SETELAH MASUK NOVEL, AKU MENJADI ANTAGONIS GILA

SETELAH MASUK NOVEL, AKU MENJADI ANTAGONIS GILA

last updateDernière mise à jour : 2026-06-24
Par:  aimtiamlizaEn cours
Langue: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
10
3 Notes. 3 commentaires
90Chapitres
921Vues
Lire
Bibliothèque

Partager:  

Report
Overview
Catalog
Scanner le code pour lire sur l'application

Callista hanya ingin hidup nyaman setelah transmigrasi ke novel kaya raya. Namun ia justru masuk ke tubuh antagonis paling dibenci keluarga Lilithana. Di hari pertama membuka mata, Callista sudah dituduh gila setelah menghajar putri kesayangan keluarga itu hingga berdarah. Tanpa ragu, keluarganya sendiri mengirimnya ke rumah sakit jiwa. Awalnya Callista tidak peduli. Baginya, menjauh dari para tokoh utama jauh lebih aman. Namun tempat itu perlahan menghancurkan dirinya. Dan ketika keluarga Lilithana akhirnya mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di rumah sakit jiwa itu—Callista sudah terlalu hancur untuk kembali seperti dulu.

Voir plus

Chapitre 1

Masuk Ke Dalam Novel

Kesunyian pagi di Vila Lilithana retak oleh suara kaca pecah, teriakan panik, dan hentakan kaki para pelayan yang berlarian seperti ayam kehilangan induk. Matahari bahkan belum sepenuhnya naik ketika kekacauan itu terjadi. Di lantai dua kediaman keluarga Lilithana-keluarga bangsawan modern yang kaya raya dan terpandang-drama yang tak kalah dari kisah sinetron murahan tengah berlangsung.

Dan tepat di pusat kekacauan itu, lahirlah kembali seseorang.

"Aduh... kepalaku sakit banget."

Gadis itu membuka mata perlahan. Kelopak matanya berat, seolah ia baru saja tidur selama seratus tahun. Begitu pandangannya fokus, sosok pertama yang ia lihat adalah seorang gadis lain yang sedang berlutut di lantai dengan tubuh gemetar hebat.

Di lantai, berserakan bingkai foto pecah dan kaca retak.

Bibir gadis yang berdiri-yang kini menjadi dirinya-ternodai darah. Telapak tangannya memegang rambut gadis lain itu, seolah baru saja menghantamnya berkali-kali.

"Eh?" gumamnya bingung.

Perlahan, sebuah ingatan masuk ke kepalanya seperti kilatan listrik.

Callista Zenia Lilithana. 19 tahun. Antagonis utama novel "Takdir Lilithana".

Antagonis galak anti pertumbuhan karakter. Menindas putri keluarga Lilithana,

Arsenia Resa Lilithana.

Dan pada titik ini... Callista akan segera diseret ke rumah sakit jiwa karena kekerasan berlebihan.

Tubuhnya menegang.

...Hah?

Ia, seorang gadis biasa dari dunia modern- gadis yang mendambakan hidup damai dan kaya raya tanpa harus bekerja keras-telah transmigrasi ke dalam novel yang pernah ia baca setengah hati sebelum tidur minggu lalu.

"Kenapa aku ada di sini? Ini bukan kamarku..." bisiknya, suara seraknya bergetar yang nyaris tak terdengar.

Dan lebih buruk lagi, ia menjadi antagonis dan berada tepat di adegan di mana Callista menghajar Arsenia sampai nyaris pingsan.

"Ar... Arsenia?" panggilnya pelan.

Gadis yang ditindas itu menegang. Mata biru pucatnya bergetar seperti anak rusa ketakutan.

"J-jangan pukul aku lagi, Kak... aku... aku sudah minta maaf..."

Semua memori tentang sifat Callista asli jatuh ke kepalanya seperti meteor, kejam, obsesif, iri, manipulatif, dan dilabeli "antagonis gila" oleh fans novel karena kelakuannya yang tak masuk akal.

Dan sekarang? Ia justru harus berada dalam skenario terburuk-di tubuh orang paling menyebalkan dalam cerita.

Callista mengedip.

Kemudian, ia tersenyum-senyum ceria yang sama sekali tidak cocok dengan suasana mencekam di kamar itu.

"Wah, berat banget ya hidupku sekarang... tapi setidaknya aku hidup di keluarga kaya."

Di sudut ruangan, dua pria berwajah sama-dengan rambut hitam dan mata abu gelap-mendorong pintu dengan panik.

Rayyan Lilithana dan Xayyan Lilithana. Abang kembar Callista dan Arsenia.

Seharusnya, dalam novel, keduanya sangat membenci Callista karena sikapnya yang selalu menyakiti adik kandung nya Arsenia. Tapi mereka tetap menjaga Callista karena rasa tanggung jawab keluarga.

Kini, keduanya menatapnya dengan ekspresi tidak percaya.

"Callista, kau-kau sadar apa yang sedang kau lakukan?!" seru Rayyan, wajahnya memucat. Lagi dan lagi ia melihat adik angkatnya menindas Arsenia.

Xayyan mengumpat pelan. "Kau benar-benar sudah gila!"

Callista memandang kedua pria itu dengan senyum paling cerah yang ia punya.

"Eh, Halo! Pagi semuanya!"

Para pelayan yang tadinya siap memegangi gadis gila berusia sembilan belas tahun itu tertegun.

Arsenia yang semula akan menangis histeris kini malah terlibat situasi yang lebih membingungkan.

Rayyan mendekat hati-hati. "Callista... lepaskan rambut Arsenia dulu."

"Oh!" Gadis itu segera melepas tangannya dari rambut Arsenia. "Maaf, maaf, lupa."

Lupa, katanya.

Rayyan merasa ingin pingsan.

ΩΩΩ

Seluruh rumah seperti tegang menunggu amukan Callista berikutnya. Dalam novel, setelah peristiwa ini, Callista akan mengamuk seperti singa kelaparan karena keputusan keluarga sudah bulat. Callista harus dirawat di rumah sakit jiwa. Karena gangguan emosinya dianggap berbahaya.

Tapi kali ini...

"Callista," kata Ayah Lilithana, suara dalamnya menggema di ruangan. "Ayah sudah sangat merasa kecewa dengan sikapmu selama ini, Jadi, kami sudah memutuskan untuk membawamu ke rumah sakit jiwa."

Arden-kepala keluarga Lilithana sebenarnya sangat berat dengan keputusannya saat ini, walaupun Callista bukanlah anak kandungnya, namun sejak dulu, gadis kecil itulah yang sangat menyayangi nya dan menghiburnya kala ia kesepian dan selalu meratapi Arsenia kecil yang dulu hilang.

Namun, kala Arsenia kembali, sifat manis dan ceria Callista dulu malah hilang dan berganti dengan rasa iri dan kejam lantaran dirinya mengira jika Arsenia pulang maka Callista akan dibuang.

Namun hari ini, keputusan nya sudah bulat, jika Callista mengamuk atau bahkan melakukan hal nekat, mereka tetap akan membawa Callista ke rumah sakit jiwa untuk melakukan pengobatan.

Dalam novel, inilah saat Callista biasa mengamuk, membanting vas bunga, dan menjerit-jerit memanggil Reygan-si tokoh utama laki-laki yang ia obsesikan.

Namun Callista baru? Ia dengan santai mengangkat dua jempolnya.

"Oke, Yah. Ayo berangkat sekarang!"

Keheningan jatuh seperti bom nuklir.

Semua pasang mata membelalak.

Déplier
Chapitre suivant
Télécharger

Dernier chapitre

Plus de chapitres

Aux lecteurs

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

commentaires

Jadoo Boy
Jadoo Boy
Calista lucu banget antara stress sama hilang arah......
2026-06-05 23:26:42
1
0
aimtiamliza
aimtiamliza
kerenn bangettt
2026-06-05 09:28:28
0
0
aimtiamliza
aimtiamliza
cerita yang sangat seruuu
2026-06-04 21:34:43
0
0
90
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status