Share

Bab 1196

Penulis: Hazel
Ketika masih kecil, Yudha pernah dibawa ayahnya masuk ke pondok kecil ini. Saat itu, dia baru berusia lima tahun. Dia masih polos dan belum mengerti apa-apa.

Namun, hingga kini, dia tidak pernah melupakan bagaimana ayahnya, Khairul Gomies, kepala Keluarga Gomies generasi sebelumnya, menatap patung Dewa Ular dengan tatapan yang hormat dan antusias.

"Yudha, Dewa Ular adalah dewa sejati yang telah melindungi dan menjaga kejayaan Keluarga Gomies agar tidak pudar selama dua ribu tahun!"

"Dewa Ular ma
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (1)
goodnovel comment avatar
hans
***** bagus lanjut
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3513

    Dalam radius sepuluh meter di sekitar, hanya ada Tirta dan Yuna."Siapa pun yang bersedia kembali ke jalan yang benar, hancurkan kultivasi kalian sendiri dan potong satu lengan untuk menebus dosa. Aku akan ampuni nyawa kalian," kata Tirta dengan tenang sambil melihat seluruh orang. Suaranya tidak keras, tetapi puluhan ribu prajurit yang berada di tempat itu bisa mendengarnya dengan sangat jelas."Kenapa kalian masih bengong? Cepat serang bersama-sama dan bunuh pemberontak ini untukku.""Kalian lupa siapa yang berikan kemewahan dan kekayaan yang kalian nikmati sekarang?""Itu semua dari Penasihat Negara. Sekarang waktunya kalian balas jasanya. Siapa pun yang bisa bunuh pemberontak ini akan diberi hadiah, dianugerahi gelar bangsawan, dan dapat wanita cantik serta kediaman."Melihat semuanya sudah terbongkar, beberapa pejabat sipil dan militer yang tersisa pun tidak menyembunyikan niat mereka lagi. Satu per satu dari mereka mundur sambil terus berteriak dan menunjukkan ekspresi buas merek

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3512

    Mendengar Tirta setuju untuk berunding dengan orang-orang itu, hati Yuna langsung bergetar. Rasanya seperti kehilangan pijakan, lalu jatuh ke jurang sedalam puluhan ribu meter.Sehebat apa pun seorang kultivator, mereka juga seorang manusia. Mereka juga memiliki emosi serta keinginan dan bisa tergoda kemewahan serta kekayaan. Namun, Yuna tidak menyangka Tirta tiba-tiba mengalihkan arah pembicaraan dan jelas-jelas sedang mempermainkan pihak lawan.Hal itu benar-benar membuat Yuna merasa seperti menemukan jalan keluar setelah berada di ujung jurang putus asa. Hanya dengan beberapa kalimat sederhana dari Tirta, suasana hatinya tanpa sadar sudah ikut terombang-ambing."Uhuk uhuk ....""Anak Muda, arak ini memang disiapkan khusus untukmu, kami mana mungkin punya kehormatan untuk minum itu.""Masalah ini tentu saja ada kesalahan dari pihak kami juga. Tadi kami memang nggak seharusnya kirim orang untuk menghalangimu. Begini saja. Kalau kamu mau kami minum ini sebagai permintaan maaf, bagaiman

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3511

    Sikap seperti itu jelas menunjukkan bahwa situasinya sudah jauh di luar perkiraan Penasihat Negara, sehingga dia hanya bisa melampiaskan amarahnya karena merasa tidak berdaya. Sebenarnya, dia sejak awal sudah mengirim orang untuk membunuh Tirta dan bahkan bukan hanya satu kelompok.Namun, jika dilihat dari keadaan sekarang, pendapat Penasihat Negara berubah. Meskipun dia mengerahkan seluruh Dinasti Darminan, mereka juga belum tentu mampu menjadi lawan Tirta."Argh ....""Penasihat Negara, ampuni kami .... Penasihat Negara, jangan bunuh kami ...."Melihat kejadian itu, para selir itu kembali menjerit ketakutan karena takut mereka yang akan mati selanjutnya. Satu per satu dari mereka buru-buru melepaskan kain tipis yang dari awal memang hampir tidak mampu menutupi tubuh mereka, lalu berlutut di kaki Penasihat Negara dengan ketakutan. Mereka hanya berharap Penasihat Negara akan mengampuni nyawa mereka demi kecantikan mereka."Huh. Sekumpulan wanita jalang!" maki Penasihat Negara muda itu

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3510

    "Terima kasih, Senior."Saat ini, Yuna benar-benar tidak tahu harus bagaimana berterima kasih pada Tirta lagi. Lagi pula, dia memang tidak memiliki sesuatu yang cukup berharga untuk membalas budi sebesar ini. Untuk sementara, dia hanya bisa mengikuti Tirta.Namun, Yuna sudah membuat keputusan dalam hatinya. Apa pun permintaan Tirta setelah semuanya selesai nanti, dia pasti tidak akan menolaknya."Biar aku lihat dia ada di mana sekarang. Hmm. Ternyata dia di Aula Fenglis. Baiklah, kita jadikan saja tempat itu sebagai kuburanmu," gumam Tirta yang tidak memiliki pikiran yang berlebihan. Setelah memeriksa dengan kesadaran spiritualnya dan memastikan lokasi Penasihat Negara, dia langsung membawa Yuna terbang menuju ke sana.........Sementara itu, di dalam Aula Fenglis.Aula yang megah dan mewah itu dibangun dengan mengumpulkan seluruh pengrajin terbaik di Dinasti Darminan. Pembangunan itu menghabiskan sangat banyak tenaga serta sumber daya dan membutuhkan waktu tiga tahun penuh untuk dise

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3509

    Jenderal tingkat pemurnian dewa yang sebelumnya masih berbicara besar itu kini tiba-tiba terkejut hingga hampir jatuh dari kuda perang dan berteriak dengan keras."Huh. Tenang saja, kita punya artefak yang diberikan Penasihat Negara. Bocah ini nggak akan mampu buat masalah besar. Dia hanya bisa mati di bawah Formasi Lima Hantu Pelahap Jiwa dan jadi makanan bagi artefak spiritual," kata salah satu jenderal tingkat pemurnian dewa tahap akhir yang masih meremehkan Tirta. Hanya saja, meskipun mulutnya berkata demikian, gerakan tangannya tidak lambat.Sret sret sret!Kelima orang itu melempar bendera formasi di tangan mereka ke udara secara bersamaan, lalu memasukkan kekuatan spiritual mereka ke dalamnya secara liar untuk mengaktifkan formasi.Roar ....Dalam sekejap, angin bertiup dengan kencang dan energi hantu memenuhi udara. Lima bendera hitam itu membesar saat tertiup angin hingga tingginya menjadi tiga meter lebih. Dari masing-masing bendera itu, sebuah kerangka yang diselimuti asap h

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3508

    "Ini kan artefak dari Sekte Penguasa Akhirat?" tanya Tirta dengan dingin karena bisa merasakan aura yang familier dari benda-benda itu.Bendera-bendera kecil berwarna merah kehitaman yang dipegang kelima jenderal tingkat pemurnian dewa itu terus mengeluarkan asap hitam pekat. Hanya sekilas saja, sudah terlihat benda-benda itu adalah artefak aliran iblis.Namun, Tirta ingat dengan jelas dia sudah memusnahkan Sekte Penguasa Akhirat hingga bersih. Jika begitu, artefak ini berasal dari mana?Salah satu jenderal berkata dengan ekspresi bangga, "Eh. Bocah, ternyata kamu cukup tahu barang-barang. Tapi, pengetahuanmu masih belum cukup. Entah karena sudah menyinggung sekte besar mana, Sekte Penguasa Akhirat sudah lama dimusnahkan sampai bersih hanya dalam satu malam. Beri tahu kamu juga nggak masalah.""Artefak ini dari pihak yang bahkan lebih terpandang daripada Sekte Penguasa Akhirat. Sekte Asura, sekte nomor satu di antara sepuluh sekte super besar dunia awani. Dan identitas Penasihat Negara

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1212

    "Gila .... Wanita ini kelihatannya cantik, tapi kejam banget!""Aku bahkan bisa mendengar suara sesuatu pecah tadi. Untung tadi aku nggak coba mendekatinya!""Cuma kejam nggak cukup. Yang dia pukul itu Doddy.""Ayahnya punya saham di semua toko emas lantai ini. Dia kaya dan punya pengaruh besar!""A

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 698

    Pada akhirnya, suasana di kantor polisi menjadi sunyi senyap. Dari ibu kota provinsi, yang tersisa hanya Amal yang tidak sadarkan diri dan Budi yang mengikuti di belakang Tirta tanpa mengatakan apa pun sejak tadi.Lutfi menyuruh pengawalnya untuk mengangkat Amal ke tumpukan sampah yang tidak jauh dar

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2772

    Taymur yang kaget berkomentar, "Pemahaman pemuda ini sangat mengerikan. Padahal dia baru pertama kali menghadapi teknik andalan sekte kita, tapi dia bisa langsung menemukan cara untuk melawannya dalam waktu singkat!'Kael menghela napas dan menimpali, "Masalahnya tubuh pemuda itu terlalu tangguh. Or

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2663

    Memang terdapat segumpal awan hitam yang pekat di langit. Warnanya sangat gelap sampai-sampai terlihat seperti lubang besar yang menggantung di langit.Walaupun sekarang awan hitam itu tidak begitu mengerikan seperti kemarin, suara petir yang menggelegar tetap terdengar tanpa henti. Suaranya benar-b

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status