Share

12. keras hati

Kini aku terduduk di atas sajadah sambil melafalkan doa dan terus-menerus mengadu kepada Allah, tentang kiranya apa yang harus aku lakukan. Jelas perceraian bukanlah solusi dari masalah ini.

Masih ada cara lain.

Jika diturutkan dan aku terbawa emosi tentulah diri ini pasti akan minta cerai dalam bulan ini juga, tapi ini bukan tentang diriku saja tapi juga tentang ketiga anakku. Tentang hubunganku dengan Mas Faisal dan rasa cinta yang sudah terlanjur berakar kuat selama 24 tahun.

Apakah aku sebagai istri pertama yang juga punya hak harus mengalah demi Rima, Apakah aku harus kehilangan suamiku karena wanita itu. Jika kami sudah punya peran dan tugas masing-masing serta tidak saling mengganggu, lalu apa yang salah dengan semua itu.

Apakah ini tentang ego kami yang ingin memiliki satu orang suami hanya untuk dirinya saja? Di mana-mana sifat wanita akan sama. Hanya mau suaminya untuk dirinya sendiri dan tidak mau berbagi.

Inginnya aku berbicara dengan rima dari hati ke hati, serta ingin
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP
Komen (4)
goodnovel comment avatar
Harini
makanya jadi perempuan jangan goblok dan hanya menadahkan tangan ke suami yg ada makin diinjak-injak karena dia merasa sudah superior
goodnovel comment avatar
Rina Wati
ah,,wanita yg kuat dan terhormat tu gak mau ditindas dan direndahkan,,berarti Faisal laki2 yg kurang aja terlalu mengekang istri gak boleh keluar tnp dirinya, bkn Krn cinta biar jgn ketauan dia diluar sana jln sama cewek lain,,berpisah saja buka usaha kecil2 kan anak2 jg sdh besar sdh bisa membantu
goodnovel comment avatar
Dyah Astri Andriyani
ini kira2 endingnya mau dibikin spt apa ya?? masak iya happy endingnya...poligami ttap jalan hehehe...
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status