Share

76

last update publish date: 2026-08-28 10:21:42

Sejenak aku melihat Lucien yang masih terpaku di tempat pria itu kutinggalkan, sebelum aku benar-benar menghilang dari pandangannya dan masuk ke dalam lift.

Pintu lift tertutup perlahan. Namun, tatapan birunya masih melekat di kepalaku.

“Keadaan River semakin memburuk. Itulah sebabnya masalah ini tidak perlu dibicarakan di depan Lucien,” ucap Kael begitu pintu lift menutup sempurna.

Aku menoleh kepadanya. Perutku terasa melilit. Sebenci dan semarah apa pun Lucien pada River, pria tua itu tetap
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Schaff Som
pas buka liat udh up makasih kak
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Dikhianati Tunanganku, Dinikahi Pamannya yang Berkuasa   76

    Sejenak aku melihat Lucien yang masih terpaku di tempat pria itu kutinggalkan, sebelum aku benar-benar menghilang dari pandangannya dan masuk ke dalam lift.Pintu lift tertutup perlahan. Namun, tatapan birunya masih melekat di kepalaku.“Keadaan River semakin memburuk. Itulah sebabnya masalah ini tidak perlu dibicarakan di depan Lucien,” ucap Kael begitu pintu lift menutup sempurna.Aku menoleh kepadanya. Perutku terasa melilit. Sebenci dan semarah apa pun Lucien pada River, pria tua itu tetap ayah kandungnya. “Apa separah itu?”Kael menghela napas. Sedikit berat dan aku mengangguk paham.“Aku yakin dia tidak akan bertahan untuk waktu yang lama.”Aku terdiam cukup lama. Tidak tahu harus mengatakan apa.Lucien mungkin membenci River karena semua yang telah dilakukan pria itu pada keluarganya. Terutama setelah mengetahui bahwa River adalah ayah kandungnya dan orang yang selama ini menjadi bagian dari luka terbesar dalam hidupnya.Tetapi kematian tetaplah kematian. Jika River benar-bena

  • Dikhianati Tunanganku, Dinikahi Pamannya yang Berkuasa   Chapter 75 Perasaan? Cinta?

    Aku menurunkan ponselku dan menekan tombol merah. Mempertahankan pandangan kami yang saling mengunci. “Aku tak ingin mengakuinya, tapi sepertinya …” “Jangan katakan apa pun.” Kata-kata itu meluncur begitu saja. Penuh keyakinan dan memang itulah yang harus kuucapkan. Untuk apa pun yang akan dikatakan Lucien. Lucien mendengkus. Berjalan masuk dan berhenti di belakang sofa panjang. Menyandarkan tubuhnya di sana dengan kedua lengan tersilang di depan dada. Posisinya menghadapku, sehingga jarak di antara kami membuatku bisa melihat dengan jelas seluruh permukaan wajahnya. Aku hampir tidak pernah bisa membaca dengan baik ekspresi Lucien. Bahkan beberapa saat yang lalu. Tidak pernah, sampai saat ini. Sudut bibirnya terangkat, membentuk senyum mencemooh karena aku punya keberanian untuk memerintahnya. “Kau bilang apa?” “Aku tahu apa yang akan kau katakan, tapi aku tidak akan mendengarnya.” “Kau pikir itu akan menghentikanku untuk mengatakannya?” “Dan kau pikir aku akan mendengarn

  • Dikhianati Tunanganku, Dinikahi Pamannya yang Berkuasa   Chapter 74 Tak Akan Pergi Ke Mana pun

    “Lepaskan dia.” Kedua tangan Lucien mengepal di sisi tubuhnya. Napasku tercekik oleh tekanan lengan Emmit yang semakin mengencang. Menyeret tubuhku mundur.“Atau apa anak sialan?” Emmit menjambak rambutku hingga wajahku terdongak. “Blackwood. Blackstone. River. Lucien.” Pria itu tertawa, kali ini lebih menyeramkan. “Dan sekarang kau membawa anak itu ke dunia seolah semua ini layak diwariskan? Anak ini sama sialannya denganmu.”“Sekali kau menyentuhnya, aku akan membuatmu membayar mahal …” Ada jeda sejenak. Bibir Lucien tak bergerak saat menyebut Emmit dengan panggilan. “Kakak?”“Lepaskan aku!” Aku berusaha meronta. Tetapi Emmit jelas lebih kuat dan badannya lebih besar dariku. Menarikku ke arah balkon kecil di sisi ruang rawat. Lucien sudah akan menerjang ke arah kami, tetapi seketika terhenti saat Emmit berhasil memungut pisau di lantai dan menempelkannya di leherku.Tubuhnya yang tampak menegang, berhenti diujung ranjang River. Emmit membuka pintu kaca dan jantungku terasa akan mel

  • Dikhianati Tunanganku, Dinikahi Pamannya yang Berkuasa   Chapter 73 Pengkhianatan Seorang Ayah dan Istri

    “Emmit bicara dengan Daniel?” Aku mengulang pertanyaanku dan kali ini dengan nada yang sedikit mendesak.“Kalaupun ayahku bicara dengan Daniel, apa urusannya denganmu, Blackwood?”Kepalaku menggeleng pelan. Ponsel dalam genggamanku berdering, bersamaan dengan dering ponsel di tangan Sophia. Sophia langsung menjawab panggilan tersebut.Aku mengamati perubahan wajah Sophia, yang kini sepucat Amy. “Apa maksudmu suamiku kabur?”“Apa?” Amy membelalak.Sophia turun dari tepi ranjang. “Jangan berbohong. Bagaimana mungkin orang bisa memalsukan serangan jantungnya? Suamiku memang …” Kalimat Sophia terhenti dan aku melihat tangannya yang gemetar. “Aku tidak tahu apa pun tentang rencana ini, Freya.”Sophia kembali mendengarkan sejenak. Lalu mengakhiri panggilan. “Aku akan ke sana sekarang dan bicara dengan petugas yang menjaganya.”“Ada apa?” Amy turun dari ranjang pasien. Setengah terhuyung dan berpegangan pada tiang infus. “Ayah kabur?”Sophia mengangguk. Memegang pundak Amy. “Kembali ke tempa

  • Dikhianati Tunanganku, Dinikahi Pamannya yang Berkuasa   Chapter 72 Keluarga

    Setelah konferensi pers, tentu saja pekerjaan baru saja dimulai. Lucien dan Lukas membicarakan tentang mengalihkan perhatian dengan pengumuman proyek baru dan inovasi perusahaan. Ditambah dengan keberhasilan proyekku, semua tindakan tersebut cukup untuk mengembalikan kepercayaan pasar.Namun itu hanya masalah pekerjaan yang akan kami tangani. Lucien dengan Blackstone, sementara aku dan Lukas kembali fokus pada Blackwood Group. Masalah lainnya tentu saja masih ada.Mobil Lucien berhenti saat lampu depan menyorot mobil merah muda yang terparkir di depan pintu gerbang kediaman kakek. Sementara Amy sedang berhadapan dengan dua petugas yang berjaga, memaksa untuk masuk. Keributan tersebut terhenti, Amy berbalik dan menghampiri pintu depan mobil. Kemarahan di wajahnya semakin pekat saat kepalan tangannya menggedor kaca jendela.“Kau benar-benar keterlaluan, Lucien. Apa maksudnya kau seorang Blackwood?!” sembur suara Amy begitu Lucien menurunkan kaca jendelanya.“Bagaimana mungkin kau memboh

  • Dikhianati Tunanganku, Dinikahi Pamannya yang Berkuasa   Chapter 71 Konferensi Pers

    Setelah Lukas menutup pintu, hanya ada aku dan Lucien, yang masih berdiri di depan meja kerjaku. Kedua tangannya memegang sisi meja, punggung tampak menegang dan aku menghampirinya dengan langkah perlahan.“Ada hal lainnya yang kau cemaskan?” Kepala Lucien menoleh, aku menatapnya selama beberapa detik dan mencoba membaca kecemasan yang disembunyikan dengan baik. Tetapi bukan berarti aku tidak bisa merasakannya badai di dalamnya.Lucien berpaling, menegakkan punggungnya dan menatap dinding kaca di belakang kursiku. Pemandangan seluruh kota di bawah langit biru yang cerah.“Apa yang terjadi dengan Daniel?”“Sudah ditangani.”Aku menggigit bibir bagian dalamku. Seharusnya itu menjadi jawaban yang memuaskanku juga, tetapi aku merasa ini bukan sekedar ditangani dengan baik. “Apakah dia bicara?”Lucien tak langsung menjawab. Pria itu menarik napas panjang dan dalam sebelum kemudian menatapku lagi. Tangannya terulur, merangkum sisi wajahku. Ibu jarinya mengelus pipiku dengan lembut. Sekilas

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status