Share

Bab 1022

Penulis: Hazel
Tirta menambahkan, "Tadi aku sudah menghubungi Pak Saba. Dia bilang dia akan bantu aku selesaikan masalah ini."

Camila mencibir saat mendengar Tirta mengakui dirinya memang mempunyai sokongan hebat. Ketika hendak menyindir Tirta dan Bella, tiba-tiba Simon mengernyit.

Simon yang mempunyai firasat buruk bergumam, "Saba? Apa yang dia maksud itu Kakek Saba? Nggak mungkin ... aku bahkan jarang bertemu Kakek Saba. Mana mungkin dia berteman dengan orang rendahan seperti ini? Dugaanku pasti salah."

Meli
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (1)
goodnovel comment avatar
hans
***** lanjut
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3048

    Selain itu, kemampuan murid pria tua berwibawa sangat hebat. Tetua dari gunung suci lain baru mencapai tingkat pemurnian dewa.Namun, generasi ketiga murid pria tua itu bahkan sudah mencapai tingkat penebas dewa. Mereka tidak perlu menghormati tetua gunung suci yang lain. Itulah sebabnya sekarang pria tua itu tetap sangat berkuasa biarpun sudah pensiun.Pria tua berwibawa menegaskan, "Cepat pergi, lebih baik kalau masalah ini diselesaikan lebih cepat. Kamu harus bunuh pelakunya, nggak peduli apa identitasnya dan alasannya. Kalau nggak, kamu nggak usah pulang untuk temui aku lagi.""Oke, Guru!" sahut Gafar. Kemudian, dia berucap kepada para tetua di samping, "Orang yang bisa membunuh Tetua Ganesh sangat langka di dunia awani. Mohon para tetua dan tetua agung ikut aku keluar!"Para tetua dan tetua agung menyahut, "Oke, Pak!"Semua tetua gunung suci ikut keluar, termasuk Lavanya dan tiga tetua agung yang hampir memasuki tingkat pencapaian agung. Ditambah lagi, Gafar sendiri juga hampir me

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3047

    Aula ini hanya dibuka seribu tahun sekali untuk upacara penyembahan leluhur. Jadi, semua murid bisa menyembahyangi leluhur sekte ini.Biasanya, hanya beberapa pria tua renta berambut putih yang terlihat biasa berjaga dan membersihkan aula leluhur ini. Sebenarnya dulu mereka adalah mantan tetua agung Sekte Formasi Surgawi.Di dunia awani, mereka merupakan tokoh hebat yang bisa membuat orang ketakutan hanya dengan mengentakkan kaki. Kultivasi mereka sudah hampir mencapai tingkat pencapaian agung, hanya tersisa satu langkah lagi.Mereka adalah fondasi dan senjata andalan paling hebat Sekte Formasi Surgawi. Hanya saja, mereka sudah hidup 8 ribu tahun dan hampir mati. Mereka hanya mengandalkan akar spiritual untuk bertahan hidup. Biasanya mereka jarang keluar.Krak! Tiba-tiba, kartu takdir yang melambangkan Ganesh hancur berkeping-keping saat Ganesh mati.Salah satu pria tua yang ompong mendekat, lalu bertanya dengan ekspresi kaget, "Ada yang membunuh tetua agung sekte kita?"Pria tua lain

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3046

    Tebing Maut sangat misterius dan sudah ada sejak dunia awani tercipta. Meskipun Tebing Maut tidak begitu terkenal seperti pegunungan liar di bagian timur dan laut utara yang luas, bukan berarti tingkat bahaya Tebing Maut kalah dari tempat berbahaya lainnya.Tidak berlebihan jika mengatakan banyak kultivator tetap menganggap Tebing Maut sebagai tempat terlarang. Semua kultivator yang mendengar tentang Tebing Maut pasti gentar.Whoosh .... Tirta yang baru melompat ke Tebing Maut langsung merasakan angin astral berembus di wajahnya. Angin astral yang berembus sangat menusuk, bahkan kekuatan spiritual yang melindungi tubuh Tirta juga tidak bisa mengurangi rasa sakit ini. Kultivasi Tirta juga melemah."Ternyata angin astral ini bisa melemahkan kultivasi. Pantas saja banyak kultivator tingkat penebas dewa dan kultivator yang hampir memasuki tingkat pencapaian agung mati di sini ...," gumam Tirta yang terkejut.Tirta jatuh dengan kecepatan yang sangat tinggi. Dia segera mengeluarkan kertas em

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3045

    Mahaprana tertawa dan mengomentari, "Kamu begitu lemah, untuk apa aku mengambil nyawamu? Suatu hari nanti, aku pasti akan memanggilmu saat diperlukan. Cepat tingkatkan kultivasimu. Waktu yang tersisa untukmu nggak banyak lagi."Mahaprana hanya meninggalkan pesan yang misterius itu, lalu menaiki sungai surgawi yang indah dan menghilang bersama Magenta.Sebelum mereka pergi, Tirta tidak memperhatikan Magenta melontarkan lidah api dari ujung jarinya ke peta bintang yang kekuatannya terkuras."Waktu yang tersisa untukku nggak banyak lagi? Apa maksudnya? Jangan-jangan ada hal mendesak yang harus kulakukan?" gumam Tirta.Ucapan Mahaprana membuat Tirta termenung, tetapi dia kepikiran Arshala yang jatuh ke Tebing Maut. Nasibnya masih tidak jelas. Tirta menggeleng dan berusaha meredam pikirannya yang kacau. Dia hendak melompat ke Tebing Maut untuk menyelamatkan Arshala.Tirta berucap, "Arshala pasti belum mati. Kalau nggak, pria itu nggak akan biarkan aku menyelamatkannya sendiri."Saat hendak

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3044

    Tirta dan Ganesh akan perlahan menghilang.Mahaprana menjentik jarinya dan berseru, "Lenyapkan!"Krak! Semua petir langsung lenyap. Bahkan bayangan berbentuk manusia di langit yang dibentuk hukum alam juga lenyap. Sudah jelas kekuatan Mahaprana sangat luar biasa.Orang yang sudah mencapai tingkat pengguncang langit bisa mengguncang hukum langit dan bumi. Aturan tidak bisa melukainya.Sementara itu, orang yang sudah mencapai tingkat pengendali langit bisa mengendalikan hukum langit dan bumi. Semua perintahnya pasti dijalankan dan dia bisa mengendalikan sumber hukum makhluk hidup.Jika Mahaprana berniat memutar balik ruang dan waktu ribuan bintang secara bersamaan, dia juga bisa melakukannya. Itulah sebabnya menghancurkan hukum alam dunia awani yang kecil sangat mudah bagi Mahaprana.Magenta berseru kaget, "Ini teknik untuk memutar balik ruang dan waktu, juga menentang hukum alam. Teknik ini nggak bisa dibandingkan dengan Teknik Nirwana yang kukuasai. Kemampuan Tuan ... makin misterius."

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3043

    Di bagian terdalam alam semesta, terdapat Gerbang Maharaja yang bersimbah darah. Sosok hebat seperti Mahaprana bekerja sama untuk membangun Gerbang Maharaja. Mereka ingin mencegat makhluk spiritual mengerikan dari alam semesta lain.Magenta membatin, 'Sepuluh ribu spirit tulang putih sudah mencapai tingkat pencapaian agung. Kecuali sumber di tubuh asli mereka sekalian dilenyapkan. Kalau nggak, mereka nggak akan bisa mati. Bisa dibilang kesulitannya sangat besar, Namira nggak mungkin bisa kembali dalam waktu singkat.'Magenta merasa kasihan pada Namira, lalu dia melihat Mahaprana dan bertanya, "Tuan, apa yang harus kulakukan?"Mahaprana mengalihkan pandangannya dari tempat Namira menghilang. Dia tersenyum dan menjawab, "Nggak usah. Kamu lihat apa yang kulakukan saja."Kemudian, Mahaprana menjentik jarinya dengan santai dan berkata, "Waktu ... berputar kembali."Mahaprana seperti kaisar abadi kuno yang bisa mengendalikan hukum alam. Bam! Tanah dan pegunungan yang retak di sekitar mulai m

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1262

    Melihat Tirta marah, Zavrina segera membujuk, "Tirta, aku tahu kamu berniat baik. Tapi, orang dari Negara Yumai itu punya latar belakang yang hebat. Kalau kamu mengusirnya, takutnya dia membuat masalah di acara ulang tahun kakekmu. Nanti Keluarga Arshad yang malu."Zavrina meneruskan, "Jadi Tirta, s

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1307

    "Huh! Orang hebat sepertimu tentu nggak akan mengerti kebahagiaan orang nggak penting sepertiku saat mendapatkan keberuntungan!""Kak, mau aku tunjukkan trik sulap? Pedang terbangku ini bisa besar bisa kecil, juga sangat keras lho!""Mau lihat nggak?" Tirta menarik kembali pedang terbangnya, menggan

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1380

    Pedang Terbang yang bergerak sangat cepat menebas belasan kepala ahli serangga dalam sekejap. Para ahli serangga dari Desa Hiradi dan Desa Tayur tidak mampu menangkis serangan Tirta. Serangga guna-guna yang mereka banggakan sangat lemah di hadapan Pedang Terbang, seperti anak kecil 3 tahun yang meng

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1381

    Belasan menit kemudian, 13 orang terakhir juga dibunuh oleh Tirta. Setelah menyimpan Pedang Terbang, Tirta melihat mayat-mayat di tanah. Perasaannya campur aduk.Tirta merasa sejak dirinya menguasai kultivasi, hasrat membunuhnya makin kuat. Dulu dia hampir tidak pernah berpikiran untuk membunuh.Saa

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status