共有

Bab 1299

作者: Hazel
"Ingin bertemu denganku? Yudha sudah mengaku bersalah. Kalau Kapten Mairah ingin bertemu denganku, pasti ada alasan lain ...."

Tirta tidak merasa petugas wanita ini datang untuk menangkapnya. Jika memang ingin menangkapnya, dia pasti sudah melakukannya sejak tadi, bukan menunggunya di aula.

Berdasarkan perhitungannya, batu spiritual, obat spiritual, dan artefak yang dikirim oleh Yudha seharusnya sudah sampai di rumah Keluarga Arshad. Karena memang berencana pergi ke aula, Tirta pun mengangguk da
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター
コメント (3)
goodnovel comment avatar
hans
***** mantabpfff lanjut
goodnovel comment avatar
Syukur Laia
tolong kalau nge lanjutkan bab jgn setengah2 dong, klo bisa langsung ja sampai selesai ceritanya......
goodnovel comment avatar
Eman Kancil
lanjut LG donk kak biar kelar
すべてのコメントを表示

最新チャプター

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3012

    Bagaimanapun, dulu Nayara juga tidak menemukan keluarganya di sini.Nova juga tidak yakin. Dia menanggapi, "Aku juga nggak tahu, tapi tempat ini satu-satunya petunjuk. Kita coba masuk untuk cari dulu."Tadi Tirta merasakan dengan jelas kesadaran spiritual tak berwujud yang sangat kuat mendeteksi tempat ini. Tirta langsung panik. Dia teringat ayahnya penguasa agung, tetua agung yang kultivasinya sangat mengerikan itu.Namun, yang membuat Tirta tenang adalah formasi anjing hitam benar-benar menunjukkan kegunaan yang luar biasa. Kesadaran spiritual itu tidak menemukan keberadaan Tirta dan Nova. Kalau tidak, Tirta tidak mungkin datang ke kota ini.Menurut cerita Shanaya, tempat ini dunia orang biasa dan kota paling miskin di antara 36 kota Negara Camar. Kota ini juga merupakan kampung halaman Nayara.Tirta dan Nova baru sampai di depan pintu gerbang kota, tetapi dicegat oleh empat tentara bersenjata lengkap. Salah satu tentara menegur, "Berhenti! Kalian harus membayar dua tahil perak untuk

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3011

    Hasil ini tidak membuat pria tua terkejut. Hal ini karena klonanya melihat momen formasi perlindungan dihancurkan. Dia menebak pasti ada ahli yang menguasai teknik formasi di antara Tirta dan lainnya.Saat ini, pria tua tidak menemukan jejak Tirta dan lainnya. Itu berarti tebakannya terbukti benar.'Mereka menggunakan teknik rahasia untuk menyembunyikan diri. Kalau aku ingin mencari mereka, aku harus mencoba peruntunganku dengan mencari di satu per satu tempat,' pikir pria tua.Pria tua tidak ingin menghabiskan waktu. Dia seperti mencari jarum di tumpukan jerami jika mencari Tirta dan lainnya dalam kondisi seperti ini.Selain itu, jika keberadaan Genta diketahui tokoh hebat seperti pria tua, saingannya pasti bertambah banyak.Whoosh! Tiba-tiba, terdengar suara deru. Sepuluh pria dan wanita muda yang sangat menawan bergegas datang.Energi mereka sangat kuat. Rata-rata kultivasi mereka sudah mencapai tingkat pemurnian dewa tahap menengah, bahkan ada dua orang yang kultivasinya sudah menc

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3010

    Tirta mengomentari, "Tempat yang kamu bilang memang bagus, tapi bisa membuat identitas kita terekspos. Tapi, kamu itu anjing. Jadi, kamu nggak akan menarik perhatian. Kamu bisa mencari rumput dan obat spiritual."Tirta mengingatkan, "Kalau kamu menemukan rumput dan obat spiritual yang bagus, jangan habiskan sendiri. Genta juga membutuhkannya."Tirta berpikir sejenak, lalu menambahkan, "Oh iya. Nanti kamu coba teliti formasi yang bisa mengubah tampang kita. Biarpun energi kita sudah disembunyikan, kita tetap nggak aman berada di dunia awani."Anjing hitam memprotes, "Sialan, kamu benar-benar licik. Kamu sendiri bersembunyi dan bersenang-senang dengan wanita cantik, sedangkan aku harus bekerja keras."Kalau bukan karena ingin mengikuti Tirta kabur dengan menaiki Pedang Terbang, anjing hitam benar-benar ingin menggigit pahan Tirta.Tirta membalas, "Nggak usah bicara omong kosong. Bilang saja kamu mau atau nggak. Kalau nggak mau, kamu ikut kami saja."Anjing hitam mencebik dan berkomentar,

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3009

    Tirta berbicara dengan cemas, "Anjing sialan, jangan buat masalah lagi pada saat-saat seperti ini. Cepat berikan peta bintang padaku. Nggak ada untungnya bagimu kalau aku mati."Apa daya, pria tua itu terlalu mengerikan. Genta juga berhibernasi. Wanita berambut putih memang melindungi Tirta, tetapi Tirta tidak berani menyerahkan nyawanya pada wanita itu.Bagaimana kalau wanita berambut putih itu tidak bisa datang karena ada urusan penting? Bukannya Tirta akan mati?"Dasar penakut, wajahmu pucat sekali," komentar anjing hitam. Dia mendengus sehingga beberapa helai daun disembur keluar.Anjing hitam melanjutkan dengan ekspresi sombong, "Rumput dan obat spiritual di sini begitu banyak. Aku sudah bersusah payah datang ke sini, mana mungkin aku langsung pulang begitu saja? Kebetulan aku mempelajari formasi yang bisa menyembunyikan energi kita dengan sempurna dari 'Esensi Formasi'."Anjing hitam menambahkan, "Asalkan aku mengukir formasi itu, siapa pun nggak bisa menemukan kita. Kecuali kult

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3008

    Anjing hitam merasa sangat malu. Bagaimanapun, dia menggigit Tirta hingga terluka dalam waktu singkat. Anjing hitam bertanya, "Kalau begitu ... aku salah paham padamu?"Tirta bertanya balik, "Tentu saja! Kamu kira aku benar-benar begitu kejam?"Anjing hitam menunduk dan menyahut dengan canggung, "Oke, aku minta maaf padamu. Sepertinya wawasanku kurang luas."Nova bertanya, "Tirta, jadi ... bagaimana caranya mengerahkan teknik rahasia yang kamu bilang?"Tirta menjawab, "Nggak usah buru-buru. Kita baru bisa mengerahkan teknik rahasia ini dengan baik waktu menemukan tubuh anak tanpa jiwa. Sekarang biarkan jiwa Hasana dirawat kertas emas dulu."Begitu Tirta melontarkan ucapannya, tiba-tiba terdengar suara menggelegar seperti ada kereta perang menggilas langit. Suara itu membuat jiwa orang bergetar.Hantaman yang kuat menyebar dengan cepat dari istana. Segala sesuatu yang berwujud hancur lebur terkena hantaman itu. Benar-benar mengerikan!Whoosh! Mutiara seukuran bulan kecil yang memancarka

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3007

    Tirta menarik napas dalam-dalam, lalu berkata, "Keputusasaan itu duka yang paling dalam. Anjing sialan, nggak usah bujuk dia lagi. Kalian semua minggir."Tirta menarik anjing hitam ke samping. Setelah itu, dia melancarkan serangan energi pedang dan hendak menebas leher Hasana.Hasana tampak sangat tenang saat menghadapi kematian yang sudah dekat. Dia memandangi Tirta sambil tersenyum. Hasana memang tidak bicara, tetapi siapa pun tahu dia sangat berterima kasih pada Tirta.Srak! Kepala Hasana langsung dipenggal oleh cahaya pedang. Dia merasakan dunia berputar dan semuanya mulai tampak tidak jelas. Pandangannya perlahan menjadi gelap, dia seperti jatuh ke jurang yang dalam.Hasana bergumam terakhir kali, "Ternyata, ini rasanya mati ... benar-benar aneh ...."Nada bicara Hasana tentu menunjukkan dia merasa tidak rela, tetapi sekarang semuanya sudah berakhir.Sebenarnya sekarang Tirta tidak mengerahkan teknik rahasia. Kemampuannya hanya mencapai tingkat pembentukan jiwa tahap kedelapan.De

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2620

    Tirta berencana membawa obat yang sudah dimasak ke Formasi Integrasi Spiritual, lalu diuji di rumah sakit. Dua set bahan obat-obatan yang lain disiapkan untuk berjaga-jaga. Jika efek obat yang sudah dimasak tidak meningkat banyak, masih ada dua set bahan obat-obatan cadangan.Pria tua mengambil rese

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2617

    Pria tua itu berbicara dengan ekspresi ragu, "Kamu mau lihat resepku? Resep ini masih dalam tahap percobaan. Kami belum tahu hasil dan efek samping dari resep ini. Dik, maaf aku nggak bisa menunjukkannya padamu."Caryn yang bingung mengamati Tirta dengan waswas dan bertanya, "Apa tujuanmu meminta re

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2619

    Melihat tindakan Caryn, Tirta tertegun sejenak sebelum tersadar. Dia tertawa dan berkomentar, "Ternyata kamu bisa dipercaya."Tirta salah paham kepada Caryn. Ternyata Caryn hanya merasa malu. Biarpun tidak mengakui ucapan Tirta benar, dia tetap memegang janjinya. Caryn menunjukkan resep yang ditelit

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2604

    Tirta menyahut, "Oke, aku bawa kamu pergi sekarang. Ke depannya kamu nggak usah kerja lagi. Kamu tinggal di rumah Keluarga Hadiraja saja. Biar aku yang hidupi kamu."Tirta menyeka air mata Selina dengan lembut, lalu menggendongnya. Dia hendak membawa Selina pergi dari tempat ini.Tentu saja Tirta ma

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status