แชร์

164. Sebuah Rencana

ผู้เขียน: ReyNotes
last update วันที่เผยแพร่: 2026-06-09 21:08:37

“Kenapa dilepas?” Nenek Asri terlihat tidak mengerti pertanyaannya. “Itu miliknya.”

Melody memandang dinding itu lagi. “Nenek tidak keberatan dengan… ini?”

Nenek Asri memandangi poster-posternya sebentar.

“Anak laki-laki.” Ia berkata itu seperti dua kata itu sudah menjelaskan segalanya. “Waktu itu Damien kelas dua SMA.”

“Kata psikolog-nya wajar karena saat itu sedang masa pubertas.” Karina menambahkan. “Daripada Damien suka sesama jenis.”

Melody mengerjap. Karina menghampiri dengan sebuah kotak
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก
ความคิดเห็น (22)
goodnovel comment avatar
Herni Rahmawati
ah jadi terharuuu... ternyata mama karina
goodnovel comment avatar
Viva Oke
yeee Karina mengakui melody unik
goodnovel comment avatar
Masruroh Masruroh
bakas mel,,apa yg di lakukan Damien waktu sekolah,,,Sampek kebawa mimpi astagaaa Damien,,siap" kamu ya,,,terima pembalasan melody
ดูความคิดเห็นทั้งหมด

บทล่าสุด

  • Ditinggalkan di Pelaminan, Dinikahi Sepupu Tunangan   436. Asal Kamu Bahagia

    “Kami…. “Tangan Damien terangkat saat Rara mulai bicara. Lelaki itu lalu menggeleng.“Istriku lapar. Aku sedang tidak ingin mendengarkan penjelasan apa pun… lagi.”Tak peduli pada wajah penasaran Marcel dan Rara, Damien mengajak Melody ke restoran. Tetapi, Rara dan Marcel malah membuntuti, bahkan hingga masuk ke restoran.“Untuk dua orang, please,” ucap Damien pada pelayan.“Empat orang,” ralat Marcel. “Tolong siapkan meja untuk empat orang.”Pelayan itu mengerjap. Ia menatap Damien lalu Marcel. Dan tentu saja ia mengenal Marcel. Penyanyi tampan yang sedang naik daun. Pelayan berpikir akan sangat merugikan jika tidak memenuhi permintaan Marcel.“Bagaimana jika Marcel mengunggah di media sosial bahwa service di restoran mahal ini tidak baik?” Pelayan itu membatin dan berpikir cepat lalu segera menyiapkan meja yang diminta Marcel.Untungnya, Damien tidak peduli. Ia sedang fokus pada Melody yang kelaparan. “Damien, aku dan Marcel berpacaran.” Rara langsung melapor saat pelayan pergi s

  • Ditinggalkan di Pelaminan, Dinikahi Sepupu Tunangan   435. Plot Twist

    Suara bariton yang menggelegar tiba-tiba itu sukses membuat Aristha tersentak kaget. Sang psikolog anak, yang biasanya selalu tampil luar biasa tenang dan profesional, seketika merona merah hingga ke telinga. Ia buru-buru menarik tubuhnya menjauh dan menunduk hormat dengan sangat canggung. "T-Tuan Damien. Nyonya Melody," sapa Aristha santun.Sementara itu, alih-alih panik karena tertangkap basah, Lionel hanya menarik tangannya perlahan. Lelaki itu menyandarkan punggungnya ke kursi, membalas tatapan membunuh Damien dengan senyum menawan yang sama sekali tidak memudar.Melody yang sudah berdiri di sebelah suaminya segera memegang lengan Damien untuk sekedar menenangkan sang suami."Ini pemandangan yang sangat... menarik," sindir Melody, menatap Lionel dan Aristha secara bergantian. Mendengar cecaran langsung dari sepasang suami istri yang terkenal tanpa ampun ini, Aristha tampak semakin salah tingkah, seolah ingin menghilang saja ditelan lantai pualam restoran tersebut.Namun Lionel j

  • Ditinggalkan di Pelaminan, Dinikahi Sepupu Tunangan   434. Aku Bingung

    Selesai bicara dengan Kakek Aiden, Damien berjalan gontai ke paviliun pribadinya.Gema nada terakhir dari permainan piano Melody perlahan mengudara dan memudar di keheningan paviliun. Tepat saat wanita itu melepaskan jemarinya dari tuts gading, Damien dengan sepasang lengan kekarnya melingkar posesif dari arah belakang, memeluk bahu dan pinggangnya dengan erat.Aroma maskulin dan aroma cologne mahal khas Damien membuat Melody tersenyum. Ia sampai tidak sadar sang suami sudah berada di dekatnya."Kakek Aiden suka banget denger permainan pianomu yang luar biasa ini terdengar lagi di paviliun," bisik Damien tepat di telinga Melody, mendaratkan sebuah kecupan hangat di pipi istrinya. Melody memutar tubuhnya di atas kursi piano, menatap suaminya dengan senyum manis. "Kakek Aiden bilang gitu? Aku tersanjung.”Damien tertawa rendah, menyandarkan pinggulnya di tepi grand piano."Tapi, kami tidak bicara banyak lagi tentang musikmu. Kakek menanyakan keputusan kita akan tinggal di mana setelah

  • Ditinggalkan di Pelaminan, Dinikahi Sepupu Tunangan   433. Saran Kakek Aiden

    Pagi ini, Melody dan Damien kembali mengantar Ivan ke paviliun. Kedatangan keluarga kecil Damien disambut oleh pemandangan yang cukup maskulin di area serambi.Lionel baru saja menyelesaikan rutinitas olahraga paginya yang intens. Kaus olahraga tanpa lengannya tampak sedikit menempel pada tubuh atletisnya akibat keringat, dengan sebuah handuk kecil tersampir santai di leher. Meskipun baru saja menguras tenaga, aura tampannya sama sekali tidak luntur.Begitu melihat kereta dorong Ivan memasuki paviliun, wajah Lionel langsung berbinar cerah."Selamat pagi, Jagoan Kecil!" sapa Lionel dengan nada riang, melangkah mendekat berniat menggoda keponakannya.Namun, sebelum jari Lionel sempat menyentuh pipi gembil Ivan, sebuah dehaman berat dan sarat akan peringatan terdengar dari arah belakang kereta dorong."Jaga jarakmu, Lionel. Jangan berani-berani menempelkan bakteri dan keringat pasca-olahragamu pada putraku yang baru saja mandi," titah Damien dengan nada bariton mutlaknya. Selain bentakan

  • Ditinggalkan di Pelaminan, Dinikahi Sepupu Tunangan   432. Bertukar Pikiran Pribadi

    “Lalu, mereka ngomong apa saat kamu sindir begitu?”Damien menatap istrinya yang bercerita tentang Lionel dan Rara yang menemani putra mereka.“Katanya, Nenek Ema yang meminta mereka menemani Ivan. Kasihan kalau hanya ditemani pengasuh dan Aristha.”“Bukannya Sharone ikut sama kalian?”“Sharone hanya satu jam di paviliun. Nggak tau pergi ke mana.”Damien mengangguk pelan. Matanya menatap Ivan yang sedang diajak ngobrol oleh Nada dan Gerry. Seperti mengerti, Ivan mengoceh dan dibalas oleh sang mertua.Sejak Damien datang untuk menjemput, ia hanya sempat mencium kepala Ivan. Nada dan Gerry tidak membolehkannya menggendong sang putra karena mereka bilang masih kangen pada cucu-nya.“Ma, Pa, makanannya sudah siap nih,” seru Melody yang telah selesai menata meja untuk makan malam.“Makan dulu, Ma, Pa.” Damien menjulurkan kedua tangannya ke depan Ivan. “Biar Ivan aku yang pangku saja.”“Eh, jangan,” tolak Nada. “Mama juga bisa pangku Ivan sambil makan.”Melody terkekeh. Ivan benar-benar did

  • Ditinggalkan di Pelaminan, Dinikahi Sepupu Tunangan   431. Ketiduran Bareng

    “Kenapa mereka terlihat kelelahan begini?” Melody berbisik pada pengasuh Ivan.“Tuan Lionel dan Nona Rara benar-benar kelelahan. Siang tadi, jadwal Tuan Muda Ivan adalah kelas baby gymnastic untuk melatih motorik kasar dan kekuatan otot inti tubuhnya."Mata bulat Melody sedikit melebar, mendengarkan laporan tersebut dengan ketertarikan yang melonjak drastis.“Tuan Lionel dan Nona Rara ikutan berguling. Lalu melakukan tummy time di dada Tuan Lionel, hingga mengangkat Tuan Muda ke udara berkali-kali untuk melatih keseimbangan.""Sementara itu, Nona Rara bertugas memegang mainan kerincingan, menyanyi, dan melompat-lompat kecil di sekeliling mereka untuk menjaga fokus Tuan Muda. Mereka berdua melakukannya tanpa henti dengan semangat penuh."Mendengar penjelasan visual tersebut, Melody nyaris meledak dalam tawa jika saja ia tidak segera membekap mulutnya sendiri.Astaga! Membayangkan seorang Lionel dan Rara menghabiskan energi mereka menjadi pelatih pribadi untuk bayi empat bulan adalah ha

  • Ditinggalkan di Pelaminan, Dinikahi Sepupu Tunangan   7. Malam Pertama

    “Aku akan mengawasi pernikahan kalian.”Suara Nenek Emma terdengar dingin dan dalam. Meski tidak melihat langsung bagaimana tatapan wanita tua itu, Melody yakin Nenek Emma kini tengah menatap punggungnya. Sebab, bagian belakang tubuhnya itu terasa panas.Perlahan, Melody menoleh ke arah nenek Damie

  • Ditinggalkan di Pelaminan, Dinikahi Sepupu Tunangan   6. Harga Diri

    Tampaknya, di keluarga Princeton posisi tertinggi dipegang oleh Nyonya Emma–nenek Damien. Sebab, begitu nenek bilang ia ingin berbicara pada Melody hanya berdua, tidak ada satu pun yang berani menginterupsi.Oh, Lionel tentu saja nyaris menginterupsi. Hanya saja, ayahnya melirik tajam sang putra. J

  • Ditinggalkan di Pelaminan, Dinikahi Sepupu Tunangan   5. Dua Buku Nikah

    “Kamu pikir aku wanita murahan seperti selingkuhanmu?” Melody menjawab langsung tanpa jeda.Ia paham, Lionel sedang menggiring opini jika keputusannya menikahi Damien karena mereka telah berselingkuh sedari dulu.“Kamu bahkan lebih buruk dari Ruby, Melody,” sahut Lionel. Tidak lupa, ia mendecih. “W

  • Ditinggalkan di Pelaminan, Dinikahi Sepupu Tunangan   4. Tidak Ada Kontrak Pernikahan

    “Sebenarnya apa tujuanmu untuk pernikahan ini? Kamu menjadikanku jalan keluar dari perjodohan yang tidak kamu inginkan?” tembak Melody.Damien yang sudah nyaris menanggalkan jasnya kembali memasangkan jas tersebut ke pundak. Lelaki itu membalikkan badan, menatap Melody.Tipis, Melody melihat ujung

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status