Share

13. Dua Pilar Cinta

Ramon berdecak, kemudian melepas genggaman dari dagu Rania. Pria itu lantas menoleh, menatap tajam Raihan yang baru saja masuk ke arah kamar.

“Raiko,” lirih Rania seraya mendorong punggung Ramon. Ia segera bersembunyi di belakang punggung Raihan.

“Siapa lu?” bentak Ramon tiba-tiba.

“Dia ... pengawal pribadi gue,” jawab Rania cepat.

“Jangan buat keributan di sini,” ucap Raihan Dingin. Tatapannya masih terkunci pada pria yang masih berada di dalam ruangan. Jelas, Raihan tahu kalau lelaki itu bukan sedang bertamu. Kalaupun tebakannya benar, sudah pasti Rania tidak akan bersembunyi di belakang punggungnya layaknya upil di bawah meja.

Ramon mendekat. “Jangan pernah lu berani nyuruh gue!”

“Kalau begitu silakan pergi dari sini!”

“Gue bilang jangan pernah lu berani nyuruh gue!” Ramon menarik kerah baju Raihan, menyisakan sedikit jarak saat tatapan mereka berte

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status