anak itu. Lihai mengolah kata seakan merekalah yang menjadi korbannya selama ini.

Tapi demi apapun, Aruna sangat enggan untuk mendebat mereka dan membela dirinya sendiri. Untuk apa?

Julian tidak akan kembali padanya.

Lalu itu juga tidak akan menjadikan duo ibu-anak itu bersikap lebih baik padanya. Justru akan sebaliknya, bertambah parah dan menjadi-jadi jika ia melakukan perlawanan.

Belum lagi ancaman yang selalu dilontarkan sang ibu tiri. Menendang dirinya dan sang ayah keluar dari rumah ini.

Bagaimana Aruna bisa membiarkan hal itu terjadi?

Ia mengangkat kepala dan bersitatap dengan Julian yang ternyata telah lebih dulu melempar pandangan pada dirinya.

Sorot mata itu terlihat memancarkan kecewa dan juga keterkejutan.

Tapi Aruna tak ingin peduli.

“Kau… tidak selayaknya bersikap seperti itu pada adik
Locked Chapter
Continue to read this book on the APP
Comments (4)
goodnovel comment avatar
Dyah Safitri
LOL sprti kisah bawng puth n bawmer krn punya ibu tiri yg kejam.
goodnovel comment avatar
Joy
lanjuttt...
goodnovel comment avatar
Bintang
Ditunggu update bab yg banyak thor
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status