Beranda / Urban / Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel / Panggilan Darurat dan Kecepatan

Share

Panggilan Darurat dan Kecepatan

Penulis: Jimmy Chuu
last update Terakhir Diperbarui: 2025-08-21 20:05:12

Sementara itu, Niko sudah hampir kehilangan kesabaran melihat tingkah Lucy yang semakin keterlaluan. Ia harus menahan seluruh kemarahannya agar tidak langsung menghajar para mahasiswa kurang ajar di hadapannya.

Situasi semakin memanas ketika Lucy mulai membuat konten dengan pose yang lebih ekstrem lagi. Gadis cantik itu kini duduk di kap BMW X7 sambil menggunakan ponsel seolah-olah sedang melakukan panggilan bisnis penting.

"Hello, Papa? Iya, aku lagi di showroom BMW," kata Lucy dengan suara dibuat keras agar semua orang mendengar. "Mobilnya sudah aku pilih, yang hitam X7 itu bagus banget!"

"Transfer uangnya sekarang ya, aku mau bawa pulang hari ini juga!" lanjutnya sambil bergaya dramatis. "Empat miliar? Gampang aja, Papa!"

Bryan dan Dika langsung bersorak sambil merekam dengan lebih semangat. "Gila, Lucy! Kamu benar-benar anak sultan!"

"BMW X7 dibeli cash tanpa mikir panjang!" tambah Dika sambil zoom in ke wajah Lucy. "Ini baru namanya crazy rich!"

"Tentu aja! Keluarga aku kan emang
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel   Audisi Healer

    "Saya adalah Overseer Theron dari Pemerintahan Kota Buana," kata pria itu dengan nada formal."Saya datang atas perintah Lord Kaelen Varrus, Tuan Kota Buana."Nama itu membuat beberapa tahanan bergumam pelan.Lord Kaelen Varrus adalah penguasa Kota Buana, kedudukannya di bawah pemimpin Kekaisaran Aethelon namun sangat berkuasa di wilayahnya."Joric Varrus, putra tunggal Lord Kaelen Varrus, berada dalam kondisi gawat," lanjut Overseer Theron.Suaranya tetap formal, namun ada sedikit ketegangan di nada bicaranya.Aula menjadi semakin sunyi.Tahanan-tahanan menatap Overseer Theron dengan pandangan penuh perhatian."Tiga hari yang lalu, Joric Varrus mengalami kecelakaan saat mengendarai phoenix terbang dari besi," kata Overseer Theron."Robot eksperimental yang dirancang untuk keperluan militer."Peter mengerutkan dahi sedikit.Phoenix terbang dari besi, robot eksperimental, teknologi Benua Podura memang jauh lebih maju dari Bumi."Kecelakaan itu sangat parah," lanjut Overseer Theron, waj

  • Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel   Bisikan Kematian dan Rahasia Benua – Part II

    Tawa mengejek pecah dari meja sebelah.Seorang tahanan dengan sayap oranye menyala berdiri, menatap Peter dengan pandangan penuh kebencian."Grasi untuk pembantai?" teriaknya keras, menarik perhatian seluruh kafetaria."Jangan mimpi, Percival! Kau akan mati minggu depan!"Tahanan lain ikut tertawa."Semoga kau membusuk di neraka, Percival Thorne!" tambah seorang tahanan dengan sayap cokelat gelap."Klan Pengobat Willow Valley menunggumu di alam baka!" teriak yang lain."Arwah-arwah yang kau bunuh akan menyambutmu dengan siksaan abadi!"Peter tidak bereaksi.Ia terus makan dengan tenang, seolah ejekan itu hanyalah suara angin yang lewat.Kaelen menatap Peter dengan pandangan bingung."Percival, bagaimana kau bisa begitu tenang? Hari eksekusimu sudah di depan mata!"Peter mengangkat kepalanya, menatap Kaelen dengan tatapan yang sangat tenang.Tidak ada ketakutan di matanya, tidak ada keputusasaan, hanya ketenangan yang dalam."Keberuntunganku sangatlah besar," kata Peter dengan nada dat

  • Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel   Bisikan Kematian dan Rahasia Benua

    Peter Davis tersadar dalam kegelapan selnya.Tubuhnya masih terasa remuk dari pertarungan di Ruang Dimensi Istirahat beberapa jam sebelumnya.Luka-luka di bahunya, rusuknya yang retak, dan tusukan di perutnya berdenyut dengan ritme yang menyakitkan.Namun Peter tidak merintih, tidak mengeluh, hanya berbaring diam menatap langit-langit sel yang memancarkan cahaya redup.Dinding transparan di sekelilingnya berkilauan dengan pola cahaya yang bergerak perlahan.Ukiran kuno di dinding itu terlihat seperti naga yang melingkar, atau mungkin awan yang mengalir, Peter tidak bisa memastikan.Belenggu Penekan Qi di pergelangan tangannya kembali berfungsi penuh.Tekanan halus namun konstan menekan Dantiannya, membuat seluruh energi Qi-nya tersegel rapat.Peter mengangkat tangannya, menatap belenggu logam hitam itu dengan tatapan datar.Bukan rasa sakit yang ia rasakan, melainkan sensasi hampa, seolah ia telah kembali menjadi manusia biasa tanpa kekuatan.Di Bumi, ia adalah Hunter Level SSS.Di Be

  • Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel   Bab 748: Duel di Hutan Dimensi

    "Aku tidak lari," kata Peter Davis dengan nada sangat datar. Tidak ada emosi yang terpancar dari suaranya, hanya ketenangan yang dingin.Pria berbadan besar itu tertawa keras, tawa penuh penghinaan dan ejekan. "Bagus! Tunjukkan padaku kau bukan pengecut yang hanya bisa bersembunyi!"Lalu mereka menyerang, semua bersamaan, tanpa peringatan atau basa-basi. Serangan datang dari berbagai sisi, membentuk gelombang mematikan.Peter Davis menghunus Pedang Naga Emasnya dengan gerakan sangat cepat dan anggun.Ting! Cahaya emas menyala dari pedang itu, tapi lebih redup dari biasanya. Qi-nya masih tertekan, belenggu masih aktif, hanya dilonggarkan, bukan dihilangkan sepenuhnya.Wush! Dua orang menyerang dari depan, pedang energi di tangan mereka bersinar terang. Mereka mengincar titik vital dengan presisi.Peter Davis mengayunkan Pedang Naga Emasnya dengan kekuatan penuh. Denting! Denting! Getaran menjalar ke lengannya, menandakan kekuatan lawan yang tidak main-main.Lalu tiga orang menyerang da

  • Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel   Dimensi Pertarungan

    Beberapa hari berlalu dengan sangat lambat. Waktu terasa membeku dalam keheningan penjara yang mencekam.Setiap hari terasa sama, monoton dan tanpa variasi berarti. Peter Davis hanya bangun, makan di kafetaria, lalu kembali ke selnya.Tidak ada aktivitas lain yang berarti baginya. Ia tidak memiliki interaksi dengan siapa pun. Hanya keheningan yang sangat berat menyelimuti dirinya.Peter Davis menghabiskan waktu dengan bermeditasi. Ia mencoba merasakan Qi di dalam tubuhnya meskipun belenggu terus menekannya. Ia berusaha menjaga pikirannya tetap tajam dan fokus, agar tidak larut dalam keputusasaan.Lalu pada hari kelima, sesuatu berubah. Sebuah pertanda kecil yang memecah rutinitas penjara yang membosankan.Gong berbunyi dengan pola yang berbeda. Bunyi itu memecah keheningan yang telah lama berkuasa.Bunyinya terdengar empat kali, bukan tiga seperti biasanya. Pola ini asing bagi Peter Davis, menimbulkan sedikit rasa penasaran.Suara dingin bergema dari speaker. "Hari libur. Semua tahana

  • Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel   Identitas Palsu

    "Itu dia," kata seseorang dengan suara yang sangat pelan, tapi cukup keras untuk Peter Davis dengar. "Itu Percival Thorne.""Aku dengar dia melawan Grandmaster Xylos dan Elder Lyor Willowbrook sendirian," bisik yang lain dengan nada kagum. "Bahkan sayap putihnya itu aneh.""Bukan kuning keemasan atau cokelat seperti mereka, tapi putih polos," lanjut bisikan itu. "Aku tidak pernah kulihat yang seperti itu.""Percival Thorne si pembantai," tambah suara ketiga dengan nada yang sangat dingin. "Klan Pengobat Willow Valley hancur karena dia."Peter Davis tetap diam, tidak merespons bisikan-bisikan itu. Ia hanya menatap makanan di depannya dengan tatapan yang sangat kosong.Lalu ia mendengar langkah kaki yang berat, sangat berat, mendekat ke arahnya.Peter Davis tidak perlu mendongak untuk tahu siapa yang datang, aura agresif itu sudah sangat jelas.Seorang pria berbadan besar berdiri di depan mejanya. Wajahnya penuh bekas luka yang sangat dalam, meninggalkan jejak pertarungan brutal.Matany

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status