Dibutuhkan Segera : Penjahat?

Dibutuhkan Segera : Penjahat?

last update최신 업데이트 : 2026-07-24
작가:  Kang Hafidz연재 중
언어: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
순위 평가에 충분하지 않습니다.
9챕터
12조회수
읽기
보관함에 추가

공유:  

보고서
개요
장르
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.

Di era ketika sains dan sihir hidup berdampingan, mendapatkan pekerjaan yang didambakan ternyata jauh lebih sulit daripada lulus dari akademi ternama. Ash Doyle, yang telah berulang kali gagal meraih pekerjaan impiannya pun kebingungan akan masa depannya. Di tengah kebingungannya, ia mendapatkan tawaran menjadi seorang...Villain? Haruskah ia tetap menganggur... atau menjadi seorang Villain?

더 보기

1화

Chapter 1

Kapten, target telah menjauhi jangkauan sniper Sera. Aku menyarankanmu untuk tetap melanjutkan pengejaran.”

Suara seorang wanita terdengar melalui perangkat komunikasi yang menempel di telinga sang kapten.

Di bawah langit malam, seorang wanita berambut putih melesat di antara gedung-gedung pencakar langit. Cahaya neon dari papan holografik memantul di rambutnya, sementara berbagai kendaraan memenuhi jalur udara di bawah, tampak seperti aliran cahaya yang tak pernah berhenti.

“Roger. Teruskan instruksi yang sama kepada seluruh kapten.”

Baik, kapten.”

Wanita itu mempercepat langkahnya.

Aura berwarna kebiruan mulai menyelimuti kedua kakinya. Otot, persendian, hingga tulang-tulangnya diperkuat secara instan oleh energi biologis yang mengalir ke seluruh tubuh.

BRAK!

Atap gedung retak di bawah pijakannya.

Tubuhnya melesat bagaikan peluru, melompati celah antargedung selebar puluhan meter. Angin malam menerpa wajahnya saat ia terbang melintasi jalan raya yang dipenuhi kendaraan.

Dari kejauhan, siluet seorang pria berjubah hitam masih terus berlari.

Belum cukup dekat. Namun belum juga cukup jauh untuk lolos darinya.

Wanita itu mendarat dengan satu lutut menghantam beton.

BOOM!

Gelombang udara menyapu antena dan papan reklame di sekitarnya.

Bekas pijakan sepatu khusus Enforcer tertinggal jelas di atas permukaan atap.

Bekas pijakan sepatu khusus Enforcer tertinggal di beton. Sepatu itu bahkan mampu menahan tekanan lompatan yang seharusnya menghancurkan sepatu biasa.

Tatapan wanita itu tak pernah lepas dari targetnya.

Sudah sebulan villain ini membuat kekacauan di ibu kota. Pembobolan fasilitas berkeamanan tinggi, penyusupan, hingga pencurian.

Namun anehnya, tak pernah ada korban jiwa.

Hancur sudah harga dirinya dan para Enforcer yang harus terus mengejarnya.

 “Berhenti kau! Villain!” 

Suara teriakan wanita itu memecah suara angin malam.

Pria berjubah hitam di kejauhan itu bahkan tidak menoleh ke asal

Sang Kapten lalu menghunus longsword berwarna keperakan. Cahaya rembulan memantul di sepanjang bilahnya.

Dengan sebuah tarikan napas kecil, ia melempar pedangnya ke arah sebuah bayangan yang tak jauh di depannya.

WUSSH!

Pedang itu melesat seperti tombak. Kecepatanya memecah udara dan menghasilkan suara siulan tajam sebelum menghantam sasaran.

TRANG!

Namun...

Pedang itu hanya berhasil menyayat sebagian kecil dari bagian belakang jubah hitam villain itu dan bilah pedang itu menancap ke lantai atap gedung.

Tsk.

Suara decakan lidah terdengar dari bayangan itu, atau lebih tepatnya seseorang dengan pakaian yang serba hitam.

Pria berjubah hitam itu akhirnya menghentikan langkahnya.

Perlahan ia menoleh ke belakang.

Wajahnya tertutup sebuah topeng putih polos.

Permukaannya yang berwarna putih gading tampak begitu bersih hingga menyerupai selembar kertas kosong. Hanya sepasang lubang mata berwarna hitam pekat yang memperlihatkan tatapan malas dari pemakainya.

“Oi!”        

Ia mengangkat ujung kain yang robek itu.

“Jubah ini mahal! Kau benar-benar merusaknya bagian belakangnya!”

Ia menatap wanita berambut putih itu selama beberapa detik lalu berkata dengan nada datar.

“Dasar nenek tua!”                         

...

Hening.

Sejenak hanya angin malamlah yang berani memecah suasana hening yang terasa keras itu.

Seluruh anggota Enforcer di saluran komunikasi spontan mendadak diam.

Seorang operator bahkan tanpa sadar melepas headset-nya.

"...Dia..."

"...Barusan...?"

Kelopak mata sang komandan berkedut hebat.

Senyumnya perlahan muncul.

Senyum yang sama sekali tidak menandakan sesuatu yang baik.

"K-kau..."

Suaranya bergetar.

“S-sudah berapa kali kau memanggilku tua?!”

“Sulit untuk dikatakan. Kau adalah satu-satunya Enforcer yang selalu mengejarku sejak awal aku menjadi villain.”

Dengan marah wanita itu mulai mengambil langkah.

...kapten... a-aku pikir ini sudah yang ke...sebelas?”

Suara operator lain yang menjawab itu langsung membuat seluruh agent memikirkan hal yang sama..

‘Kenapa kau katakan itu?!’

BOOOM!!

Ledakan Aura tiba-tiba meledak dari tubuhnya.

“A-aku...”

Dan langkah berikutnya membuat lantai atap menjadi retak.

“AKU BARU TIGA PULUHAN!!”

Dengan terlihat tenang, ia langsung menghindar dengan memiringkan kepalanya.

“Tsk.”

Sang kapten kembali melayangkan pukulan.

Villain itu menunduk dan menghindarinya, lalu mengarahkan revolver ke kakinya dan...

DOOOM!

Tembakan itu berhasil dihindari oleh sang kapten dan hanya bisa menggores pelindung kakinya.

Dia pun mundur untuk memperlebar jarak, tetapi wanita itu terus menekan dengan pukulan dan tendangan yang terkoordinasi.

Tanpa disadarinya, Villain itu telah digiring ke ujung gedung.

Benar saja, ia telah diarahkan ke ujung gedung agar ia tidak bisa lari lagi.

 “Argent!”

Tiba-tiba sang kapten memanggil sesuatu dan menarik tangan kanannya ke belakang.

Pedang yang tadinya tertancap di lantai kemudian bergetar dan meluncur dengan cepat ke arah tangan sang kapten.

Melihat itu, sang Villain langsung menarik dagger dari balik jubahnya.

Pedang yang sudah berada di tangan kapten langsung mendapat ledakan aura yang besar.

Aura yang terlihat keperakan terlihat seperti cahaya bintang di atas sebuah gedung.

Dengan ayunan tajam yang mengarah dari atas, serangan itu terlihat akan memotong apapun termasuk villain yang ada di hadapannya.

Disaat yang sama, villain itu juga mengalirkan auranya ke dagger di tangan kirinya.

Sebuah aura berwarna hitam pucat menyelimuti dagger itu dengan cepat dan...

TANG!

Sebuah benturan antara dua aura membuat lantai atap gedung itu retak atau lebih tepatnya...

Tepat berada di bawah kaki sang Villain itu, hingga akhirnya lututnya menyentuh lantai yang rusak.

Aura sang kapten yang lebih kuat memaksa Villain itu harus menggunakan kedua tangan untuk menahan pedangnya.

Bilah itu perlahan semakin mendekati bahu kirinya..

“Menyerahlah! John Trickster!”

“Kau sepertinya terkena demensia, nenek Bianca.”

 “K-kau...”

‘G-gawat, dia menambah kekuatannya. Kalau begitu...’

John Trickster menarik tangan kanannya yang memegang revolver.

Dagger milik John Trickster yang tadinya cukup kuat menahan Pedang milik Bianca menjadi melemah dan mengenai bahunya.

John menjentikkan silinder revolvernya.

Klik.

Ia memutar posisi chamber berikutnya.

Dan ia mengarahkannya ke bilah pedang yang terselimuti aura.

DOOOM! PANG!

Tembakan yang lebih kuat dari tembakan pertama membuat arah pedang sang kapten berubah ke sebelah kiri John Trickster.

KRAAK!

Lantai beton tempat pedang itu menuju menjadi terbelah dan retak.

John Trickster pun kembali memutar silinder revolvernya dan mengarahkannya ke tubuh kapten Bianca.

Melihat itu, Bianca dengan cepat menggunakan bilah pedangnya sebagai perisai.

Sebuah tembakan yang lebih kuat dari sebelumnya mengenai bilah pedang milik sang kapten.

Tembakan ini membuat tubuhnya terpental sejauh beberapa meter.

Melihat kesempatan itu, John Trickster melemparkan dagger di tangan kirinya ke sebuah penangkal petir di pojok atap.

Dagger yang ia lemparkan memiliki tali baja yang setipis benang berhasil melilit penangkal petir.

Lalu ia bersiap melompat ke bawah.

“AISHA! Lakukan!”

Baik, Initiated Hacking...”

Suara Artificial Intelegence dari earphone milik sang Villain menjawab sebuah instruksi darinya.

Three...”

Tepat saat John Trickster terjun dari gedung ia melihat kapten Bianca kembali melempar pedangnya ke arahnya.

Pedang yang sang kapten lempar itu menuju target dengan kecepatan kilat seakan tak mau melewatkan kesempatan saat sang Villain tak punya pijakan untuk menghindar.

Two...”

John Trickster kemudian menembak revolvernya ke arah atas.

DOOM!

Kuatnya rekoil dari revolver itu membuat tubuhnya mendapat dorongan untuk menghindari pedang yang dilempar ke arahnya.

TRANG!

Pedang yang gagal mengenai targetnya malah menghancurkan billboard yang ada di hadapannya.

“One... Null Wave activate”

Seluruh pencahayaan di sekitar mereka mendadak mati. Lampu gedung, penerangan jalan, bahkan kendaraan yang melaju ikut kehilangan daya.

Lima detik kemudian, semuanya kembali menyala seperti biasanya.

“Sial.”       

Pang!

Kapten Bianca mengungkapkan kekesalannya dengan menendang penangkal petir yang terlilit belati.

Dia melihat ke bawah gedung dan sekitar untuk

Haah...kapten... Gaji kita akan ikut terpotong lagi karena kerusakan yang sengaja kau buat.”

“Ah...m-maaf.”

Bagaimana situasinya Kapten?”

“Tsk, dia kabur lagi saat semua pencahayaan padam.”

Dari skalanya, kemungkinan Null Wave level tiga. Hampir semua drone kita terjatuh”

“Sadie, perintahkan agent lain untuk menyisir wilayah distrik selatan ini.”

Roger.”

Sang kapten yang melihat keadaan di bawah gedung mengambil dagger yang tergeletak di lantai.

Dia memegang erat dagger itu seolah ingin menghancurkannya.

“John Trickster!”

Sementara itu, sang Villain yang berhasil lolos dari maut sedang berjalan di sebuah gang sempit.

Langkahnya akhirnya berhenti.

“Huff...”

Ia menyandarkan punggungnya ke dinding gang.

“Huff... hampir saja...”

Tangannya terangkat ke wajah.

Klik.

Topeng putih itu akhirnya ia lepaskan.

Wajah seorang pemuda berambut hitam muncul di balik topeng itu. Keringat membasahi dahinya, sementara napasnya masih belum beraturan.

Ash Doyle menatap topeng di tangannya.

“...ini harusnya cuma pencurian biasa.”

Ia mengusap wajahnya.

“Gawat.”

Tatapan kosongnya mengarah ke langit.

“Kenapa jadi begini?!”

펼치기
다음 화 보기
다운로드

최신 챕터

더보기

독자들에게

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

댓글 없음
9 챕터
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status