登入Dendam membawaku pada musuh bebuyutan keluargaku, Lucien Blackstone. Bersama-sama kedua kami akan menguasai dua kerajaan bisnis yang menguasai pasar global. Hingga aku menyadari, rasa haus Lucien tidak bisa dituntaskan dengan mudah, membawaku menuju tempat yang lebih buruk dan memutuskan untuk mengakhiri semuanya. Namun Lucien tidak membiarkanku pergi begitu saja. Tidak akan pernah.
查看更多Aku menurunkan ponselku dan menekan tombol merah. Mempertahankan pandangan kami yang saling mengunci.“Aku tak ingin mengakuinya, tapi sepertinya …”“Jangan katakan apa pun.” Kata-kata itu meluncur begitu saja. Penuh keyakinan dan memang itulah yang harus kuucapkan. Untuk apa pun yang akan dikatakan Lucien.Lucien mendengkus. Berjalan masuk dan berhenti di belakang sofa panjang. Menyandarkan tubuhnya di sana dengan kedua lengan tersilang di depan dada. Posisinya menghadapku, sehingga jarak di antara kami membuatku bisa melihat dengan jelas seluruh permukaan wajahnya.Aku hampir tidak pernah bisa membaca dengan baik ekspresi Lucien. Bahkan beberapa saat yang lalu. Tidak pernah, sampai saat ini. Sudut bibirnya terangkat, membentuk senyum mencemooh karena aku punya keberanian untuk memerintahnya. “Kau bilang apa?”“Aku tahu apa yang akan kau katakan, tapi aku tidak akan mendengarnya.”“Kau pikir itu akan menghentikanku untuk mengatakannya?”“Dan kau pikir aku akan mendengarnya meskipun k
“Lepaskan dia.” Kedua tangan Lucien mengepal di sisi tubuhnya. Napasku tercekik oleh tekanan lengan Emmit yang semakin mengencang. Menyeret tubuhku mundur.“Atau apa anak sialan?” Emmit menjambak rambutku hingga wajahku terdongak. “Blackwood. Blackstone. River. Lucien.” Pria itu tertawa, kali ini lebih menyeramkan. “Dan sekarang kau membawa anak itu ke dunia seolah semua ini layak diwariskan? Anak ini sama sialannya denganmu.”“Sekali kau menyentuhnya, aku akan membuatmu membayar mahal …” Ada jeda sejenak. Bibir Lucien tak bergerak saat menyebut Emmit dengan panggilan. “Kakak?”“Lepaskan aku!” Aku berusaha meronta. Tetapi Emmit jelas lebih kuat dan badannya lebih besar dariku. Menarikku ke arah balkon kecil di sisi ruang rawat. Lucien sudah akan menerjang ke arah kami, tetapi seketika terhenti saat Emmit berhasil memungut pisau di lantai dan menempelkannya di leherku.Tubuhnya yang tampak menegang, berhenti diujung ranjang River. Emmit membuka pintu kaca dan jantungku terasa akan mel
“Emmit bicara dengan Daniel?” Aku mengulang pertanyaanku dan kali ini dengan nada yang sedikit mendesak.“Kalaupun ayahku bicara dengan Daniel, apa urusannya denganmu, Blackwood?”Kepalaku menggeleng pelan. Ponsel dalam genggamanku berdering, bersamaan dengan dering ponsel di tangan Sophia. Sophia langsung menjawab panggilan tersebut.Aku mengamati perubahan wajah Sophia, yang kini sepucat Amy. “Apa maksudmu suamiku kabur?”“Apa?” Amy membelalak.Sophia turun dari tepi ranjang. “Jangan berbohong. Bagaimana mungkin orang bisa memalsukan serangan jantungnya? Suamiku memang …” Kalimat Sophia terhenti dan aku melihat tangannya yang gemetar. “Aku tidak tahu apa pun tentang rencana ini, Freya.”Sophia kembali mendengarkan sejenak. Lalu mengakhiri panggilan. “Aku akan ke sana sekarang dan bicara dengan petugas yang menjaganya.”“Ada apa?” Amy turun dari ranjang pasien. Setengah terhuyung dan berpegangan pada tiang infus. “Ayah kabur?”Sophia mengangguk. Memegang pundak Amy. “Kembali ke tempa
Setelah konferensi pers, tentu saja pekerjaan baru saja dimulai. Lucien dan Lukas membicarakan tentang mengalihkan perhatian dengan pengumuman proyek baru dan inovasi perusahaan. Ditambah dengan keberhasilan proyekku, semua tindakan tersebut cukup untuk mengembalikan kepercayaan pasar.Namun itu hanya masalah pekerjaan yang akan kami tangani. Lucien dengan Blackstone, sementara aku dan Lukas kembali fokus pada Blackwood Group. Masalah lainnya tentu saja masih ada.Mobil Lucien berhenti saat lampu depan menyorot mobil merah muda yang terparkir di depan pintu gerbang kediaman kakek. Sementara Amy sedang berhadapan dengan dua petugas yang berjaga, memaksa untuk masuk. Keributan tersebut terhenti, Amy berbalik dan menghampiri pintu depan mobil. Kemarahan di wajahnya semakin pekat saat kepalan tangannya menggedor kaca jendela.“Kau benar-benar keterlaluan, Lucien. Apa maksudnya kau seorang Blackwood?!” sembur suara Amy begitu Lucien menurunkan kaca jendelanya.“Bagaimana mungkin kau memboh












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
評論更多