Partager

Bab 1275

Auteur: Hazel
"Tapi, Kakek jangan khawatir. Aku akan menyelesaikan masalah ini sendiri dan nggak akan melibatkan Keluarga Arshad."

Menyadari perubahan sikap Mahib terhadapnya, Tirta merasa agak lucu. Dia pun membungkuk sedikit ke arah Mahib sebagai tanda hormat.

"Nggak masalah. Yang kamu lakukan sudah benar. Kakek juga ingin melakukan hal yang sama, tapi nggak punya keberanian dan kemampuan sepertimu."

"Kalau orang-orang dari Negara Yumai ingin membalas dendam, Kakek akan membantumu menghadapinya. Tadi Zavrin
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé
Commentaires (2)
goodnovel comment avatar
hans
***** bagus lanjut
goodnovel comment avatar
Eman Kancil
lnjut donk lebih bnyak
VOIR TOUS LES COMMENTAIRES

Dernier chapitre

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3102

    Sekarang, mentalitas Tirta sudah menjadi sangat tenang. Sekalipun pemuda tampan itu memang mendekatinya dengan niat tersembunyi, Tirta juga tidak akan terlalu terkejut ataupun marah. Sebaliknya, kalau bisa mendapat satu teman lagi, dia justru cukup senang.Mereka menghabiskan sebagian besar buah spiritual hasil rampasan Tirta, termasuk lima obat spiritual berusia 1.500 tahun yang dibawa pemuda tampan itu. Tiga sisanya dibagikan Tirta kepada mereka masing-masing.Bisa dikatakan, selain Arshala yang tidak menunjukkan reaksi terlalu besar, Tirta dan Nova sama-sama merasa energi spiritual dalam tubuh mereka berada dalam kondisi meningkat pesat.Mereka harus segera memurnikannya. Kalau tidak, sangat mudah menyebabkan energi spiritual menjadi kacau."Ayo, kita langsung ke kediaman Tetua Suryana. Setelah memurnikan energi spiritual dalam tubuh, baru kita bahas hal lain."Rombongan itu langsung meninggalkan Menara Legit. Mereka sama sekali tidak menyadari bahwa di sudut ruangan, Yumika diam-di

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3101

    Dengan mantap, dia meletakkannya di atas meja segi delapan. Ucapannya terdengar rendah hati, tetapi obat spiritual yang dia dapatkan benar-benar luar biasa. Semuanya ternyata berusia 1.500 tahun.Dari situ bisa diperkirakan, kultivasinya setidaknya berada di tingkat penebas dewa.Krak. Tirta sama sekali tidak sungkan. Dia mengambil satu obat spiritual, lalu mengunyahnya. Cairan manis yang mengandung energi spiritual itu melimpah, meledak di dalam mulutnya, dan kultivasinya juga meningkat dengan jelas.Pada saat yang sama, dia bertanya, "Boleh tahu siapa gurumu? Jangan-jangan juga murid Tetua Suryana?""Bukan. Kamu curiga aku mendekatimu karena punya niat jahat ya?" Pemuda tampan itu tersenyum, samar-samar terlihat satu atau dua lesung pipi kecil di wajahnya."Bukan begitu. Kalau aku wanita cantik, masih masuk akal kalau bilang kamu mendekatiku dengan niat jahat. Tapi kita berdua sama-sama pria sejati. Apa yang harus kucurigai darimu?" sahut Tirta dengan sangat terus terang.Dalam beber

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3100

    "Kalau nanti kalian masih berani mencari masalah denganku lagi, aku nggak akan semurah hati sekarang. Kalian harus menyerahkan seluruh obat spiritual yang ada di tubuh kalian."Meminta mereka berlutut, meminta maaf, dan memanggilnya "Kakek", tidak akan memberikan keuntungan nyata apa pun.Tirta sangat realistis. Dari belasan orang itu, setiap orang mengeluarkan beberapa batang obat spiritual. Kalau digabung jumlahnya hampir lebih dari 40 batang. Inilah keuntungan nyata yang sebenarnya."Nih, ambil saja, ambil saja. Kami nggak akan berani ganggu kamu lagi."Belasan orang itu bukan hanya kehilangan semua obat spiritual yang baru saja mereka ambil, sekarang bahkan sebagian obat spiritual yang mereka bawa sendiri juga harus diserahkan. Benar-benar rugi bandar.Pada akhirnya, mereka semua pergi dari Menara Legit dalam keadaan sangat menyedihkan tanpa berani menoleh ke belakang lagi."Ayo, kita cari tempat untuk makan. Kalau nanti masih ada orang buta yang datang cari masalah, suruh saja dia

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3099

    Bahkan beberapa tetua pun mengeluarkan seruan kaget dan semakin memperhatikan Tirta."Bocah ini ternyata sekuat itu?" Yunda yang sejak tadi memperhatikan Tirta tanpa sadar mengepalkan tangannya. Dalam hatinya muncul rasa waspada dan tidak rela.Awalnya dia mengira Tirta masih akan mengandalkan pedang kecil itu untuk menyelesaikan masalah. Tak disangka, kekuatan Tirta sendiri ternyata jauh lebih kuat darinya.Yumika mengernyit, tetapi tidak mengatakan apa-apa."Apa?! Aura bocah ini kenapa tiba-tiba melonjak setinggi itu?""Jangan-jangan tadi dia nggak bergerak karena menjalankan semacam teknik rahasia?""Sudahlah, jangan pikirkan itu lagi. Kita serang bersama!""Dia yang bergerak lebih dulu. Hari ini kita harus membuatnya cacat!"Tujuh atau delapan murid yang tersisa melihat beberapa orang pertama langsung dijatuhkan hanya dalam satu pertukaran serangan. Mereka benar-benar marah dan terkejut.Dalam sekejap, mereka menjalankan berbagai teknik kultivasi dan mengeluarkan beragam pusaka, la

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3098

    "Benar. Kalau nggak berani merampas, berarti kamu cucu kami. Kamu harus berlutut dan bersujud 100 kali, manggil kami 'Kakek', baru boleh pergi. Kalau nggak, akibatnya nggak akan sanggup kamu tanggung!"Beberapa orang berjalan mendekati Tirta lagi sambil mencibir dingin. Bahkan cukup banyak orang diam-diam mulai mengedarkan energi spiritual mereka.Asal Tirta berani mengulurkan tangan untuk merampas, mereka akan langsung bergerak secepat kilat dan mematahkan tangan serta kaki Tirta.Keributan di tempat itu semakin membesar. Di dalam Menara Legit, dari ribuan murid yang datang untuk makan, sebagian besar perhatian mereka tertarik ke arah ini."Bocah itu benar-benar keras kepala.""Dia sama sekali nggak bisa membaca situasi. Gimana bisa dia memprovokasi belasan kultivator tingkat pembentukan dewa sendirian?""Sekarang bahkan kalau dia mau minta maaf pun sudah terlambat. Pihak lawan pasti nggak akan membiarkannya pergi."Mereka semua berdiskusi dengan sikap menonton keseruan. Bahkan sudah

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3097

    Banyak orang langsung tertawa mengejek."Hahahahaha!""Memangnya kenapa kalau ada tetua yang melindungimu? Aku nggak percaya dia bisa terus melindungimu setiap saat!"Orang-orang yang tadi diusir dari Tebing Pengajar Teknik melihat tujuan mereka sudah tercapai. Mereka langsung tertawa besar sambil pergi mengambil makanan khusus mereka masing-masing."Suamiku, jangan marah. Makananku untukmu saja," kata Nova dengan kesal."Aku juga nggak butuh ini, kamu saja yang makan." Arshala juga menyerahkan seluruh buah spiritualnya kepada Tirta."Nggak perlu, kalian makan saja. Memang aku nggak bisa ambil makanan, tapi ada orang yang khusus mengantarkannya untukku. Tentu aku nggak boleh menyia-nyiakannya."Tirta sama sekali tidak memedulikan ejekan orang-orang di sekitarnya. Dia malah menatap rombongan yang tadi memprovokasinya sambil mencibir dingin."Suamiku, jangan-jangan kamu ingin ...." Nova belum selesai berbicara, Tirta sudah berjalan ke belakang rombongan itu."Bocah, kamu mau apa? Jangan-

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2265

    Glup! Melihat para pejabat Negara Yumai dibantai tanpa bisa melawan, Arata menelan ludah. Bulu kuduknya meremang dan dia berkeringat dingin. Arata berpikir apa nanti Tirta juga akan membunuhnya?Begitu memikirkan hal ini, Arata memandang Ilona dan berbisik, "Ilona, bagaimana kalau kita pergi dulu?"

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2181

    Kala ini, Luvia yang berada di dalam kamar sedang duduk di kursi sambil fokus meneliti teknik misterius yang mendalami asal mula kehidupan. Lebih tepatnya ... dia sedang mengamati film porno.Luvia terlalu fokus. Selain itu, gerakan Tirta sangat pelan. Jadi, Luvia tidak menyadari kedatangan Tirta."

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2188

    Brianna yang memakai kalung berlian merangkul Lilian dan menjulurkan lidahnya. Dia menanggapi, "Kalian nggak usah bersusah payah mendekati Lilian lagi. Dia nggak mau menikah dan nggak tertarik dengan pria! Kalau bukan karena Bu Kinsella mengusulkan untuk melihat bunga sakura di Negara Yumai, kalian

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2196

    Utusan Saba lanjut berdiskusi, "Gawat, ternyata ada komplotannya. Sepertinya kita nggak bisa bertindak. Kita cuma bisa berharap Pak Tirta menyelesaikannya."Banyak penumpang tampak pasrah. Salah satu dari mereka berucap, "Gawat, pilot juga disandera! Kita cuma bisa serahkan uang biar bisa selamat. K

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status