Share

119. Kekesalan

“Lo mabuk, Ly!” sentak Yanuar ketika mendapati Lily, temannya mendadak datang ke rumah dan langsung menggerayanginya. “Lebih baik lo pulang sekarang!”

Wanita itu menatap Yanuar satu. Lalu perlahan, ia menangis sejadinya yang memicu kebingungan Yanuar.

“Nu, lo harus tolongin gue … please, Yanu ….” Lily terisak. Air matanya bergulir melalui dua sisi wajah hingga riasannya longsor.

Yanuar bergidik ngeri menyaksikan Lily yang berbeda dari biasanya. Seolah tingkat stress wanita itu sudah di atas rata-rata. Dan Yanuar merasa tidak mampu membantunya.

Sewaktu pekerja rumah tangganya melintas, Yanuar langsung memanggilnya dan meminta bantuan agar Lily menjauh.

“Tolong, Bi. Jauhkan dia dari saya,” pinta Yanuar yang diangguki Bi Asih.

Kalau terus dibiarkan, Lily akan berbuat lebih. Seperti tadi, Lily berhasil memberi ciuman kasar di lehernya tanpa sebab. Yanuar sudah memekik untuk menolak, tapi wanita itu benar-benar tidak sadar atas apa yang dilakukannya.

“Pak, Bu Lily …” kata Bi Asih pelan
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP
Komen (2)
goodnovel comment avatar
Nirwani Asri
kok ngak pernah update kk
goodnovel comment avatar
Yulca Kareny
betul Chiara harus mandi... biar bersih ...biar bersih dari kuman ......smgat thor ...
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status