مشاركة

Bab 1634

مؤلف: Hazel
Setelah Tirta selesai bicara, Altair tidak merasa kesakitan lagi. Bahkan, lukanya yang awalnya sakit terasa hangat. Dia tidak merasakan reaksi negatif apa pun di sekujur tubuhnya lagi.

Sekarang senyum di wajah Altair menghilang. Dia menunjukkan amarah dan kebenciannya sambil berteriak kepada Tirta, "Apa ... yang kamu lakukan padaku? Kenapa kamu mau menyelamatkanku? Biarkan aku mati!"

Tirta berkata, "Kamu cemburu pada bakat ayahku dan merasa kakekku memperlakukanmu dengan nggak adil, tapi itu buk
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق
تعليقات (1)
goodnovel comment avatar
hans
***** lanjut
عرض جميع التعليقات

أحدث فصل

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3420

    Priya sudah lama menduga ayahnya akan mengatakan hal seperti itu, sehingga dia segera membujuk, "Ayah ... kita juga bukan tinggalkan warisan leluhur. Kalau dipikirkan dengan saksama, para tetua dan murid yang telah mencurahkan seluruh hidup mereka demi Paviliun Ufuk baru harta paling berharga sekte kita.""Ada pepatah kuno yang bilang pertahankan wilayah tapi kehilangan orang, berarti wilayah dan orang sama-sama hilang. Pertahankan orang tapi kehilangan wilayah, berarti kelak wilayah dan orang akan sama-sama kembali. Ayah sudah baca begitu banyak kitab, pemikiran Ayah harusnya nggak sempit di saat seperti ini."Ekspresi Zuhair terlihat bernostalgia, lalu menghela napas. "Priya, apa yang kamu bilang memang sangat masuk akal, tapi Ayah tetap sangat sulit lakukan hal itu. Kamu juga tahu. Sebelum ibumu meninggal, dia pernah tinggalkan pesan terakhir. Apa pun yang terjadi kelak, dia berharap bisa hidup dan mati bersama sekte. Ayah mana mungkin tega tinggalkan jasad dan wasiatnya di tempat i

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3419

    Hubungan dua belas Tetua Agung itu sebenarnya tidak benar-benar rukun seperti yang terlihat di permukaan juga. Mereka memiliki kepentingan dan rencana tersendiri. Jika mereka mengetahui keadaan yang sebenarnya, mereka pasti akan memanfaatkan kesempatan ini untuk membuat kekacauan."Oh, jadi hanya masalah sekecil ini. Priya, kamu benar-benar terlalu panik. Kalau sikapmu yang gegabah seperti ini sampai tersebar, orang lain pasti akan menertawakanmu," kata Zuhair. Hatinya sebenarnya sedang bergejolak hebat, tetapi dia berusaha tetap tenang dan menasihati putrinya sambil tersenyum."Ya, Ayah. Aku nggak akan ulangi lagi," balas Priya yang langsung memahami maksud ayahnya dan ekspresinya pun kembali tenang."Ayo. Kalau senjata spiritual pelindungmu hilang, ya biarkan saja. Ayah akan pilihkan satu lagi untukmu," kata Zuhair dengan ekspresi yang tetap tenang sambil membawa Priya meninggalkan dunia kecil itu.Begitu sosok ayah dan anak itu menghilang, para Tetua Agung yang tadinya sedang medita

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3418

    Kedua murid penjaga gerbang itu tidak berani lengah dan menganggukkan kepala berkali-kali."Dari begitu banyak murid yang pergi berlatih, hanya Kak Priya yang kembali dan ekspresinya juga sangat nggak biasa. Begitu tiba, dia langsung tanya keberadaan Ketua. Jangan-jangan akan terjadi sesuatu yang besar," bisik pelan murid penjaga di sebelah kiri yang tidak bisa menahan rasa penasarannya setelah Priya pergi jauh.Sambil melambaikan tangannya dengan malas, murid di sebelah kanan berkata, "Kalau langit runtuh pun masih ada petinggi yang menopangnya, nggak usah peduli. Meskipun terjadi sesuatu yang besar, itu juga bukan sesuatu yang bisa diubah orang kecil seperti kita. Dipikirkan juga percuma. Lagi pula, Paviliun Ufuk kita berada tepat di wilayah paling tengah dari Laut Bitriani.""Kita sudah menguasai semua pulau besar, puncak gunung, dan medan yang menguntungkan. Sekte mana yang mau susah payah menyerang kita tanpa dapat keuntungan?"Murid penjaga di sebelah kanan ini terlihat sangat me

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3417

    Bowo menyimpan kembali surat itu. Dengan ekspresi yang tidak bisa menyembunyikan kesedihannya, dia melambaikan tangan dan berkata, "Kalian nggak perlu bilang kata-kata menghibur seperti itu padaku. Sekarang Sekte Bulan Berdarah kita mana punya modal untuk melawan dua tanah suci. Entah bertahan hidup dengan susah payah atau dengan menahan malu, itu juga nggak apa-apa.""Sekarang yang paling penting adalah pertahankan anggota yang tersisa dan merekrut anggota baru. Setelah itu, kita bangun kembali sekte ini jadi lebih kuat. Soal balas dendam, kita abaikan dulu untuk sementara ini."Semua orang segera memuji. Dengan hati yang terasa lega, mereka berkata secara serempak, "Ketua sungguh bijaksana!"Seorang tetua memberanikan diri untuk berkata, "Lapor Ketua, aku sudah kirim orang untuk selidiki. Berdasarkan laporan yang bisa dipercaya, Sekte Formasi Surgawi sudah benar-benar musnah. Istana Samara juga mengalami pukulan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Bahkan bisa dibilang hanya tinggal

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3416

    Saat para anggota Sekte Bulan Berdarah menuju Puncak Elokwi, Bowo si Ketua Sekte, tokoh ambisius yang mengguncang dunia, dan iblis di zaman kekacauan tentu saja ikut keluar dari pengasingannya. Berbeda dengan orang lain, sudah terdapat sebuah formasi teleportasi di depan kediaman guanya. Selain memudahkan perjalanan, itu juga memudahkannya melarikan diri saat diperlukan.Begitu cahaya berkilat, tubuh Bowo yang tinggi besar dan kekar sudah langsung muncul di depan aula di Puncak Elokwi."Hormat pada Ketua," sapa kedua tetua yang segera berlutut memberi hormat.Saat itu, sudah satu jam berlalu sejak lencana darurat tertinggi dihancurkan, sehingga puluhan tetua telah berkumpul di tempat itu juga ikut berlutut memberi hormat. Karena Sekte Bulan Berdarah berbeda dengan tanah suci, setiap tetua wajib berlutut di hadapan ketua sekte untuk menunjukkan kekuasaan mutlak seorang ketua."Bangun. Apa yang sebenarnya telah terjadi? Kalian sudah selidiki?" tanya Bowo dengan nada muram sambil menyipit

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3415

    Pecahan genting berserakan memenuhi lantai."Huh. Kalau lain kali masih berani bicara kurang ajar, aku akan langsung melumpuhkannya," kata Selvi sambil menghela napas, lalu berjalan keluar dari aula dengan kedua tangan di belakang punggung dan berpura-pura tenang seolah-olah tidak terjadi apa-apa.Ekspresi semua orang menjadi canggung.Tabib Suci dan tiga Orang Suci dunia awani merasa malu hingga hanya bisa menundukkan kepala.Wajah Irena, Yumika, dan para gadis lainnya memerah karena merasa malu dan tanpa sadar mengalihkan pandangannya.Sementara itu, Afifah menunjukkan ekspresi tercengang yang sama sekali tidak sesuai dengan citranya.Anjing hitam besar menggerutu dengan kesal. "Sialan. Bocah itu benar-benar binatang berkedok manusia!"Namun pada saat itu, terdengar suara Tirta dari kejauhan. "Ketua, tolong bantu perhatikan keberadaan kedua istriku dan adik seperguruanku, Nivia. Aku dan Senior Selvi berangkat lebih dulu ...."........Dua hari sebelumnya.Di wilayah tenggara dunia a

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1518

    Tirta yang tidak paham bertanya, 'Meninggalkan dunia ini?'Genta menjelaskan dengan tenang, "Benar, aku memang bukan berasal dari tempat ini. Dunia sangat besar, planet tempatmu berada cuma sebagian kecil dari alam semesta. Aku juga nggak sengaja datang ke tempat ini. Setelah waktunya tepat, aku pas

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1384

    Melihat Hafiz kabur, para bawahan yang panik ingin membuang senjata mereka dan mengejar Hafiz. Mereka berkomentar."Bos ... kabur! Sialan!""Sialan! Biarkan saja. Setelah mendapatkan uang, kita juga bisa bersenang-senang di luar negeri!"Kemudian, seorang pria paruh baya yang cukup berpengaruh maju.

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1297

    Seperti yang diduga, pemandangan penuh dengan mayat yang tewas dalam kondisi mengenaskan."Sepertinya mereka semua adalah orang dari Negara Yumai. Bagus kalau mereka mati! Eh, nggak, maksudku ini terlalu kejam!""Kenapa pelakunya kejam sekali?""Mereka nggak sepantasnya dibantai dengan begitu sadis

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1386

    Duar!Mendengar itu, Hafiz langsung merasa jantungnya seperti ditusuk, seakan-akan petir menyambar di siang bolong, menggema dalam benaknya. Bahkan, napasnya pun tertahan sejenak!'Petinggi ibu kota .... Aku bersusah payah selama seluruh hidupku, tapi hanya bisa menjadi bawahan kelas menengah di Pro

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status