Share

Bab 2280

Author: Hazel
Wilis dan lainnya pergi dengan perasaan puas. Sementara itu, Aluna sudah mati rasa. Dia tetap berdoa untuk Tirta, "Semoga nyawaku bisa ditukar dengan keselamatan Pak Tirta ...."

Siapa sangka, sebentar lagi Tirta akan mendatangi rumah Keluarga Ravian. Hanya Aluna satu-satunya anggota Keluarga Ravian yang mendapatkan ... peluang yang fantastis!

....

Sementara itu, di Negara Yumai. Tirta masih terus berlari dan tidak mengetahui strategi orang Negara Yumai. Dia hampir sampai di area yang sudah ditan
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3270

    "Sodam, dasar bajingan hina dan licik. Ternyata dia sudah memperhitungkan aku dan Tuan Tirta akan pilih jalur keempat. Aku benar-benar lengah. Kalau tahu akan begini, aku nggak akan tinggalkan Tuan Tirta terlalu jauh," gumam Priya yang langsung dipenuhi amarah dan panik saat melihat pemandangan yang begitu berbahaya.Namun, Priya sama sekali tidak bisa berbuat apa-apa. Karena begitu seseorang memasuki jalur keempat ini, tidak ada jalan untuk kembali lagi. Dia hanya bisa menyaksikan semuanya terjadi dengan tak berdaya.Sementara itu, di pihak Sodam.Sodam sebenarnya tidak berhasil menebak Tirta dan Priya akan memilih jalur ini. Namun, sejak Tirta dan rombongannya berdiri di persimpangan jalan tadi, dia sudah bersembunyi di tempat gelap sambil mengintip mereka. Jika bukan karena begitu, dia juga akan kesulitan membuat keputusan."Huh huh. Aku bunuh bocah ini dulu, baru pergi urus Priya si wanita jalang itu," gumam Sodam. Melihat tatapan Priya yang penuh rasa tak berdaya, benci, serta mar

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3269

    Kondisi batin Tirta kembali terpukul dan goyah. Dia menggertakkan giginya dengan erat karena dia tidak ingin mengakui dan tidak ingin memercayai ilusi itu juga. Namun, dia tetap melangkahkan kakinya ke depan dengan rasa berat yang bagaikan memikul gunung kembali bertambah. Kali ini, begitu melangkah, setengah kaki Tirta langsung tenggelam ke dalam lumpur hingga sulit dicabut kembali.Namun, ilusi yang muncul kali ini jauh lebih mengerikan. Seluruh dunia besar di alam semesta dibantai habis oleh kekuatan misterius yang telah berkumpul menjadi satu. Ketua Istana Batara dengan keempat bawahannya dan para ahli lainnya yang memiliki tingkat kultivasi yang sama dengannya berkumpul. Namun, sebagian dari mereka gugur dan sebagian lagi tertidur selamanya.Wanita yang berada di lautan kesadarannya Tirta memang berhasil membentuk kembali tubuhnya, tetapi juga dipukul hingga tubuhnya penuh luka dan hampir hancur. Bahkan Genta pun sudah gugur sepenuhnya, yang tersisa hanya beberapa keping sisik dan

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3268

    Seolah-olah menyadari sesuatu, Tirta segera menenangkan hatinya. Ternyata dugaanku memang benar, dia bisa menapaki langkah keempat dan kelima dengan jauh lebih mudah. Pemandangan yang muncul di depannya setelah itu juga sama seperti dugaannya. Semuanya adalah pengalaman yang baru dialaminya belakangan ini, dia bahkan sudah melihat adegan saat dia memasuki reruntuhan ini."Jalan ini seolah-olah nggak ada ujungnya. Kalau begitu, apa yang akan muncul berikutnya?" gumam Tirta yang merasa penasaran saat memikirkan hal itu. Dia pun kembali mengangkat kaki dan melangkah maju.Boom!Di hadapan Tirta, tiba-tiba muncul pemandangan yang sangat mengerikan. Desa Persik yang pernah menjadi tempatnya untuk bertahan hidup, Negara Darsia, dan seluruh bumi, semuanya mengalami serangan yang memusnahkan. Miliaran makhluk hidup di seluruh bumi termasuk kedua orang tuanya, para wanitanya, dan teman-teman yang dikenalnya, semuanya tewas dalam bencana itu.Di balik kehancuran itu, berdiri klan-klan misterius

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3267

    Di jalur keempat."Nona Priya, silakan.""Tuan Tirta, silakan."Tirta dan Priya saling menatap sambil tersenyum, lalu melangkah berdampingan memasuki jalur itu.Sebenarnya, Tirta telah menyerahkan seluruh artefak pelindung terkuatnya pada kedua wanita itu, kini dia hanya bisa mengandalkan dirinya sendiri. Dia bisa memilih jalur ini juga karena alasan ini.Bagaimanapun juga, selama ini Tirta terlalu sering mengandalkan kekuatan orang lain ataupun hartanya, hal itu tidak banyak membantu perkembangan dirinya. Meskipun dia memasuki jalur keempat bersama Priya, dia tahu jelas mereka tidak mungkin saling membantu.Sebelum Tirta dan yang lainnya masuk, jalur itu terlihat biasa saja dan tidak ada bedanya dengan jalan berlumpur di pedesaan. Namun, begitu mereka melangkah masuk, segalanya berubah total.Saat menginjakkan kaki untuk pertama kalinya, kaki Tirta menginjak tepat pada bekas jejak kaki seseorang. Jejak itu seolah-olah sangat cocok dengan langkahnya dan pandangannya pun tiba-tiba menja

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3266

    "Baik," kata Tabib Suci yang ekspresinya menjadi serius saat dia melangkah ke jalur yang ditumbuhi pohon kecil itu."Sayang, kamu harus berhati-hati," kata Irena saat berdiri di depan jalur kedua sambil menggigit bibirnya dan tatapannya dipenuhi kekhawatiran."Tirta, hati-hati," kata Yumika saat berdiri di depan jalur ketiga sambil menghela napas pelan."Kalian juga. Ayo berangkat," balas Tirta sambil tersenyum tipis.Tak lama kemudian, kelima orang itu melangkah ke empat jalur yang berbeda pada saat yang bersamaan.Sementara itu, di pihak Tabib Suci. Begitu dia memasuki jalan kecil itu, pohon kecil yang tadinya hanya setinggi satu orang tiba-tiba berubah menjadi pohon kuno yang menjulang hingga menembus langit. Batangnya begitu besar hingga lebarnya mencapai tiga ribuan meter, seperti sebuah gunung raksasa yang menghalangi jalan di depannya.Pohon itu hanya bisa digambarkan dengan kata megah, agung, dan kokoh tak tergoyahkan. Kulit batangnya terbuka selapis demi selapis dan memancarka

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3265

    "Sedangkan jalur keempat adalah jalur hukum hati, maju tanpa pernah mundur. Kalau Tuan Tirta juga mau pilih jalur ini, kita bisa pergi bersama-sama," kata Priya sambil tersenyum. Dari ucapannya itu, terlihat jelas dia memang mengetahui cukup banyak rahasia mengenai alam rahasia surgawi."Sayang, aku takut sekali, seperti nggak ada rasa aman. Bagaimana kalau kamu temani saja aku?" kata Irena sambil memeluk lengan Tirta dan manja-manja, lalu diam-diam menyenggol Priya yang sedang berjalan berdampingan dengan Tirta ke samping."Uhuk uhuk. Kamu sebaiknya tempuh jalanmu sendiri. Aku yang sebagai suamimu juga nggak akan memihakmu, tapi nggak akan biarkan kamu dalam bahaya juga. Ambillah peta bintang ini," kata Tirta sambil mencubit pipi Irena."Ah .... Nggak mau. Lebih baik Sayang saja yang simpan ini untuk melindungi diri. Bagaimana kalau aku sampai buat itu hilang?" kata Irena yang sangat memahami betapa berharganya harta itu, sehingga dia langsung menolak."Ambillah. Aku masih punya banya

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 911

    Samudra menggenggam gigi-gigi itu di tangannya sambil berbicara dengan penuh semangat."Buset! Tiga miliar! Ayah, kita kaya raya! Suruh ... suruh dia pukul kamu juga! Setelah kamu ompong, kita seharusnya bisa dapat 4 miliar lebih!" ucap Ammar sambil melihat tumpukan gigi itu seolah-olah melihat tump

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 949

    "Hehe, jadi kamu Tirta ya? Masih muda dan cuma rakyat jelata, tapi berani menyuruhku masuk untuk menemuimu? Benar-benar nggak tahu diri!" Setelah memasuki klinik, Pinot menatap Tirta dengan tatapan tajam. Sikapnya terlihat seperti pejabat tinggi yang penuh wibawa."Ayah Angkat, dia Tirta. Jangan lep

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 918

    "Aku penduduk lokal, tapi tinggal di kota besar. Aku jarang sekali ke kota kecil. Wajar kalau kamu nggak pernah melihatku," jawab Agatha dengan santai."Begitu ya, orang kota besar datang ke kota kecil untuk beli pakaian dalam. Agak mengejutkan." Suci tersenyum dan menoleh ke arah Nia. "Cantik, gima

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 883

    "Kasih aku kunci vilamu. Kamu sudah boleh pergi jalan-jalan. Setelah Tirta pergi, kamu baru balik," ucap Aiko dengan gembira melihat Tirta keluar dari kantor polisi."Oh, ya sudah. Ini kuncinya ...." Entah mengapa, Naura merasa tidak nyaman melihat Aiko gembira seperti ini. Jelas-jelas dia mengenal

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status