Share

5. Pertikaian

“Jangan menuduhku sembarangan!"

Zaya mendengus kesal mendengar tuduhan yang dilemparkan suami brengseknya itu padanya. Ia menepis tangan Evan sekuat tenaga.

“Kamu pulang malam-malam bersama kakak tiriku tanpa izin, itu artinya kamu berselingkuh!" Evan bersikeras dengan tuduhannya. "Apa kamu bersekongkol dengan Mira dan dia untuk menjebakku seakan aku selingkuh, sehingga kalian bisa bersama lagi? Begitu?"

“Jangan sembarangan bicara kamu!" Zaya menatap nyalang ke arah suaminya.

"Siapa yang kamu tuduh selingkuh?" Arga tiba-tiba turun dari mobil dan bersuara. "Kalau aku mau, aku bisa merebutnya terang-terangan darimu!" lanjut pria itu dengan begitu arogan.

"Apa maksudmu?" Evan memutar tubuhnya menghadap sang kakak. Tatapan tak suka kentara sekali dari pria itu.

"Dia bekerja di hotel milikku mulai hari ini, dan hari ini adalah hari pertama kami berjumpa sejak kamu menikahinya.” Pria itu berujar dengan santai. Bahkan sebuah senyum miring tercetak di sana. "Dan lagi ... sepertinya kamu membuat kesalahan fatal pada Mazaya sehingga dia ingin cerai darimu. Apa itu? Apa kamu berselingkuh?”

Dua pria itu saling menyerang. Tatapan mereka pun begitu tajam, seolah siap membunuh.

Kepala Zaya mulai berdenyut membayangkan apa yang mungkin terjadi jika ia membiarkan mereka bertemu lebih lama di sini.

“Pulanglah, Arga. Urusanku, biar aku yang urus. Aku lelah, apalagi besok pagi aku harus kembali bekerja di hotel milikmu.”

“Tidak akan kubiarkan kamu bekerja di hotel milik kakak tiriku lagi!” cegah Evan emosi.

Zaya tersenyum sinis pada Evan. “Kamu tidak bisa melarangku. Urus saja perceraian kita! Bukankah kemarin sudah jelas semuanya?”

Evan menatap Zaya dengan sorot putus asa. “Zaya, aku tidak mau bercerai darimu.”

“Sayangnya aku tetap mau bercerai,” tegas Zaya lantang.

“Karena kamu mau selingkuh dengannya? Karena itu kamu bekerja di hotelnya agar kamu bisa terus berjumpa dengannya?” tuduh Evan berang.

Zaya sungguh tak habis pikir dengan tuduhan demi tuduhan yang dilontarkan calon mantan suaminya itu. Laki-laki itu sungguh pintar memutar balikkan fakta. Padahal pria itulah yang telah melakukan kesalahan fatal di depan matanya.

“Jangan membalik keadaan, Evan! Kamu tahu betul kenapa aku ingin bercerai!" Zaya menatap suaminya nyalang. "Aku bukan kamu yang dengan mudah berpaling! Oh, atau kamu ingin rahasiamu kubongkar di depan kakak tiri sekarang juga?!”

“Aku sudah bilang kalau aku tidak berselingkuh, dia yang menyerangku! Aku yakin, aku dijebak!" Evan bersikukuh dengan pembelaannya. Di ujung kalimatnya, pria itu menatap tajam ke arah Arga. "Harus bagaimana lagi aku menyampaikannya padamu?”

Zaya seketika geram mendengar luwesnya sang suami bicara soal alasan perceraiannya di depan Arga. “Diam!? Jaga mulut kamu! Aku sudah berusaha untuk menutupinya sejak tadi. Kenapa kamu—?”

“Tunggu, tunggu ... Jadi benar, kamu mengkhianati istrimu?” Arga menatap serius adiknya.

Evan melotot tajam pada kakak tirinya. “Jangan memperkeruh keadaan, Arga! Meskipun kamu kakak tiriku, tapi aku tidak akan segan memukulmu kalau kamu ikut campur urusan rumah tanggaku.”

"Kamu mengancamku?" Arga tersinggung lalu spontan menarik kerah baju Evan. “Aku juga tidak akan segan-segan memukulmu dan bahkan merebut kembali Mazaya!”

“Hentikan!?” jerit Zaya histeris. Demi Tuhan, ia tak mau melihat dua kakak beradik itu bertengkar karena dirinya. “Pulanglah kalian berdua! Aku tidak ingin berjumpa dengan kalian lagi." Wanita itu kemudian menatap tegas ke arah Arga. "Aku juga tidak akan bekerja lagi di tempatmu, Ga.”

Zaya berbalik badan lalu kemudian melangkah setengah berlari menuju pintu rumah sahabatnya. Sayang, niatnya kabur terhenti tiba-tiba. Kakinya bahkan belum sempat melangkah jauh ketika ia merasakan dua tangan sudah memegangi lengannya, membuatnya tak bisa ke mana-mana.

“Lepaskan tanganku! Apa kalian sudah gila? Kita bisa jadi bahan omongan orang!” desis Zaya geram. Wanita itu kemudian menuding sang suami. “Dan kamu, Evan, aku tidak akan pernah membatalkan niatku untuk bercerai darimu! Kalau kamu tidak mau menceraikanku, maka aku sendiri yang akan mengajukan gugatan cerai dan aku pastikan itu akan disetujui oleh pengadilan!”

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status