Share

Bab 2281

Author: Hazel
Tak lama kemudian, terdengar suara seseorang di headset 50 lebih pilot. "Haha, kerja bagus! Asalkan bisa melenyapkan musuh yang mengerikan ini, kalian akan mendapatkan penghargaan tingkat pertama. Kalau kalian terus menunjukkan performa yang bagus, ke depannya kalian bisa masuk ke kabinet pemerintahan dan naik pangkat menjadi pejabat tinggi di negara ini!"

Sebelum orang itu selesai bicara, tiba-tiba terdengar suara ledakan yang menggelegar di dalam kota. Suaranya bergema di langit seperti mengan
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2972

    Shanaya yang berada di belakang tidak bisa berkutik, tetapi dia tetap bisa berbicara dengan tegas, "Benar. Aku nggak peduli dengan identitasmu aslimu dan tujuanmu. Kalau kamu berani mengecewakan Nova, aku ... juga nggak akan melepaskanmu biarpun harus bertarung mati-matian denganmu!""Tetua Shanaya, kamu tenang saja. Aku memang bukan orang baik, tapi aku selalu menepati janjiku pada wanita. Kalau aku mengecewakan Nova, aku pasti akan dihukum Tuhan!" balas Tirta. Dia mengulurkan tangannya dan bersumpah.Selain itu, Tirta juga membuka segel di tubuh Shanaya dan Nova."Oke. Kalau begitu, mulai sekarang aku sudah jadi kekasihmu. Aku percaya padamu ...," kata Nova sambil memandangi Tirta.Sepertinya Nova ingin melihat Tirta berbohong atau tidak, tetapi Tirta sama sekali tidak menghindar. Tirta juga tidak mundur atau merasa bersalah. Dia tidak takut sedikit pun."Kalau begitu, kita makamkan Tetua Nayara," usul Tirta. Dia tersenyum, lalu tiba-tiba teringat sesuatu. Tirta melanjutkan, "Tunggu

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2971

    Rafif adalah seorang pemimpin sekte, tetapi malah diremehkan Tirta. Dia merasa dipermalukan. Rafif menunjukkan ekspresi geram. Namun, dia hanya bisa berteriak dengan perasaan tidak berdaya, "Pesan terakhir .... Hei, jangan terlalu sombong! Aku lebih baik bunuh diri daripada dibunuh olehmu! Kamu akan mati bersamaku!"Kemudian, Rafif mengerahkan kekuatannya secara paksa untuk menghancurkan jiwa dan pusat energinya.Bam! Cahaya yang menyilaukan terpancar bagaikan matahari kecil yang meledak. Kekuatan yang dipancarkannya sangat mengerikan seperti hendak menghancurkan segala sesuatu dalam jarak ratusan kilometer.Kekuatan ini tidak boleh diremehkan. Bukan hanya bisa membuat orang terluka parah, bahkan bisa melukai jiwa orang. Jika Tirta tidak beruntung, mungkin dia benar-benar akan mati bersama Rafif.Jika Tirta membiarkan kekuatan ini terus menyebar, Shanaya dan Nova juga akan mati. Namun, Tirta tidak khawatir. Dia langsung berencana membuka gerbang ketiga dari Teknik Rahasia Delapan Gerb

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2970

    Tirta juga tidak berani meremehkan mereka. Dia bergumam, "Apa daya, sepertinya aku cuma bisa menggunakan busur itu."Tirta menyipitkan matanya dan menyimpan kertas emas. Sebuah busur hitam kuno yang terlihat biasa muncul di tangan Tirta. Sepertinya tidak ada yang menakjubkan dari busur itu.Ngung! Ngung! Namun, langit dan bumi berguncang saat Tirta menarik tali busur. Bahkan cahaya matahari tidak terlalu terang lagi.Esensi energi yang dahsyat terpancar. Kekuatannya tidak bisa dilawan dan menyelimuti seluruh wilayah Sekte Hala. Kondisi ini jauh lebih mengerikan daripada saat mengaktifkan formasi perlindungan."Apa itu?" tanya Rafif yang merasa tidak tenang. Dia hendak pergi.Akan tetapi, sekarang Rafif sudah mengaktifkan formasi. Jika tidak bisa membunuh Tirta, Rafif tidak bisa pergi. Rafif pasti akan diserang balik oleh energi yang sangat kuat jika menghentikan formasi secara paksa.Bam! Kekuatan spiritual alami yang luar biasa menyelubungi tempat Tirta. Efeknya sangat besar sehingga

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2969

    "Jangan .... Guru ... jangan tinggalkan aku sendirian ...," ucap Nova sambil menangis tersedu-sedu. Air matanya mengalir deras dan bahunya bergetar. Pandangannya juga menjadi kabur.Namun, Nova tidak memiliki kultivasi yang hebat. Jadi, dia tidak mungkin bisa membangkitkan orang mati. Nova sangat menderita dan tidak berdaya melihat orang terdekatnya meninggal.Melihat teman baiknya meninggal, Shanaya juga sangat terpukul. Dia menahan kesedihannya sembari menghibur, "Hais ... semua orang harus mengalami perpisahan dan kematian. Nova, kamu ... jangan terlalu bersedih. Kalau kamu sedih, gurumu pasti nggak bisa tenang di alam baka."Pada saat bersamaan, ekspresi Rafif sangat masam melihat jurus mematikannya yang paling kuat tidak berefek. Dia menegaskan, "Kalau hari ini aku nggak membunuhmu, ke depannya pasti akan timbul masalah besar!"Seketika Rafif menjauh dengan kecepatan yang sangat tinggi.Whoosh! Terdengar suara deru. Tirta mengejar Rafif dengan menaiki Pedang Terbang seraya berkome

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2968

    Situasi seperti ini bukan hanya membuat Rafif terkejut. Dia sama sekali tidak menyangka hal ini akan terjadi. Jelas-jelas dia sudah mengerahkan teknik rahasia untuk meningkatkan kemampuannya, tetapi dia tetap tidak bisa mengalahkan Tirta.Bukan hanya serangan telapak tangan Rafif dikalahkan, bahkan barang berharga yang diberikan penguasa agung rusak sampai-sampai hampir menjadi barang rongsokan.Rafif tidak tahu Tapak Penakluk Naga adalah teknik andalan klan Genta. Kertas emas juga merupakan barang suci yang mencatat Mantra Evolusi Semesta. Tentu saja Tirta bisa mengalahkan Rafif dengan mudah.Kenyataannya sudah begitu jelas. Rafif terpaksa harus percaya. Hal ini karena Tirta sudah mendekati Rafif dalam sekejap."Arus Balik Galaksi!" seru Rafif. Dia membentuk segel tangan dengan cepat sehingga meninggalkan bayangan di ruang hampa.Rafif mengerahkan seluruh kultivasinya sampai maksimal. Dia menggunakan salah satu teknik andalannya dan kekuatannya sangat besar.Galaksi luas yang misteriu

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2967

    Tujuh tetua berseru kaget."Eh? Kenapa kemampuan pemuda ini begitu mengerikan? Ini nggak mungkin!""Aneh sekali!""Sudah jelas kekuatan dari serangannya tadi setara dengan kemampuan kultivator tingkat pembentukan dewa tahap akhir. Nggak mungkin kita bisa melawannya!"Rafif yang berdiri di belakang juga terkejut. Dia bergumam, "Sudah kuduga, pemuda ini nggak biasa. Nggak disangka, kekuatan tempurnya begitu mengerikan!"Dalam sekejap, Tirta bergerak secepat kilat dan melancarkan serangan dengan kekuatan dahsyat. Ruang hampa berguncang dan hancur. Ditambah dengan kertas emas yang dikendalikan dengan kesadaran spiritualnya, Tirta langsung membunuh empat tetua.Darah menyembur dan bau amis darah merebak. Kemampuan yang ditunjukkan Tirta membuat semua orang ketakutan.Tiga tetua yang tersisa tidak berani bertindak lagi. Mereka mundur sembari berseru, "Cepat mundur! Kalau nggak, kita akan dibunuh pemuda ini! Dia itu siluman!"Tirta tidak mengejar mereka, melainkan menopang kertas emas di tang

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1262

    Melihat Tirta marah, Zavrina segera membujuk, "Tirta, aku tahu kamu berniat baik. Tapi, orang dari Negara Yumai itu punya latar belakang yang hebat. Kalau kamu mengusirnya, takutnya dia membuat masalah di acara ulang tahun kakekmu. Nanti Keluarga Arshad yang malu."Zavrina meneruskan, "Jadi Tirta, s

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1307

    "Huh! Orang hebat sepertimu tentu nggak akan mengerti kebahagiaan orang nggak penting sepertiku saat mendapatkan keberuntungan!""Kak, mau aku tunjukkan trik sulap? Pedang terbangku ini bisa besar bisa kecil, juga sangat keras lho!""Mau lihat nggak?" Tirta menarik kembali pedang terbangnya, menggan

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1380

    Pedang Terbang yang bergerak sangat cepat menebas belasan kepala ahli serangga dalam sekejap. Para ahli serangga dari Desa Hiradi dan Desa Tayur tidak mampu menangkis serangan Tirta. Serangga guna-guna yang mereka banggakan sangat lemah di hadapan Pedang Terbang, seperti anak kecil 3 tahun yang meng

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1381

    Belasan menit kemudian, 13 orang terakhir juga dibunuh oleh Tirta. Setelah menyimpan Pedang Terbang, Tirta melihat mayat-mayat di tanah. Perasaannya campur aduk.Tirta merasa sejak dirinya menguasai kultivasi, hasrat membunuhnya makin kuat. Dulu dia hampir tidak pernah berpikiran untuk membunuh.Saa

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status