共有

Menyiapkan Acara

last update 公開日: 2026-03-22 13:33:00
Beberapa hari berlalu.

Kiran masuk ke ruangan Elvano setelah mengetuk pintu. Dia melangkah menghampiri meja kerja Elvano membawa berkas di tangannya.

“Berkas ini perlu tandatanganmu.” Kiran meletakkan berkas di atas meja.

Kiran memperhatikan Elvano yang sedang menandatangani berkas. Begitu kekasihnya selesai, Kiran segera membuka suara.

“El, hari ini Sabrina berulang tahun dan aku berniat memberinya hadiah juga mengajaknya makan malam. Apa aku boleh pergi?” Kiran menatap penuh harap Elvano mengi
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター
コメント (10)
goodnovel comment avatar
wardah
Sabrina jodoh nya Aldo kah
goodnovel comment avatar
Magda
terimakasih up nya
goodnovel comment avatar
Adeena
jodoh'y Sabrina ini Aldo apa malah kyk tom and Jerry...
すべてのコメントを表示

最新チャプター

  • Dimanja Mantan Posesif   Sandiwara Yang Epic

    Yessica masuk ke dalam rumah setelah melihat Kiran pergi.Begitu tiba di dalam ruang keluarga, Yessica langsung menghampiri Kamila dan Raihan.“Dari mana kamu? Kenapa tadi pergi begitu saja?” Kamila menatap Yessica yang baru saja duduk di sampingnya.“Tadi hanya cari angin saja, Ma.” Yessica bicara dengan nada manja. “Kiran di mana?” tanyanya berpura-pura peduli.“Dia tidak mau menginap di sini, jadi pulang ke rumahnya yang ada di seberang sana.”Sorot mata Yessica berubah licik. Sebelum dia menutupinya dengan senyum di wajah.“Oh, begitu.” Yessica mengangguk-angguk.“Yess, Mama lihat-lihat kamu sepertinya tidak suka melihat Kiran? Apa kamu tidak mau Kiran kembali?” Kamila jelas sangat paham bagaimana sikap Yessica biasanya, kali ini Kamila melihat perbedaan itu.Yessica tersentak.Buru-buru dia memberi alasan. “Mana berani aku berkata tidak suka, Ma. Aku sangat suka dan senang, tapi ….”Satu sudut alis Kamila tertarik ke atas melihat Yessica sedikit menurunkan pandangan.“Tapi apa?”

  • Dimanja Mantan Posesif   Memastikan

    ‘Ingat, Yessica. Jika kamu ingin menjadi Nona muda di keluarga Bimantara, maka kamu harus menyingkirkan Calissa.’‘Tapi bagaimana caranya? Kalau aku mendorongnya ke kolam, apa Calissa akan pergi?’‘Tidak, itu hanya akan membuatmu terlihat jahat.’‘Jadi, apa yang harus aku lakukan, Ibu?’‘Ibu akan membuat rencana. Saat itu berjalan pura-puralah tidak tahu. Sekarang, kamu harus bersikap baik pada Calissa dan membuatnya percaya padamu. Ingat, jangan membuatnya curiga. Kamu juga harus bersikap lebih baik darinya, agar orang-orang lebih memandangmu daripada Calissa.’Ingatan-ingatan masa kecil Yessica berputar di kepala.Matanya terbuka lebar. Napasnya berat tertahan.Rahang Yessica mengeras, matanya memerah menyorot penuh kebencian.‘Aku sudah sampai sejauh ini, dan aku tidak akan membiarkan dia merebut apa yang sudah menjadi milikku.’Sorot matanya penuh dengan kilatan.Yessica menoleh ke dalam rumah.Telinganya mendengar suara tawa dari dalam.Jemari Yessica mengepal di samping tubuhnya

  • Dimanja Mantan Posesif   Akan Pulang?

    Kiran bergabung di ruang tengah bersama Noah dan yang lainnya.Tatapan Kiran begitu waspada pada Yessica yang duduk menempel pada Kamila.“Kiran, kemarilah duduk bersama Mama.” Kedua tangan Kamila terulur ke arah Kiran.Yessica tersentak karena pelukannya di tangan Kamila terlepas.Jemari Yessica mengepal saat tatapannya tertuju pada Kiran yang ditatap penuh sayang oleh Kamila.Kiran tersenyum. Dia mendekat, tetapi Kiran tak langsung duduk di dekat Kamila karena ada Yessica di sana.Yessica menyadari tatapan semua orang tertuju padanya. Dia segera berdiri dari duduknya, memberikan posisinya untuk Kiran.Walau Yessica harus menahan kesal Kiran mengambil tempatnya.Kiran duduk di samping Kamila.Telapak tangannya langsung digenggam ibunya ini.“Kiran, apa kamu mau menceritakan bagaimana kehidupanmu selama bertahun-tahun ini? Lalu, di mana keluarga yang merawatmu, kami mau berterima kasih ke mereka.” Kamila tak melepas genggamannya. Seolah takut Kiran kembali terlepas darinya dan hilang d

  • Dimanja Mantan Posesif   Hubungan Kiran dan Yessica

    Yessica tersentak mendengar ucapan Kiran yang blak-blakkan.Matanya menyipit, apa benar Kiran hilang ingatan? “Apa benar itu, Yess?” Kamila menatap tak percaya.Tatapan Noah dan Raihan juga tertuju pada Yessica, menuntut penjelasan.“It-itu, hanya salah paham, Ma.” Wajah Yessica berubah panik. “Saat itu kami berebut tas, jadi ada kesalahpahaman. Benarkan, Kiran?” Tatapan Yessica kini tertuju pada Kiran.Senyum Kiran terangkat tipis. “Ya, benar.” Kamila menghela lega. “Syukurlah kalau hanya salah paham. Bagaimanapun kalian bersaudara, jangan sampai ada perselisihan.”Atmosphere sekitar sedikit menegang.Noah segera ambil sikap. “Ayo masuk dulu, kita bicara di dalam.” Kamila dan yang lain masuk lebih dulu, sedang Kiran di belakang bersama Noah.Saat yang lain duduk di ruang tengah.Kiran memilih ke dapur menemui Noah.“Apa aku boleh tanya sesuatu?” Kiran menghampiri Noah yang sedang mengeluarkan minuman dari dalam lemari pendingin.“Tanya saja.” Noah menoleh sekilas pada Kiran, sebel

  • Dimanja Mantan Posesif   Bertemu Keluarga

    Setelah memastikan siapa yang berdiri di depan rumahnya. Noah menoleh pada Kiran.“Kiran, mereka Mama dan Papa.”Kiran tersentak. Matanya membola lebar.“Mereka sudah sampai di sini. Kamu mau menemui mereka, ‘kan?” Noah memastikan.Apalagi Noah melihat Kiran yang terkejut.Kiran menatap ragu.Pandangan Kiran sekilas tertuju ke seberang jalan, ke arah dua orang yang kini menatap ke arahnya.“Kapan kamu memberitahu mereka?” Kiran menatap pada Noah.“Setelah kamu mengakuiku.” Noah bicara dengan sangat hati-hati. “Tapi, aku tidak menyangka kalau mereka akan datang. Aku benar-benar tidak berniat membuatmu tak nyaman dengan langsung bertemu mereka.” Noah segera menjelaskan. Dia takut Kiran tidak suka dan kembali menjauhinya.Kiran terdiam.Banyak hal yang mengganggu pikirannya.Namun, cepat atau lambat, Kiran juga harus mengatasi situasi ini.Hanya beda waktu saja.Kiran menarik napas dalam-dalam sebelum mengembuskan pelan.“Baiklah, kita temui mereka,” katanya saat tatapan Kiran kembali te

  • Dimanja Mantan Posesif   Tidak Keberatan

    Sore hari.Kiran baru saja selesai membereskan meja, ketika dia mendapat pesan dari Elvano.[Kamu sudah mau pulang?][Aku ada di luar perusahaan bertemu klien, kemungkinan tidak bisa menjemputmu.]Kiran tersenyum kecil membaca pesan dari Elvano.Walau mereka sama-sama sibuk, tetapi Elvano tidak lupa untuk mengiriminya pesan.[Aku akan naik taksi atau bus. Kamu tenang saja dan fokuslah dengan pekerjaanmu.]Kiran melihat pesannya belum dibaca, jadi dia kembali membereskan tasnya.Saat pesan balasan dari Elvano kembali masuk, Kiran buru-buru membacanya.[Aku akan minta sopir perusahaan mengantarmu. Aku tidak tenang kalau kamu pulang sendiri.]Mata Kiran membola lebar. Dia benar-benar tidak menyangka Elvano masih mencemaskan dirinya.Baru saja Kiran ingin membalas pesan dari Elvano, dia mendapat pesan dari Noah.[Kamu sudah pulang? Aku ada di depan perusahaan, bagaimana kalau pulang bersama?]Belum juga panik karena tingkah kekasihnya, kini sang kakak juga ikut membuatnya tegang.Tetapi se

  • Dimanja Mantan Posesif   Adu Mekanik

    Saat siang hari. Elvano melakukan peninjauan di Radja Mall bersama Dania dan Kiran. Kiran terus berjalan di belakang Elvano, mencatat apa pun yang Elvano komentari tanpa terlewat satu kata pun. Sedang Dania, dia berjalan di samping Elvano layaknya pasangan untuk atasannya ini. “Beberapa toko ko

    last update最終更新日 : 2026-03-17
  • Dimanja Mantan Posesif   Akhir Sandiwara

    Kedua pundak Dania menegang, bola matanya bergerak liar mencari kata-kata untuk membalas ucapan Kiran.“Kamu tidak usah mengelak lagi! Aku tahu, semua yang aku alami ini karena laporan darimu!” Kiran tersenyum hambar. Dania masih saja kukuh memfitnahnya.Melihat tenangnya Kiran, emosi Dania semaki

    last update最終更新日 : 2026-03-29
  • Dimanja Mantan Posesif   Persaingan

    Suasana mendadak tegang. Apalagi saat Kiran melihat Dania menatap tajam padanya. “Bukan seperti itu maksud saya, Bu. Saya hanya–” “Aku tahu, mungkin kamu sulit percaya pada orang lain, apalagi posisimu sekarang bisa dibilang lebih tinggi dari staff lain di divisi pemasaran.” Dania memotong ucapan

    last update最終更新日 : 2026-03-17
  • Dimanja Mantan Posesif   Tenang Walau Panik

    Kembali ke divisi pemasaran setelah selesai makan siang. Langkah kaki Kiran terhenti di tengah koridor ketika matanya tertuju pada Elvano yang berdiri di depan ruang kerja.Jemari-jemari Kian meremat erat di sisi tubuhnya kalau melihat tatapan Elvano yang tertuju padanya.“Kemari.”Suara Elvano mem

    last update最終更新日 : 2026-03-17
続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status