Share

Bab 1878

Author: Hazel
Saat ini, Tirta sudah sampai di atas kepala pria Negara Martim. Dia mengernyit saat melihat situasi ini. Tirta yang bisa menebak pemikiran mereka membatin, 'Ternyata mereka mau memakai artefak! Aku harus bertindak cepat!'

Tirta langsung turun dari pedang. Sebelum mendarat di tanah, dia sudah menggenggam Pedang Terbang dan bertindak secepat kilat. Srak! Srak! Srak! Seketika kepala 3 pria Negara Martim sudah ditebas.

Empat pria Negara Martim yang tersisa berteriak.

"Gawat! Tirta ... sudah menemuka
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3012

    Bagaimanapun, dulu Nayara juga tidak menemukan keluarganya di sini.Nova juga tidak yakin. Dia menanggapi, "Aku juga nggak tahu, tapi tempat ini satu-satunya petunjuk. Kita coba masuk untuk cari dulu."Tadi Tirta merasakan dengan jelas kesadaran spiritual tak berwujud yang sangat kuat mendeteksi tempat ini. Tirta langsung panik. Dia teringat ayahnya penguasa agung, tetua agung yang kultivasinya sangat mengerikan itu.Namun, yang membuat Tirta tenang adalah formasi anjing hitam benar-benar menunjukkan kegunaan yang luar biasa. Kesadaran spiritual itu tidak menemukan keberadaan Tirta dan Nova. Kalau tidak, Tirta tidak mungkin datang ke kota ini.Menurut cerita Shanaya, tempat ini dunia orang biasa dan kota paling miskin di antara 36 kota Negara Camar. Kota ini juga merupakan kampung halaman Nayara.Tirta dan Nova baru sampai di depan pintu gerbang kota, tetapi dicegat oleh empat tentara bersenjata lengkap. Salah satu tentara menegur, "Berhenti! Kalian harus membayar dua tahil perak untuk

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3011

    Hasil ini tidak membuat pria tua terkejut. Hal ini karena klonanya melihat momen formasi perlindungan dihancurkan. Dia menebak pasti ada ahli yang menguasai teknik formasi di antara Tirta dan lainnya.Saat ini, pria tua tidak menemukan jejak Tirta dan lainnya. Itu berarti tebakannya terbukti benar.'Mereka menggunakan teknik rahasia untuk menyembunyikan diri. Kalau aku ingin mencari mereka, aku harus mencoba peruntunganku dengan mencari di satu per satu tempat,' pikir pria tua.Pria tua tidak ingin menghabiskan waktu. Dia seperti mencari jarum di tumpukan jerami jika mencari Tirta dan lainnya dalam kondisi seperti ini.Selain itu, jika keberadaan Genta diketahui tokoh hebat seperti pria tua, saingannya pasti bertambah banyak.Whoosh! Tiba-tiba, terdengar suara deru. Sepuluh pria dan wanita muda yang sangat menawan bergegas datang.Energi mereka sangat kuat. Rata-rata kultivasi mereka sudah mencapai tingkat pemurnian dewa tahap menengah, bahkan ada dua orang yang kultivasinya sudah menc

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3010

    Tirta mengomentari, "Tempat yang kamu bilang memang bagus, tapi bisa membuat identitas kita terekspos. Tapi, kamu itu anjing. Jadi, kamu nggak akan menarik perhatian. Kamu bisa mencari rumput dan obat spiritual."Tirta mengingatkan, "Kalau kamu menemukan rumput dan obat spiritual yang bagus, jangan habiskan sendiri. Genta juga membutuhkannya."Tirta berpikir sejenak, lalu menambahkan, "Oh iya. Nanti kamu coba teliti formasi yang bisa mengubah tampang kita. Biarpun energi kita sudah disembunyikan, kita tetap nggak aman berada di dunia awani."Anjing hitam memprotes, "Sialan, kamu benar-benar licik. Kamu sendiri bersembunyi dan bersenang-senang dengan wanita cantik, sedangkan aku harus bekerja keras."Kalau bukan karena ingin mengikuti Tirta kabur dengan menaiki Pedang Terbang, anjing hitam benar-benar ingin menggigit pahan Tirta.Tirta membalas, "Nggak usah bicara omong kosong. Bilang saja kamu mau atau nggak. Kalau nggak mau, kamu ikut kami saja."Anjing hitam mencebik dan berkomentar,

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3009

    Tirta berbicara dengan cemas, "Anjing sialan, jangan buat masalah lagi pada saat-saat seperti ini. Cepat berikan peta bintang padaku. Nggak ada untungnya bagimu kalau aku mati."Apa daya, pria tua itu terlalu mengerikan. Genta juga berhibernasi. Wanita berambut putih memang melindungi Tirta, tetapi Tirta tidak berani menyerahkan nyawanya pada wanita itu.Bagaimana kalau wanita berambut putih itu tidak bisa datang karena ada urusan penting? Bukannya Tirta akan mati?"Dasar penakut, wajahmu pucat sekali," komentar anjing hitam. Dia mendengus sehingga beberapa helai daun disembur keluar.Anjing hitam melanjutkan dengan ekspresi sombong, "Rumput dan obat spiritual di sini begitu banyak. Aku sudah bersusah payah datang ke sini, mana mungkin aku langsung pulang begitu saja? Kebetulan aku mempelajari formasi yang bisa menyembunyikan energi kita dengan sempurna dari 'Esensi Formasi'."Anjing hitam menambahkan, "Asalkan aku mengukir formasi itu, siapa pun nggak bisa menemukan kita. Kecuali kult

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3008

    Anjing hitam merasa sangat malu. Bagaimanapun, dia menggigit Tirta hingga terluka dalam waktu singkat. Anjing hitam bertanya, "Kalau begitu ... aku salah paham padamu?"Tirta bertanya balik, "Tentu saja! Kamu kira aku benar-benar begitu kejam?"Anjing hitam menunduk dan menyahut dengan canggung, "Oke, aku minta maaf padamu. Sepertinya wawasanku kurang luas."Nova bertanya, "Tirta, jadi ... bagaimana caranya mengerahkan teknik rahasia yang kamu bilang?"Tirta menjawab, "Nggak usah buru-buru. Kita baru bisa mengerahkan teknik rahasia ini dengan baik waktu menemukan tubuh anak tanpa jiwa. Sekarang biarkan jiwa Hasana dirawat kertas emas dulu."Begitu Tirta melontarkan ucapannya, tiba-tiba terdengar suara menggelegar seperti ada kereta perang menggilas langit. Suara itu membuat jiwa orang bergetar.Hantaman yang kuat menyebar dengan cepat dari istana. Segala sesuatu yang berwujud hancur lebur terkena hantaman itu. Benar-benar mengerikan!Whoosh! Mutiara seukuran bulan kecil yang memancarka

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3007

    Tirta menarik napas dalam-dalam, lalu berkata, "Keputusasaan itu duka yang paling dalam. Anjing sialan, nggak usah bujuk dia lagi. Kalian semua minggir."Tirta menarik anjing hitam ke samping. Setelah itu, dia melancarkan serangan energi pedang dan hendak menebas leher Hasana.Hasana tampak sangat tenang saat menghadapi kematian yang sudah dekat. Dia memandangi Tirta sambil tersenyum. Hasana memang tidak bicara, tetapi siapa pun tahu dia sangat berterima kasih pada Tirta.Srak! Kepala Hasana langsung dipenggal oleh cahaya pedang. Dia merasakan dunia berputar dan semuanya mulai tampak tidak jelas. Pandangannya perlahan menjadi gelap, dia seperti jatuh ke jurang yang dalam.Hasana bergumam terakhir kali, "Ternyata, ini rasanya mati ... benar-benar aneh ...."Nada bicara Hasana tentu menunjukkan dia merasa tidak rela, tetapi sekarang semuanya sudah berakhir.Sebenarnya sekarang Tirta tidak mengerahkan teknik rahasia. Kemampuannya hanya mencapai tingkat pembentukan jiwa tahap kedelapan.De

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2135

    Tentu saja, Alicia, Linda si putri dari Negara Raigorou, dan Arianda yang ingatannya diubah juga keluar. Hanya saja, mereka merasa malu untuk bicara karena terlalu ramai. Selain itu, para bawahan dan ketiga master Keluarga Hadiraja juga menyambut kepulangan Tirta.Tirta berdeham, lalu berkata, "Ayah

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2189

    Selesai bicara, Axel mengangkat kepalanya. Ekspresinya tampak arogan. Dia merasa sandiwaranya sangat sempurna.Axel menganggap Devika pasti akan berterima kasih padanya. Mungkin Devika akan menghambur ke dalam pelukannya karena terharu. Menurut Axel, biasanya wanita cantik pasti bodoh.Mendengar uca

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2224

    Siapa sangka, Axel malah memberi tahu Arata kabar kematian keponakannya. Ditambah lagi, nanti dia juga harus mengantar putrinya untuk ditiduri Tirta. Bisa dibilang ini adalah dua mimpi buruk bagi Arata.Arata yang sangat marah berteriak, "Apa? Nyali orang Negara Darsia sialan itu besar sekali! Kamu

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2205

    Mendengar perkataan Tirta, Lilian mengatupkan bibirnya dan membalas, "Benar juga. Kalau begitu, aku nggak tanya lagi."Dilihat dari sikap Lilian, dia pasti sangat penasaran. Tiba-tiba, Tirta bertanya, "Kamu liburan berapa lama di Negara Yumai?"Lilian bingung mendengar pertanyaan Tirta, tetapi dia t

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status