Share

107. Manja

Author: Blue Rose
last update publish date: 2026-04-24 23:41:57
Keiron melangkah di koridor kantor pusat Kingsley dengan rahang yang mengeras. Ia baru saja selesai mendengar penjelasan dari Edric tentang situasi di taman mansion tadi.

Adiknya itu bercerita dengan nada panik sekaligus lega bahwa Febi telah menceritakan tentang masa lalu sang ayah kepada Siti.

Sebagai putra sulung, Keiron tahu seberapa besar rahasia itu telah menghancurkan banyak hal dalam hidup ayahnya. Ia khawatir itu akan membuatnya kehilangan kendali pada Siti, apalagi Mami tirinya se
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
Blue Rose
iya sayang, sorry bgt semalam ada insiden nyeri haid yg gk kya biasanya. aku up 2 bab nanti malam ya
goodnovel comment avatar
Juanita 88
gk ada pmberitausn gk upnya thoor
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   168. Ditambahin Job

    Salsa menatap kartu ATM di tangannya, lalu beralih menatap wajah tegas Keiron. Di tengah rasa sakit di pipinya dan rasa bersalahnya, ada sebuah perasaan hangat yang aneh kembali merayap di dadanya. Ini pertama kalinya dalam hidup, ada seseorang yang begitu marah karena dirinya disakiti. Dia juga seseorang yang melindunginya dengan cara yang begitu ekstrem, seolah-olah dirinya adalah sesuatu yang sangat berharga. "Paham, Salsa?" ulang Keiron, memastikan. Salsa perlahan mengangguk kecil. "I-iya... paham, Keiron." Keiron menghela napas panjang, bersandar pada jok mobilnya sambil menatap lurus ke depan. Amarahnya perlahan mereda, digantikan oleh rasa protektif yang semakin menebal di dalam hatinya untuk gadis sederhana yang duduk di sampingnya ini.Keiron menyalakan mesin mobil yang sempat mati. Suara deru mesin sport itu kembali memecah jalan di pinggir taman kota. Namun, alih-alih melajukan mobilnya kembali ke arah gang kontrakan Salsa, Keiron justru memutar arah menuju jalan p

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   167. Terlalu Lunak

    "Salsa? Siapa Salsa?" Puk! Siti menepuk lengan suaminya gemas dari atas pelana kuda. "Pasangannya Keiron loh, Mas. Anak sulungmu. Masa lupa sih." Kieran memejamkan mata sejenak, memijat pangkal hidungnya yang mendadak terasa pening. Aura Alpha yang tadi sempat memancar tajam seketika mengendur karena teguran sang istri. "Baru juga sehari," gumam Kieran pelan. Ia mengembuskan napas berat, lalu kembali menempelkan ponsel ke telinganya. "Kirim lokasi sekarang. Hubungi Keiron dan katakan padanya pacarnya sedang dalam bahaya." Sementara itu, di sebuah gang yang berjarak dua blok dari rumah kosnya, Salsa terduduk di atas aspal yang dingin. Kerudung pashminanya sudah berantakan. Air mata mengalir deras, membasahi pipinya yang kini menyisakan bekas kemerahan akibat tamparan kasar. Di depannya, seorang pria bertubuh kurus dengan wajah berantakan tertawa puas sambil mengacung-acungkan sebuah kartu ATM. Dia adalah Rian, kakak kandung Salsa yang selama ini menjadi benalu dalam hidupny

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   166. Tenang dan Lembut

    Kieran melangkah mendekat, lalu dengan gerakan yang sangat hati-hati, ia mengambil Baby Maya dari dekapan kaku Keiron. Setelah bayi perempuan itu berpindah ke lengannya, aura dingin dan mengintimidasi yang tadi sempat membuat Keiron dan Victor tegang, seketika menguap tanpa bekas. Ketegangan kedua putra tertua Kingsley itu langsung berubah menjadi helaan napas lega. "Hai, putri Papi paling cantik," bisik Kieran. Suaranya melembut drastis, berbanding terbalik dengan suaranya saat bicara pada kedua putranya yang sedang bisik-bisik itu. "Abubu... maa..." gumam Baby Maya pelan. Ia menggeliat nyaman di dada bidang sang ayah. Baby Maya memang sudah mulai merespons dengan bahasa bayi karena sedang berada di fase banyak mengoceh. Kieran benar-benar langsung berganti wajah jika sudah berada di dekat Siti dan putri bungsunya. Kerutan tegas di dahinya hilang, digantikan oleh senyuman tulus seorang ayah yang sedang kasmaran pada bayinya sendiri. Ia terus menciumi wajah gembul Maya yang w

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   165. Bocoran dari Nyonya Kingsley

    "Gak usah sokap deh lu," ujar Keiron ketus, langsung menyikut lengan Victor yang tiba-tiba datang dan menepuk bahunya. Victor hanya memegangi tulang rusuknya yang sedikit ngilu akibat sikutan maut sang kakak, sambil tertawa lebar. Di antara semua bersaudara Kingsley, Victor memang yang paling jahil dan hobi memancing emosi kakak tertuanya. "Galak amat, Bang," ujar Victor, merapikan setelan jasnya yang sedikit bergeser. Matanya melirik ke arah Salsa yang masih menggendong Baby Maya di kejauhan. "Btw, lu udah nemu pujaan hati ternyata. Sampai heboh tuh di bawah." Keiron mendengus kasar, memalingkan wajahnya. "Gak usah lebay lu." "Halah, gengsi mulu dipelihara. Itu kemeja lu ganti baru, kan? Berarti bener gosip si Fera nyiram anggur dan lu pasang badan buat Salsa. So sweet bener," Victor menaik-turunkan alisnya, sengaja memprovokasi. Keiron tidak membalas. Alih-alih meladeni adiknya yang berisik, ia memilih melangkah pergi menjauh, mencari tempat yang lebih tenang di sudut bangk

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   164. Tameng Manusia

    Suasana resepsi pernikahan Julian Kingsley yang megah berubah drastis dalam hitungan detik. Area prasmanan yang tadinya tenang kini mendadak hening, membuat beberapa tamu undangan menoleh karena penasaran. Salsa, yang masih merasa canggung di tengah kerumunan elite itu, duduk di sisi Keiron sambil mendengarkan pria itu menjelaskan teknis evaluasi desain untuk launching produk selanjutnya. Tiba-tiba, bayangan seseorang berdiri menjulang di hadapan mereka. "Keiron? Aku nggak nyangka kamu bakal datang ke sini, apalagi bawa... siapa?" Suara itu terdengar merdu, namun sarat dengan nada sinis yang tajam. Seorang wanita bergaun backless berwarna merah menyala berdiri di sana. Namanya Fera, seorang model papan atas yang sempat digosipkan memiliki hubungan spesial dengan Keiron di masa lalu. Wajahnya cantik, bak porselen yang sempurna, namun sorot matanya yang menatap Salsa penuh dengan api kebencian. "Mungkin karyawannya," sahut temannya. Tidak sopan memang. Fera dan teman-teman sosialit

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   163. Lauching Terus Kondangan

    "Launching dulu," ujar Keiron saat ditanya Salsa. Salsa bertanya apakah mereka akan kondangan dulu atau lauching. Tapi Keiron langsung membalas 'launching' dulu. Salsa terheran dengan bosnya itu. Acara bahagia milik adiknya, tapi ia malah masih sibuk kerja. Padahal acara lauching-nya sudah bisa diserahkan ke bawahannya termasuk Salsa-tim desain. "Bapak gak ke sana dulu?" tanya Salsa sambil merapihkan letak berkas di tangannya. Mereka sedang berjalan menuju tempat acara launching. "Gak ada waktu. Kita rampungkan dulu acara launching yang hanya setengah hari ini." "O--oke, Pak," sahut Salsa pasrah. Ia mengikuti langkah Keiron yang begitu lebar. Selama setengah hari ke depan, Salsa menyaksikan sisi lain dari Keiron. Keiron bukan lagi pria yang berusaha mendekatinya atau bos yang kaku di ruang rapat. Dia adalah seorang komandan perang. Keiron mengawasi setiap sudut venue, mengecek pencahayaan, memastikan display produk terlihat sempurna, hingga menegur staf jika ada satu bro

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   15. Setan

    "Apa yang kalian berdua lakukan?" tanya Kieran. Ia berkecak pinggang di ambang pintu yang menghubungkan ruang makan dan dapur. Siti dan Victor langsung menjauh, tapi kemudian Siti menjawab. "Kita cuma lagi berdebat seperti biasa saat di kampus. Kamu udah selesai makan?" tanya Siti mendekati

    last updateLast Updated : 2026-03-19
  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   11. Mereka Tau Terlalu Cepat

    Kieran sibuk menjawab telpon grup dari ketiga anaknya yang lain. Edric sudah marah-marah secara langsung, kini giliran Keiron, Victor, dan bahkan Julian yang ada di Amerika. "Kita rapat keluarga aja besok. Buat Julian bisa online aja," ujar Kieran sudah lelah diberondong omelan. "Pih, seriousl

    last updateLast Updated : 2026-03-18
  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   13. Rapat Keluarga

    Kieran hampir saja buka mulut, tapi Keiron langsung memberi tatapan peringatan pada sang adik. Selain Kieran, Keiron ai sulung juga begitu disegani oleh adik-adiknya, jadi adik-adiknya tak berani membantah. Meski Edric kelihatan ingin berdiri, ia menahannya. Hal itu membuat Siti tambah yakin, kala

    last updateLast Updated : 2026-03-18
  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   8. Dilabrak Anak si Duda

    Kieran berjalan keluar dan berganti meja untuk menemui sang ibu. "Kieran, Mami jauh-jauh ke Indonesia tapi sepertinya kamu tidak menikmati pertemuan kita," ujar sang ibu. Perempuan paruh baya yang masih terlihat cantik itu menunjukkan kekesalannya. "Maaf Mamiku Sayang, aku agak kehilangan

    last updateLast Updated : 2026-03-17
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status