Share

Bab 1799

Auteur: Hazel
Akan tetapi, sebelum para dokter menyelesaikan ucapan mereka, Gaurav melambaikan tangannya untuk mengisyaratkan mereka keluar. Dia berkata, "Cukup. Pemuda ini sudah datang, kalian nggak usah obati lukaku lagi. Kalian keluar saja."

Para dokter merasa tidak tenang melihat Tirta masih begitu muda dan tidak menghormati Gaurav. Salah satu dokter bertanya, "Pak Presiden, apa pemuda ini bisa menyambung tulang Bapak?"

Gaurav menegaskan, "Pokoknya dia bisa mengobatiku. Ini nggak ada urusannya dengan kali
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé
Commentaires (2)
goodnovel comment avatar
DRIYANS TV
anjing hitammmmm. emang anjing iklannya
goodnovel comment avatar
hans
***** Lanjut
VOIR TOUS LES COMMENTAIRES

Latest chapter

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3000

    Tirta menyeringai dan membalas, 'Oke! Aku memang menunggu ucapanmu ini!'Kemudian, Tirta kembali menarik tali Busur Matahari dan membidik penguasa agung.Penguasa agung tidak takut sedikit pun. Dia berteriak dengan ekspresi bengis, "Eh? Sepertinya kamu benar-benar nggak takut mati. Ayah, tunggu apa lagi? Langsung habisi pemuda ini, aku mau lihat dia mati!"Siapa sangka, pria tua itu menggeleng dan menyahut, "Putraku, nggak bisa."Setelah itu, pria tua langsung berucap kepada Genta yang berada di dalam tubuh Tirta, "Nggak disangka, ternyata aku beruntung bisa bertemu dengan klan naga yang sebenarnya. Ini salah satu klan paling kuat di alam semesta. Padahal cuma tersisa jiwa dan Mutiara Naga, juga nggak ada wujud aslinya. Tapi, aku tetap merasa kagum."Pria tua tidak langsung bertindak karena Genta mengeluarkan sedikit energinya, jadi pria tua itu merasakannya.Genta menanggapi dengan datar, "Nggak usah bicara omong kosong. Selama ada aku, kamu nggak bisa melindungi putramu."Pria tua me

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2999

    Kemudian, cahaya emas itu berubah menjadi pria tua. Pandangan pria tua itu sangat tajam. Rambutnya sudah memutih, tetapi kulitnya masih sangat mulus.Telapak tangan pria tua yang mulus menangkap anak panah, lalu mematahkannya.Hati Tirta bergetar. Dia bertanya, "Apa? Pria tua ini cuma klona, tapi bisa mematahkan anak panah yang bisa membunuh kultivator tingkat pemurnian dewa? Seberapa mengerikan kekuatannya yang sebenarnya?"Anjing hitam menciut dan giginya bergemeletuk. Dia berucap, "Aku merasakan aura yang membuatku nggak tenang. Tirta, lebih baik kita kabur saja. Biar kita nggak mati di sini.""Kabur?" tanya Tirta sembari mengernyit.Pria tua bergumam, "Ternyata formasi sudah dirusak. Pantas saja ...."Pria tua mengamati lingkungan di sekitar, lalu tatapannya tertuju pada Tirta dan anjing hitam. Dia mengibaskan lengan bajunya sambil berkata, "Apa pecundang seperti kalian masih bisa kabur setelah aku muncul? Dia ini memang anak haram yang memalukan, tapi pecundang seperti kalian juga

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2998

    Anjing hitam mencebik, lalu berbicara dengan sinis, "Huh, apanya yang nggak mungkin? Sebelumnya aku merusak formasi di luar. Kalau nggak, kamu nggak mungkin nggak tahu kami masuk."Walaupun hanya seekor hewan, anjing hitam juga meremehkan orang seperti penguasa agung.Tadi penguasa agung masih sangat arogan, tetapi sekarang dia tampak ketakutan dan terkejut. Dia berkata, "Nggak ... ini nggak mungkin terjadi .... Kecuali ... kamu juga menguasai teknik rahasia Sekte Formasi Surgawi!""Teknik rahasia Sekte Formasi Surgawi apanya? Aku nggak mengerti omonganmu. Majikanku dulu yang mengajariku tentang formasi. Ditambah lagi, aku belajar dari Batu Pancawarna ini," timpal anjing hitam.Selesai bicara, anjing hitam membuka mulut dan mengeluarkan batu yang mencatat "Esensi Formasi". Batu Pancawarna memancarkan cahaya samar seperti giok ajaib berkualitas tinggi. Kerangka inti formasi yang tercatat di batu sangat padat dan tak terhitung jumlahnya sehingga terlihat misterius.Penguasa agung berteri

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2997

    Biarpun begitu, Tirta tetap merasa tersiksa. Sekujur tubuhnya seperti perlahan hancur.Tirta mengomel, "Sialan, formasi ini sangat mengerikan .... Jangan-jangan orang yang memasang formasi ini pemimpin Sekte Formasi Surgawi atau tetua agung yang berstatus tinggi?"Tirta ingin mengerahkan teknik rahasia dan lanjut meningkatkan kemampuannya secara paksa, tetapi sekarang dia sudah mengerahkan teknik terlalu lama. Jadi, dia sudah kehabisan tenaga.Ditambah lagi, Tirta berada di pusat formasi. Dia pasti tidak bisa berhasil membuka gerbang selanjutnya dari teknik rahasia. Masalah ini juga tidak bisa diselesaikan sekalipun Genta mengendalikan tubuh Tirta."Apa hari ini aku benar-benar akan mati di tangan binatang ini?" gumam Tirta. Dia merasa tidak rela, tetapi juga tidak berdaya.Sementara itu, Nova juga akan mati jika tidak dilindungi kertas emas. Padahal dia tidak berada di area serangan. Nova berucap, "Apa yang terjadi di luar .... Suaranya mengerikan sekali ...."Hasana menjerit histeris

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2996

    Selain itu, Hasana juga masih berharap Tirta tertarik dengan seratus lebih teknik rahasia untuk pasangan yang dikuasainya. Bahkan dia ingin Tirta mencoba semua teknik itu bersamanya.Saat Hasana berimajinasi, Tirta sudah berkelebat dan sampai di depan istana.Terdengar suara tawa yang arogan. Penguasa agung tiba-tiba muncul di atas istana dan berteriak dengan ekspresi bengis, "Hei, teruslah bersikap sombong! Aku mau lihat selanjutnya kamu masih bisa bersikap sombong atau nggak! Aku sudah berhasil mengaktifkan formasi perlindungan!"Penguasa agung meneruskan, "Dulu ada empat kultivator tingkat pemurnian dewa yang nggak suka dengan tindakanku sepertimu, tapi akhirnya mereka dilenyapkan formasi ini. Selanjutnya, nasibmu juga akan sama seperti mereka. Aku mau lihat kamu mati dibunuh formasi ini!"Kala ini, darah di dahi penguasa agung sudah berhenti mengalir. Bum! Bum! Formasi perlindungan yang menyelubungi tempat ini aktif.Dalam sekejap, langit cerah dalam area ratusan kilometer berubah

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2995

    Sulit dibayangkan, jika panah cahaya tadi menembak tubuh mereka berdua, Bisma dan Hasana pasti mati.Tirta tertawa sinis dan menanggapi, "Tentu saja busur ini sudah menjadi milikku setelah aku merebutnya. Bukannya tadi kamu bilang mau bunuh aku? Kenapa sekarang kamu kabur?"Tirta menarik tali busur lagi. Ngung! Ngung! Esensi energi terpancar. Gambar burung emas muncul di busur hitam yang tampak biasa dan melahap semua energi spiritual.Panah cahaya yang menyilaukan terbentuk secepat kilat. Dibandingkan panah cahaya sebelumnya, panah cahaya kali ini lebih padat seperti terbentuk dari besi berwarna emas.Penguasa agung berteriak dengan ekspresi panik, "Bisma, Hasana, kalian tahan dia. Aku mau aktifkan formasi perlindungan di tempat ini untuk melawannya!"Penguasa agung bergerak dengan cepat dan hendak kembali ke bagian dalam istana. Dia tidak terlihat karismatik seperti sebelumnya lagi. Sosoknya tampak menyedihkan."Oke, Penguasa Agung!" sahut Bisma dan Hasana secara terpaksa. Mereka men

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2002

    Aldari mengelus janggutnya sambil menjelaskan dengan tenang, "Kamu tahu dia masih bisa hidup setelah disambar petir. Seharusnya kamu tahu orang ini sangat hebat. Kita nggak boleh menyinggungnya. Kalau kamu buru-buru membawa anggota kita untuk mengejarnya dan membuatnya marah, kita pasti mati sia-sia

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2027

    Alicia memang melihat ayah kandungnya diikat dan tubuhnya dipenuhi luka. Namun, Tirta tidak berada di tempat. Alicia merasa dia tidak berhak bicara, jadi dia tidak maju untuk bicara dengan Alfred.Akhirnya, Saba dan Yahsva yang angkat bicara terlebih dahulu. Suara mereka berdua memecah keheningan di

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2085

    Tirta menambahkan, "Kamu salahkan aku saja."Heidi buru-buru maju, lalu mengarahkan pedangnya ke leher Tirta dan menegaskan, "Bajingan mesum, aku bukan cuma menyalahkanmu. Aku juga ingin membunuhmu! Seharusnya orang yang mempermainkan wanita sepertimu mati disambar petir!"Tirta sama sekali tidak me

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2003

    Tirta merasakan tangan Althea yang lembut mengelus setiap bagian tubuhnya. Dia yang merasa nyaman pun terangsang.Althea menyadari perubahan di tubuh Tirta. Dia langsung menarik tangannya dengan cepat seolah-olah digigit ular.Althea berujar dengan wajah memerah dan suara bergetar, "Bajingan mesum,

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status