공유

Bab 863

작가: Hazel
Tirta tetap menunjukkan ekspresi tenang dan santai ketika berucap, "Lagian kalau kamu tetap di luar, aku juga nggak bisa mengobatimu. Lebih baik kita masuk bareng."

"Itu memang harimau, aku nggak mungkin salah lihat ...." Nia bersikeras dengan pendapatnya. Namun, dia tahu bahwa menerima perawatan Tirta di luar bukanlah pilihan. Jadi meskipun dengan hati berat, dia mengikuti Tirta dan Melati masuk ke dalam klinik.

Ketika mereka masuk, Ayu keluar dari dapur karena mendengar suara mereka. Dia bertanya, "Tirta, mana bajumu? Wanita ini sudah aku suruh masuk dari tadi, tapi dia tetap nggak mau. Dia datang untuk mengobati penyakit apa sih? Apa Bibi perlu membantumu nanti?"

Mendengar ucapan Ayu, wajah Nia langsung memerah. Jelas sekali dia tidak ingin orang lain tahu bahwa dia mencari Tirta untuk mengobati dadanya.

"Bajunya kotor, jadi aku buang. Nia cuma ada masalah kecil kok. Nggak perlu bantuan, Bibi. Aku bisa menyelesaikannya sendiri," jawab Tirta sambil menggeleng. Pria itu bisa memahami
이 책을.
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터
댓글 (2)
goodnovel comment avatar
hans
***** seru ceritanya Lanjut
goodnovel comment avatar
Ling Ling
mantap ceritanya.. mana nih kelanjutannya.
댓글 모두 보기

최신 챕터

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2559

    Di dalam laboratorium bawah tanah, semua klona sudah dihancurkan. Brandon dan Anthony juga sudah mati.Hal ini membuat enam ketua Black Gloves sangat marah. Mereka ingin menangkap Tirta sekarang, lalu mencincangnya.Setelah memikirkan dua kemungkinan, Lucifer menganalisis sambil menahan amarahnya, "Karakter Tirta sudah terlihat jelas. Dia akan membalas orang yang memperlakukannya dengan baik berkali-kali lipat, tapi dia pasti akan membalas dendam kepada orang yang menyinggungnya.""Jadi, aku curiga biarpun sekarang kondisi di Negara Darsia sangat kacau dan virus darah menyebar dengan cepat, Tirta pasti akan mencari cara untuk membalas dendam kepada semua pelaku. Itu berarti dia akan membalas kita. Dia sudah sampai di Wazton dan menemukan laboratorium bawah tanah, seharusnya dia bisa menemukan lokasi kita di ruang bawah tanah Gedung Giok," lanjut Lucifer.Lucifer mengajak ketua Black Gloves lain pergi, "Ayo, kita kembali ke Gedung Giok untuk mencarinya."Lucifer makin yakin dengan pemik

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2558

    Sebelum Saba menyelesaikan ucapannya, Tirta langsung menyela, "Nggak usah, Kak Saba. Sekarang bukan saatnya membicarakan masalah ini. Aku membawa sekelompok ahli yang khusus meneliti virus darah, mereka ini muridnya Pak Yonatan."Tirta melanjutkan, "Aku akan menyuruh orang untuk mengantar mereka ke Negara Darsia secepatnya. Semoga mereka bisa membantu kita menemukan cara untuk mengatasi virus darah ... dan aku ... paling-paling aku akan sampai lebih lambat sepuluh menit dibanding mereka."Dalam waktu sepuluh menit, tentu saja Tirta akan meletakkan senjata nuklir di dalam Giok Penyimpanan pada Gedung Giok. Kemudian, dia akan langsung meledakkannya setelah sampai di wilayah yang aman. Jika langsung pulang ke Negara Darsia, Tirta merasa tidak rela."Oke, Tirta. Aku tunggu kamu pulang," balas Saba. Selesai bicara, dia tidak bertele-tele lagi. Saba langsung mengakhiri panggilan telepon.Tirta memberi tahu semua murid Yonatan kondisi Negara Darsia sekarang. Tentu saja mereka semua bersedia p

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2557

    Sebenarnya Saba juga terus mencoba menghubungi Tirta. Namun, sekarang Tirta baru menjawab panggilan telepon.Saba langsung menjelaskan, "Tirta, akhirnya aku bisa menghubungimu. Gawat, ternyata wali kota Jagapati berbohong kepadaku sebelumnya .... Bawahanku baru sampai di Jagapati, tapi ... virus darah sudah menyebar di sana. Ribuan orang tertular dalam waktu singkat, bahkan virusnya masih menyebar dengan cepat.""Sekarang situasi di Jagapati kacau balau. Semua orang ketakutan. Aku sudah utus orang untuk memutus hubungan Jagapati dengan dunia luar secara paksa. Tapi, tetap saja sulit dihentikan. Ada orang yang diam-diam kabur," lanjut Saba.Saba meneruskan, "Takutnya sebentar lagi virus darah akan menyebar ke wilayah lain .... Masalahnya ahli medis kita kewalahan menghadapi virus ini. Tirta, sekarang kamu di mana? Cepat pulang, mungkin cuma kamu yang bisa mengatasi virus darah ini."Situasinya mendesak, jadi Saba langsung memberi tahu Tirta situasi di Negara Darsia sekarang. Suara Saba

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2556

    Tirta berujar, "Baguslah kalau begitu. Nanti kalian semua ikut aku saja. Tapi, aku mau tanyakan sesuatu pada kalian. Apa kalian tahu laboratorium ini ada di wilayah mana? Seberapa jauh jarak tempat ini dari Wazton?"Tirta memang datang untuk menyelamatkan murid-murid Yonatan. Namun, dia juga tidak melupakan tujuannya datang ke Negara Martim kali ini. Tirta akan membuat pertunjukan kembang api.Di antara semua murid itu, salah satu wanita Negara Martim yang bermata biru dan bertubuh seksi menyahut, "Kak, ini wilayah Wazton. Jaraknya dari Gedung Giok cuma 70 kilometer lebih. Kak, kamu mau cari siapa di Wazton? Apa kamu ingin melakukan sesuatu? Mungkin kami bisa membantumu."Tirta membalas sembari melambaikan tangannya, "Nggak usah. Biar aku selesaikan sendiri saja."Tirta tidak menyangka dia tidak sengaja langsung sampai di Wazton. Rosie juga tidak mengatakannya sewaktu datang. Namun, Tirta merasa bersyukur dia tidak perlu melakukan perjalanan jauh lagi."Oke, Kak. Bilang saja pada kami

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2555

    Tirta memang sudah membunuh Brandon dan Anthony, bahkan dia membunuh mereka dengan mudah. Namun, ucapan Brandon membuat Tirta resah.Tirta bergumam, "Sebenarnya apa maksud orang ini? Apa ... yang terjadi di Negara Darsia? Jangan-jangan masalah virus darah? Tapi, jelas-jelas sebelumnya Kak Saba mengabariku Negara Darsia baik-baik saja."Tirta tetap tidak tenang. Hanya saja, sekarang dia berada di laboratorium bawah tanah sedalam 200 meter lebih. Jadi, ponselnya tidak ada sinyal.Tirta berencana menghubungi Saba setelah keluar dari laboratorium bawah tanah ini. Dia hendak kembali ke bagian dalam laboratorium.Tiba-tiba, terdengar seruan seseorang. "Berhenti, kamu siapa? Jangan bergerak .... Ah, Pak Brandon dan Pak Anthony mati! Siapa pelakunya? Apa kamu yang membunuh mereka? Kamu pantas mati!"Suara orang ini sangat familier. Tentu saja dia adalah kepala laboratorium yang buru-buru datang setelah melihat Brandon dan Anthony di kamera pengawas.Hanya saja, kepala laboratorium ini tidak me

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2554

    Anthony tidak mengerti dengan kejadian yang mendadak ini. Hanya saja, dia melihat Brandon berdiri di tempat dan Tirta hampir mengejar mereka. Jadi, dia langsung menggendong Brandon dan buru-buru kabur.Kala ini, Anthony baru benar-benar merasakan Tirta sangat mengerikan. Sewaktu di Black Gloves sebelumnya, dia memang pernah mendengar tentang semua kehebatan Tirta. Namun, Anthony merasa sekarang kemampuannya cukup hebat setelah mendapatkan hadiah dari Leluhur Darah.Biarpun menghadapi Tirta, seharusnya kemampuan mereka setara. Hanya saja, kenyataan di depan Anthony langsung membuatnya putus asa.Anthony tidak menyangka Brandon yang kekuatannya sama dengan dirinya tidak bisa melancarkan jurus saat melawan Tirta. Ini adalah kenyataan yang mengerikan!Sekarang Anthony mengerti alasan Brandon selalu menunjukkan ekspresi takut setiap mengungkit nama Tirta. Ternyata Tirta memang sangat kuat!"Kamu ingin kabur? Memangnya kamu bisa?" ujar Tirta. Dia tidak akan membiarkan Anthony membawa Brandon

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 책을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 책을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status