Share

59. Racun?

Author: Blue Rose
last update publish date: 2026-03-17 23:24:43
"Siti, kamu tenang saja. Aku punya rencana," potong Kieran.

"Saya juga, Pak... eh saya, aku maksudnya Mas, hehe!"

Kieran terkekeh melihat Siti yang saking semangatnya sampai lupa panggilan mereka. Ia menggenggam tangan Siti dengan tangan kirinya, dan mengelus pipinya dengan tangan kanannya.

"Sayang, maksudku... aku udah siap dengan keadaan ini. Pada dasarnya aku udah bisa menhadapi situasi seperti ini selama bertahun-tahun."

"Tapi Mas, itu... aku sempet liat seorang pelayan memasukkan
Blue Rose

Masukin ke daftar baca kamu😘

| 5
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
(ami) hamida
lanjut kak
goodnovel comment avatar
Raisa Kalyna
mamanya Julian atau si cegil yang ngelakuin
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   122. Artinya?

    "Mas, ada apa sih?" tanya Siti. "Buru-buru banget, kakiku sakit!" keluhnya. Saking cepatnya Kieran dan Victor berjalan, ia sampai kuwalahan. Ia memakai sepatu hak tinggi yang secara otomatis membuatnya menopang berat badannya hanya pada tungkaknya. Jadi, ia merasa sakit pada aktivitas seperti setengah berlari saat ini. Kieran meski panik, ia segera berhenti dan langsung menggendonh istrinya ala bridal style. Kemudian berjalan kembali menuju pintu keluar melalui jalur red carpet yang kini sudah agak sepi dari jurnalis karena sebagian besar sudah masuk ke dalam gedung. Hanya ada beberapa paparazi yang masih bertahan di sana, berharap mendapatkan foto terakhir. Sepertinya hari itu, keberuntungan berpihak pada paparazi karena saat mereka dilarang masuk, mereka malah mendapat bahan berita emas. Ketiga anggota keluarga Kingsley yang pulang dengan terburu-buru itu. Mereka seperti Cinderella yang harus pulang sebelum jam dua belas malam. Awalnya semua tampak normal, sorotan flash ka

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   121. Diomelin

    "Victor, Papi udah mati-matian jaga pola makan Mami kamu. Kamu malah nyeret dia ke tempat jajanan kayak gitu!" Victor hanya diam bersandar pada sandaran kursi mobil. Sementara Siti memegang tangan sang suami. "Mas, sebenernya aku punya kesempatan buat nolak kok. Tapi kan aku juga mau ke sana," bela Siti. Kini mereka ada di mobil van menuju ke pesta. Mobil Victor dibuat kempes bannya oleh sang ayah gara-gara kejadian tadi. Alhasil ia ikut di mobil ayahnya menuju tempat pesta. "Iya kamu juga salah, Yang. Aku khawatir sama kalian berdua," tegas Kieran. "Paham gak?" "Sama kalian berdua, maksudnya aku sama Mami, Pih?" tanya Victor tiba-tiba. Siti dan Kieran langsung menatapnya. "Becanda terus ya, kamu Vic!" ujar Kieran seolah ingin meninju anaknya. Siti pun langsung menengahi. "Tadi aku juga sempet mikir gitu." "Isi otak kalian sama atau gimana?" balas Kieran tambah kesal. Siti merasa ikut diomeli, tapi Victor yang menahan tawanya malah memilih pura-pura tidur.

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   120. Kulineran

    "Waseeek, anjay! Ganteng banget gue," puji Victor pada dirinya sendiri. Ia sedang berkaca di depan kaca butik saat mencoba setelan, sambil merapihkan beberapa detail di lengannya. Jujur saja, bagi Siti anak Kieran tidak ada yang tidak tampan. Tapi Victor membuatnya ilfil karena terlalu percaya diri. "Dih, narsis!" balas Siti. "Halah gak usah sok jual mahal, Mi. Gue ganteng kan?" godanya mendekati Siti. Siti yang sedang melihat-lihat setelah pun mendelik ke arahnya. "Gak usah narsis deh. Itu buruan diambil, sekalian tuh yang lo pake bayar langsung." "Lo yang bayar ya," ujar Victor. "Lah kan lebih kaya elu, aneh!" "Kan prinsipnya kalo ada orang tua, orang tua yang bayarin," balas Victor. "Gue bukan orang tua elo, by the way." Victor lansung tersenyum miring. "Gue bilangin Papi loh, katanya gue bukan anak lo." Siti langsung panik, dan akhirnya menyerah dengan mulut ember Victor yang menyebalkan itu. "Serah lo deh sana! Nih," ujar Siti menyodorkan kartu hitam mi

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   119. Hangat

    "Lupa?" "Ya mungkinnkarena terlalu sibuk sama masalah yang datang bertubi-tubi," balas Siti lembut. Kieran menatap Siti dengan tatapan yang sangat dalam. Ia merasa beruntung. Siti tidak hanya menjadi istrinya, tapi menjadi perekat bagi kepingan-kepingan keluarganya yang selama ini retak dan dingin. "Terima kasih, Sayang," ucap Kieran tulus. Ia mencium kening Siti, lalu ikut bersandar di sofa. Kieran belajar pelajaran penting dari Siti, bahwa kekuatan terbesar seorang Kingsley bukan terletak pada seberapa banyak musuh yang ia taklukkan, melainkan pada seberapa hangat rumah yang ia bangun untuk orang-orang yang ia cintai. ••• Pagi harinya, Siti yang sedang menyesap susu kehamilannya di meja makan. "Sayang, nanti malam ada acara jamuan resmi. Aku sudah memesan gaun dan beberapa perhiasan tambahan di mall. Bisa minta tolong ambilkan?" Siti heran, "Bukannya bisa dianter?" Kieran mengusap belakang kepalanya canggung. "Sebenernya aku sengaja gak bilang suruh anter karena re

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   118. Edric Manja

    Kieran Kingsley bisa menjatuhkan lawan dengan mudah. Ia sangat ahli dalam mengatur strategi bisnis yang rumit sambil menutup mata, dan ia bisa memerintah ribuan anak buah tanpa keraguan. Namun pagi ini, berdiri di ambang pintu ruang keluarga, sang singa Kingsley itu tampak seperti seorang amatir yang kehilangan arah.Ia memakai pakaian kasualnya, tapi posturnya sangat tidak kasual. Ia menatap putra bungsunya, Edric, yang sedang duduk di karpet bulu, membelakanginya. Edric sedang fokus pada layar televisi besar yang menampilkan permainan sepak bola di PlayStation-nya. Suara dentuman sound system dan decitan sepatu pemain di gim itu mengisi ruangan, namun atmosfir di antara ayah dan anak itu tetap saja terasa sunyi. Kieran berdehem, tapi suaranya tertahan di tenggorokan. Ia teringat janjinya pada Siti semalam—untuk mulai memperlakukan Edric sebagai anak laki-laki remaja, bukan sekadar pekerja IT handalannya. Tapi, bagaimana caranya? Harus mulai dari mana? Menanyakan nilai sekolah

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   117. Bertemulah dengan Banyak Orang

    "Maksudnya gimana, Yang?" tanya Kieran dengan dahi berkerut, menatap Siti yang masih berada dalam dekapannya. "Yah, kan kamu mau punya anak lima. Terus kebetulan ini anak yang kamu inginkan. Aku takut kamu nanti malah mengabaikan anak-anakmu yang lain karena terlalu fokus sama bayi ini," jawab Siti jujur. Matanya menatap Kieran dengan binar kecemasan yang tulus. "Ya ampun, Sayang, aku kira apa." Kieran terkekeh, suaranya yang berat bergema di dada bidangnya yang sedang dipeluk Siti. Ia merasa pikiran istrinya terkadang terlalu jauh. "Gak tau nanti apakah bisa gak pilih kasih, tapi keempat anakku udah besar semua. Tinggal aku fokus ke anak kita ini, kan?" Siti segera mendongak, menatap Kieran dengan ttatapan tajam. "Justru itu yang aku takutkan, Mas. Aku nggak mau kamu merasa tugasmu menjaga mereka udah selesai hanya karena mereka udah dewasa. Mereka memang sudah besar, sudah bisa pegang senjata, sudah bisa cari uang sendiri. Tapi di mata aku, mereka tetap anak-anak yang butuh figu

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   24. Belanja untuk Wisuda

    Febi dan Siti bergandengan tangan menyusuri pasar, kemudian membeli kebaya trend yang biasanya dijual di olshop. Harganya sekitar 150an untuk one set--atas bawah. "Emang gak papa?" tanya Febi. "Gue suka modelnya," ujar Siti. "Itu mah model trend sejak jamanku dua tahun lagi, sekarang beda

    last updateLast Updated : 2026-03-22
  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   23. Tunangan Tuan Kingsley

    "Kamu cantik banget malam ini," ujar Poppy. Siti sedang menikmati dessert bersama Poppy, Tiffany, Clara dan Stella. Sementara para pria terlihat di sudut berbeda, sedang sibuk membicarakan hal lain. Tiffany juga sibuk bicara dengan Clara, dan Siti yang awalnya diam, tiba-tiba diajak bicara ole

    last updateLast Updated : 2026-03-22
  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   19. Bertemu Keluarga Kingsley

    Siti dengan lunglai masuk ke dalam mobil di jok belakang. Saking fokusnya pada dunianya sendiri, Siti tak menyadari kalo di sebelahnya ada Kieran yang sedang menatapnya. "Kamu abis ditampar?" tanyanya. Siti berjingkat kaget, "Bapak?!" "Ck, Bapak lagi..." kesal Kieran. Ia tak suka Siti mem

    last updateLast Updated : 2026-03-20
  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   18. Ditampar Anak SMA

    Siti mendapat tatapan menusuk dari para wali murid di sana. Bagaimana tidak, para ibu-ibu sudah berdandan cantik demi bertemu si Duda Hot bernama Kieran. Tiba-tiba si target kegenitan mereka malah diwakili oleh seorang gadis muda yang manis. Mereka tentu kesal, ingin sekali mengusirnya. Namun dar

    last updateLast Updated : 2026-03-20
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status