Share

BAB 89 : LUNCH BARENG

Author: Langit Parama
last update Petsa ng paglalathala: 2025-07-15 08:08:41

"Permisi, Pak."

Daryan mengangkat kepala dari tumpukan berkas. Pandangannya bertemu dengan Mega yang berdiri sopan di depan meja kerjanya.

“Makan siang sudah saya siapkan di ruang tamu, Pak. Dan ... Bu Savana tertidur,” lapornya hati-hati.

Daryan hanya diam sejenak, sebelum mengangguk pelan. “Terima kasih.”

Mega pamit keluar dengan tenang. Setelah pintu tertutup, Daryan bangkit dari kursinya dan berjalan menuju ruang tamu privat yang memang disediakan khusus untuk kenyamanannya di lantai ek
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (3)
goodnovel comment avatar
Drh Hamidah
Savana seharusnya bilang ke daryan, " mas jangan terlalu baik sama aku, nanti aku bisa jatuh cinta sama mas dryan"
goodnovel comment avatar
aisyah
benih2 cinta udh mulai tumbuh, tpi dryan ini benih cinta atau ada gebrakan bru lgi?
goodnovel comment avatar
Mama muda Muda
kok serig gak ad gambarnya iklannya shingga gk bisa d bukak untuk membaca halaman slanjutnya
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Dipaksa Nikah, Malah Kecanduan   BAB 500 : TAMAT SEASON - 2

    Kini Elvano dan Amel sudah duduk di sebuah ruang private di restoran mahal yang ada di pusat kota. Makan malam sekaligus kencan pertama mereka setelah resmi berpacaran. “Ini ... apa gak terlalu berlebihan kita dinner di sini?” tanya Amel, pada Elvano yang duduk tenang di hadapannya. Mata Amel sesekali bergerak liar ke arah lain, mengamati setiap sudut ruangan mewah tersebut, bukan karena bosan, melainkan karena kegugupan. Meja mereka berada tepat di samping jendela full glass yang menjulang tinggi, memberikan pemandangan yang menakjubkan. Pemandangan dari sana langsung menghadap ke keindahan panorama kota saat malam hari. Gedung-gedung pencakar langit menjadi hamparan yang memanjakan mata, di mana lampu-lampu terang dari gedung-gedung perkantoran dan rumah-rumah di bawah sana berkelip layaknya bintang yang jatuh ke bumi. Suasana remang restoran dan gemerlap kota menciptakan kontras yang dramatis, menambah nuansa romantis namun sedikit mencekam bagi Amel yang pikirannya seda

  • Dipaksa Nikah, Malah Kecanduan   BAB 499 : Season 2 - Kencan pertama

    Amel menatap refleksinya di cermin kamar. Ia mengenakan dress santai yang sudah ia pilih dengan hati-hati. Pikirannya berkelana ke mana-mana, dipenuhi gejolak perasaan yang sulit diurai. Hari ini, Elvano akan menjemputnya untuk kencan resmi—sebuah langkah besar setelah mereka menghabiskan waktu pendekatan intens selama sebulan terakhir, lalu resmi berpacaran. "Aku pantes, gak, ya?" gumamnya pada bayangan di cermin. Perasaan ragu itu datang menyerbu, bukan karena Elvano, tapi karena dirinya sendiri. Usianya terpaut dua tahun lebih tua dari Elvano, dan ia pernah melalui serangkaian konflik besar yang melibatkan keluarga Elvano. Ia merasa terbebani oleh masa lalunya dan tidak yakin apakah ia layak menerima ketulusan pemuda itu setelah pernah membuat adiknya membencinya. "Dia terlalu baik. Sedangkan aku cuma ...," Amel menarik napas dalam. “Aku anak biasa, level kita beda jauh. Tapi aku udah nerima dia, gimana dong?” Ia memutar badannya, menilai penampilannya lagi. Amel tahu

  • Dipaksa Nikah, Malah Kecanduan   BAB 498 : Season 2 - Permintaan maaf

    Satu bulan berlalu pasca persalinan mendebarkan di rumah sakit. Kini, Elvara resmi menyandang gelar sebagai ibu muda di usianya yang sebentar lagi menginjak usia 21 tahun. Elvara duduk di tepi ranjangnya, wajahnya terlihat sedikit kelelahan tetapi memancarkan aura bahagia yang tak terbantahkan. Ia sedang mengamati putra kecilnya yang diberi nama Varrel yang diambil dari nama panggilannya dengan sang suami—Vara dan Darell. Varrel tengah tidur pulas di ranjang bayi di sampingnya. Sesekali bayi mungil menggemaskan itu menggeliat pelan, membuat senyum sang ibu merekah seperti bunga mawar. Kehidupan Elvara telah berubah total. Jadwal tidurnya kini diatur oleh jam menyusui dan tangisan putranya. Tugas kuliah dan tanggung jawab sebagai istri kini ditambah dengan peran sebagai seorang ibu dengan ilmu parenting seadanya. Meskipun ada saat-saat baby blues dan rasa frustrasi, kebahagiaan melihat Varel tumbuh sehat mengalahkan segalanya. “Dia tidur pulas sekali,” bisik Darell, yang

  • Dipaksa Nikah, Malah Kecanduan   BAB 497 : Season 2 - Elvara siuman

    “Kenapa dengan istri saya, Bu? Kenapa dia pingsan setelah melahirkan anak kami?” desak Darell pada bidan yang menangani istrinya. Bidan tersebut tersenyum mencoba menenangkan kepanikan Darell. “Tidak perlu khawatir, Pak. Itu sudah biasa dialami oleh ibu hamil setelah melahirkan. Karena kehilangan banyak tenaga.” “Anda yakin?” tatapan Darell menajam, menusuk dan meminta penjelasan. “Tentu saja, Pak. Jangan khawatir, serahkan pada tim medis. Anda silakan mendamping bayi Anda yang sedang dibersihkan darahnya oleh perawat,” kata bidan tersebut, lalu meninggalkan Darell menuju Elvara yang sedang ditangani. Darell berbalik, menatap ranjang pasien di mana sang istri tampak dipasangkan nasa kanul oleh dokter. Hatinya seperti diremas dari dalam, takut terjadi apa-apa pada sang istri. Oek. Oek. Di sisi lain, perawat tengah membersihkan tubuh sang anak sebelum membalutnya dengan selimut agar tidak kedinginan. Darell segera menghampiri dan mengambil alih dari perawat tersebut. “Te

  • Dipaksa Nikah, Malah Kecanduan   BAB 496 : Season 2 - Tangani ibunya

    “Mas, bukannya ... dokter bilang persalinannya kurang dua minggu lagi?” tanya Savana pada sang suami sambil berjalan menuju ruang VIP tempat Elvara melahirkan. “Gak harus pas, sayang. Kehamilannya sudah memasuki minggu ke tiga puluh tujuh. Bukannya sudah bisa lahiran?” “Iya, sih,” sahut Savana singkat. Di depan ruang VIP tersebut, Darell sudah menunggu di depan pintu ruangan. Dia memutuskan masuk ketika dokter sudah memanggil dan Elvara pembukaan terakhir. Karena tidak mungkin dia membiarkan keluarganya datang tanpa ada yang menyambut. Dan ketika telinganya menangkap langkah kaki di lorong, ia menemukan kedua mertuanya. “Gimana sama Elvara, Rell?” Savana bertanya dengan nada tak sabaran, hampir berlari menghampir menantunya. “Lagi di dalem, Ma. Dokter bilang mau panggil kalau sudah pembukaan terakhir,” tatapan Darell beralih ke lorong lagi. “Yang lain mana? Vano tidak datang ke sini?” “Vano lagi di jalan mungkin, tadi kita bareng berangkatnya. Tapi dia beda mobil. Kalau

  • Dipaksa Nikah, Malah Kecanduan   BAB 495 : Season 2 - Meja bersalin

    “Vara?” gumam Elvano terkejut, begitu juga dengan Amel. Amel dengan cepat menarik genggaman tangannya dari Elvano, dan mundur beberapa langkah untuk menjauh. Kedua tangannya langsung mengusap bahu, canggung. Elvara dengan langkahnya yang lumayan susah payah karena perutnya yang besar, terus menghampiri Elvano dan Amel berdiri. Lalu, berdiri diantara keduanya. “Mau ngapain kakak tadi?” celetuk Elvara sinis. “Nembak Amel?” “Vara, ini bukan urusan kamu,” tegur Elvano tak suka, merasa tak enak dengan Amel. “Udah sana, kamu masuk ke dalem. Di sini nanti kamu bisa masuk angin,” ucapnya lembut. Tapi Elvara tak mengindahkan ucapan sang kakak. Tatapannya lurus pada Amel, “Kamu licik juga ya, ternyata. Bisa-bisanya kamu pake cara licik kayak gini!” Amel membulatkan matanya kaget, terkejut dengan ucapan Elvara yang tak dia mengerti. “Maksud kamu apa, El?” “Gak usah pura-pura polos kamu, Mel. Dasar munafik!” ucapnya tajam. “Vara! Jangan bicara sembarangan!” Elvano kembali menegur.

  • Dipaksa Nikah, Malah Kecanduan   BAB 51 : ANAK PEMALAS!

    “Minta maaf pada istriku,” perintah Daryan dengan nada tajam. Bella membelalak, jantungnya berdetak sangat cepat dengan tangan terkepal. Semua mata memperhatikannya dan menunggunya untuk meminta maaf. Matanya melirik ke arah Savana. Mulutnya terbuka, tapi dia tidak mengatakan apa-apa. Ia berbalik

    last updateHuling Na-update : 2026-03-18
  • Dipaksa Nikah, Malah Kecanduan   BAB 55 : DARYAN POSESIF

    “Apa yang kamu bicarakan? Jangan sembarangan,” balas Daryan tenang, walaupun Radja menangkap kepanikan samar di suaranya. “Kalau kamu tidak tahu apa-apa, lebih baik diam.” “Tapi sayangnya, saya tahu lebih dari yang anda bayangkan,” balas Radja tenang. “Tapi dari reaksi anda, sepertinya memang

    last updateHuling Na-update : 2026-03-18
  • Dipaksa Nikah, Malah Kecanduan   BAB 56 : MEREBUT ISTRI ORANG

    Pagi itu Daryan sudah duduk tenang di meja makan, membuka iPad di depannya dengan wajah serius. "Ini, Tuan. Kopinya," ucap Minah sebelum kembali berkutat ke dapur. Daryan hanya mengangguk singkat tanpa mengalihkan tatapannya dari layar iPad. Tiba-tiba langkah kaki terdengar dari arah kamar Savan

    last updateHuling Na-update : 2026-03-18
  • Dipaksa Nikah, Malah Kecanduan   BAB 54 : RADJA TAHU

    Savana berdiri di balik mesin kopi, mengenakan apron coklat. Meski senyumnya tetap ia tampilkan ke pelanggan, matanya jelas terlihat lelah karena ia belum istirahat cukup setelah acara semalam. Lonceng kecil di atas pintu cafe berbunyi. Savana menoleh sekilas dan detik itu juga napasnya tertahan.

    last updateHuling Na-update : 2026-03-18
Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status